Serunya Naik ke Burj Khalifa Dubai, Gedung Tertinggi di Dunia!

Kompas.com - 01/11/2017, 13:48 WIB
Pemandangan gedung-gedung di Kota Dubai dilihat dari lantai 148 Gedung Burj Khalifa, Dubai, Uni Emirates Arab, Kamis (27/10/2017). Burj Khalifa memiliki tinggi 868 meter atau 2.717 meter di atas permukaan laut. Tinggi Burj Khalifa sendiri dua kali lipat Menara Eiffel, Paris dan lebih tinggi dari Gunung Bromo bila diukur dari permukaan laut.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Pemandangan gedung-gedung di Kota Dubai dilihat dari lantai 148 Gedung Burj Khalifa, Dubai, Uni Emirates Arab, Kamis (27/10/2017). Burj Khalifa memiliki tinggi 868 meter atau 2.717 meter di atas permukaan laut. Tinggi Burj Khalifa sendiri dua kali lipat Menara Eiffel, Paris dan lebih tinggi dari Gunung Bromo bila diukur dari permukaan laut.

DUBAI, KOMPAS.com - "Lift ini berkecepatan 10 meter per detik. Jadi nanti akan sampai sekitar di atas dalam waktu satu menit," kata petugas Gedung Burj Khalifa, gedung tertinggi di dunia yang terletak di Dubai, Uni Emirat Arab.

Saya terperangah. Bagaimana mungkin lift ini akan membawa kami meluncur cepat ke lantai 148 Gedung Burj Khalifa?

(Baca juga : 12 Foto dari Burj Khalifa Dubai, Gedung Tertinggi di Dunia)

Pintu lift di depan saya mulai terbuka. Saya beserta rombongan jurnalis Jakarta yang datang dalam rangka Media Familiarization Trip Bersama Dubai Tourism bertema "Let The Past Meet The Future" langsung masuk. Kami pun naik lift menuju lantai 148, area Very Important Person (VIP).

Wisatawan berada di area tunggu sebelum naik ke area observasi Gedung Burj Khalifa, Dubai, Uni Emirates Arab, Kamis (27/10/2017). Burj Khalifa memiliki tinggi 868 meter atau 2.717 meter di atas permukaan laut. Tinggi Burj Khalifa sendiri dua kali lipat Menara Eiffel, Paris dan lebih tinggi dari Gunung Bromo bila diukur dari permukaan laut.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Wisatawan berada di area tunggu sebelum naik ke area observasi Gedung Burj Khalifa, Dubai, Uni Emirates Arab, Kamis (27/10/2017). Burj Khalifa memiliki tinggi 868 meter atau 2.717 meter di atas permukaan laut. Tinggi Burj Khalifa sendiri dua kali lipat Menara Eiffel, Paris dan lebih tinggi dari Gunung Bromo bila diukur dari permukaan laut.
Kemudian, lampu lift padam. Kami naik dengan iringan musik serta angka lantai yang terus berganti dengan cepat. Lift langsung meluncur naik dengan mulus. Tak ada terasa guncangan yang berarti saat lift naik. Semua berjalan mulus dan relatif relaks karena musik yang mengalun di dalam lift.

(Baca juga : Wahana Bertema Hunger Games Dibuka di Dubai)

Seusai sampai, kami langsung disambut dengan senyuman serta tawaran minuman ringan. Namun, saya tak mau terlena dan menghabiskan waktu untuk duduk-duduk saja.

"Waktu kita 45 menit ya. Silakan kalau mau foto-foto," kata Rini Kusumawardhani, Public Relation Zeno Group selaku perwakilan Dubai Tourism yang menemani kami.

Subhanallah. Saya saat ini berada di gedung tertinggi di dunia. Di dalam hati, mimpi apa saya semalam. 

