Warga di Desa Ini Turun Temurun Berprofesi sebagai Penjual Nasi Goreng

Kompas.com - 19/08/2017, 10:01 WIB
Nasi Goreng Buntut Kompas.com/Oky HartantoNasi Goreng Buntut
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Nasi goreng Indonesia yang pernah masuk dalam 50 makanan terenak dunia versi CNN ini tentunya sangat mudah ditemui di berbagai kota. Ternyata desa ini menjadi pemasok ratusan pedagang nasi goreng yang tersebar di Indonesia.

Ialah Desa Wonopringgo, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, yang warganya turun temurun menjadi penjual nasi goreng.

Tanpa disadari warganya sudah turun-temurun dan tersebar di berbagai kota besar maupun kecil, untuk berjualan nasi goreng.

(BACA: Festival Nasi Goreng di Pekalongan, Ada 1.000 Porsi Nasi Goreng Gratis)

Kepala Desa Wonopringgo, Slamet Haryanto mengatakan potensi ini baru disadari belum lama, karena ingin menggali hasil desa yang berpotensi menjadi keunggulan, nilai ekonomi, juga ciri khas untuk menarik wisatawan sesuai program Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

"Jumlahnya ada ratusan, sampai sekarang masih tahap pendataan yang di Jakarta, Bandung, Semarang, dan kota kecil sekitarnya. Untuk di Pekalongan ada 60-an lebih," ujarnya saat dihubungi KompasTravel, Jumat (18/8/2017).

Nasi goreng di depan RS Salak, Bogor, Jawa Barat. Nasi goreng di depan RS Salak, Bogor, Jawa Barat.
Ia optimis jumlah pedagang nasi goreng akan ada ratusan setelah selesai pendataan. Pasalnya masyarakat Desa Wonopringgo sudah secara turun temurun mewariskan keahlian membuat nasi goreng.

(BACA: Rendang dan Nasi Goreng Sabet Predikat Makanan Terenak di Dunia)

Sampai dalam satu keluarga anak dan bapak bisa berjualan masing-masing di kota yang berbeda.

"Di acara Festival 1.000 Nasi goreng, sekalian kita resmikan paguyuban dan koperasi nasi goreng Desa Wonopringgo," kata Slamet.

Saat ditanya perihal ciri khas rasa nasi goreng dari desanya, ia mengatakan sama seperti umumnya. Karena saking banyaknya pedagang nasi goreng di berbagai kota dari desanya tersebut.

"Ke depan akan dikenalkan menjadi ciri khas dan keunggulan desa, salah satunya lewat Festival 1.000 Piring Nasi Goreng," tutupnya.

Festival 1.000 Piring Nasi Goreng sendiri diadakan Sabtu (19/8/2017) mulai pukul 19.00 WIB. Berlokasi di pelataran Balau Desa Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X