Pemandangan Teluk Dubai dilihat dari lantai 148 Gedung Burj Khalifa, Dubai, Uni Emirates Arab, Kamis (27/10/2017). Burj Khalifa memiliki tinggi 868 meter atau 2.717 meter di atas permukaan laut. Tinggi Burj Khalifa sendiri dua kali lipat Menara Eiffel, Paris dan lebih tinggi dari Gunung Bromo bila diukur dari permukaan laut.                               KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Pemandangan Teluk Dubai dilihat dari lantai 148 Gedung Burj Khalifa, Dubai, Uni Emirates Arab, Kamis (27/10/2017). Burj Khalifa memiliki tinggi 868 meter atau 2.717 meter di atas permukaan laut. Tinggi Burj Khalifa sendiri dua kali lipat Menara Eiffel, Paris dan lebih tinggi dari Gunung Bromo bila diukur dari permukaan laut.
Dari area observatorium VIP, pemandangan Kota Dubai jelas bisa terlihat. Kanal Al Jadaf di Teluk Dubai yang meliuk-liuk dan jembatan serta gedung-gedung layaknya miniatur bisa terlihat.

Saya berada di area observasi tertinggi di dunia. Di lantai 148 ini berbeda kontras dengan lantai 124 atau 125. Ada tempat duduk yang tersedia di tengah maupun di dekat pinggir kaca. Ada juga area observasi di luar ruangan dengan lantai kayu. 

Bagi yang memiliki phobia ketinggian, mungkin lebih baik urungkan niat pergi ke bagian luar area observasi. Namun, apa salahnya untuk mencoba melihat pemandangan dari area terbuka yang dipagari oleh kaca tersebut. Toh, mungkin ini adalah kesempatan sekali seumur hidup. 

Usai berfoto-foto, saatnya turun menuju lantai 125. Kali ini ruangan observatorium tertutup. Ada beberapa kursi bergelantungan yang jadi favorit pengunjung untuk berfoto dengan latar Kota Dubai dari ketinggian. 

Wisatawan sedang menikmati suasana di lantai 125 Gedung Burj Khalifa, Dubai, Uni Emirates Arab, Kamis (27/10/2017). Burj Khalifa memiliki tinggi 868 meter atau 2.717 meter di atas permukaan laut. Tinggi Burj Khalifa sendiri dua kali lipat Menara Eiffel, Paris dan lebih tinggi dari Gunung Bromo bila diukur dari permukaan laut.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Wisatawan sedang menikmati suasana di lantai 125 Gedung Burj Khalifa, Dubai, Uni Emirates Arab, Kamis (27/10/2017). Burj Khalifa memiliki tinggi 868 meter atau 2.717 meter di atas permukaan laut. Tinggi Burj Khalifa sendiri dua kali lipat Menara Eiffel, Paris dan lebih tinggi dari Gunung Bromo bila diukur dari permukaan laut.
Suasana di lantai ini cukup penuh dengan wisatawan. Berbeda dengan lantai 148. Semua wisatawan tak mau ketinggalan untuk mengarahkan kamera untuk mengabadikan momen di Burj Khalifa tak terkecuali saya.

Di area lantai 125, ada semacam alat pemindai jarak jauh yang bisa menampilkan aneka ragam Kota Dubai mulai dari era saat ini maupun lampau. Ada juga toko suvenir yang ada di lantai 124 maupun 125 serta layanan fotografi yang bisa didapatkan dengan biaya tambahan.

Pilihan waktu terbaik untuk naik ke Burj Khalifa menjelang matahari terbenam. Di Burj Khalifa, seseorang bisa merasakan pengalaman melihat dua kali matahari terbenam. Hal itu karena perbedaan ketinggian yang menyebabkan perbedaan waktu matahari terbenam. Semakin tinggi jaraknya dari permukaan tanah, ufuk yang terlihat pun menjadi berbeda-beda.

Wisatawan sedang menikmati suasana di lantai 125 Gedung Burj Khalifa, Dubai, Uni Emirates Arab, Kamis (27/10/2017). Burj Khalifa memiliki tinggi 868 meter atau 2.717 meter di atas permukaan laut. Tinggi Burj Khalifa sendiri dua kali lipat Menara Eiffel, Paris dan lebih tinggi dari Gunung Bromo bila diukur dari permukaan laut.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Wisatawan sedang menikmati suasana di lantai 125 Gedung Burj Khalifa, Dubai, Uni Emirates Arab, Kamis (27/10/2017). Burj Khalifa memiliki tinggi 868 meter atau 2.717 meter di atas permukaan laut. Tinggi Burj Khalifa sendiri dua kali lipat Menara Eiffel, Paris dan lebih tinggi dari Gunung Bromo bila diukur dari permukaan laut.
Burj Khalifa sendiri menyandang banyak rekor. Tak sekadar gedung tertinggi di dunia tapi juga memiliki rekor lift double-decker tercepat di dunia, observatorium luar ruangan tertinggi di dunia, bangunan berstruktur bebas (tanpa penyangga) tertinggi di dunia, dan lantai tertinggi yang dihuni manusia di dunia.

Burj Khalifa memiliki tinggi 868 meter atau 2.717 meter di atas permukaan laut. Tinggi Burj Khalifa sendiri dua kali lipat Menara Eiffel, Paris dan lebih tinggi dari Gunung Bromo bila diukur dari permukaan laut.

Wisatawan sedang menikmati suasana di lantai 125 Gedung Burj Khalifa, Dubai, Uni Emirates Arab, Kamis (27/10/2017). Burj Khalifa memiliki tinggi 868 meter atau 2.717 meter di atas permukaan laut. Tinggi Burj Khalifa sendiri dua kali lipat Menara Eiffel, Paris dan lebih tinggi dari Gunung Bromo bila diukur dari permukaan laut.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Wisatawan sedang menikmati suasana di lantai 125 Gedung Burj Khalifa, Dubai, Uni Emirates Arab, Kamis (27/10/2017). Burj Khalifa memiliki tinggi 868 meter atau 2.717 meter di atas permukaan laut. Tinggi Burj Khalifa sendiri dua kali lipat Menara Eiffel, Paris dan lebih tinggi dari Gunung Bromo bila diukur dari permukaan laut.
Biaya tur Burj Khalifa

Untuk menikmati tur keliling Burj Khalifa ada dua jenis paket yang ditawarkan yaitu Reguler dan VIP. Jenis paket reguler yaitu At The Top (Level 124 & 125) dan VIP yaitu At The Top Sky (148, 125, & 124).

Waktu prime time juga dibagi dua yaitu pukul 09.30 sampai pukul 18.00 adalah waktu prime time kelas VIP yang bisa dikenakan biaya 500 dirham Uni Emirat Arab (sekitar Rp 1,8 juta).

Kelas VIP menawarkan pengalaman menyambangi tiga lantai dengan tambahan sajian kopi gahwa, kurma, dan aneka jus. Sementara, kelas VIP di waktu bukan prime time yaitu jam 07.00 malam hingga tutup hanya dikenakan tiket seharga 350 dirham Uni Emirat Arab (sekitar Rp 1.295.00).

Pemandangan Kota Dubai dilihat dari cantai 148 Gedung Burj Khalifa, Dubai, Uni Emirates Arab, Kamis (27/10/2017). Burj Khalifa memiliki tinggi 868 meter atau 2.717 meter di atas permukaan laut. Tinggi Burj Khalifa sendiri dua kali lipat Menara Eiffel, Paris dan lebih tinggi dari Gunung Bromo bila diukur dari permukaan laut.KOMPAS.com Pemandangan Kota Dubai dilihat dari cantai 148 Gedung Burj Khalifa, Dubai, Uni Emirates Arab, Kamis (27/10/2017). Burj Khalifa memiliki tinggi 868 meter atau 2.717 meter di atas permukaan laut. Tinggi Burj Khalifa sendiri dua kali lipat Menara Eiffel, Paris dan lebih tinggi dari Gunung Bromo bila diukur dari permukaan laut.
Untuk tiket reguler dibuka dengan harga 125 dirham Uni Emirat Arab pada pukul 08.30 hingga 16.00. Tiket seharga 95 dirham Uni Emirat Arab (sekitar Rp 351.000) berlaku bagi anak-anak usia 4-12 tahun.

Waktu prime time di jenis tiket reguler dijual 200 dirham Uni Emirat Arab (sekitar Rp 740.000) dan 160 Uni Emirat Arab (sekitar Rp 592.000) untuk usia 4-12 tahun. Bagi anak-anak dengan usia di bawah 4 tahun, tidak dikenakan biaya. 



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorI Made Asdhiana

Close Ads X