Kompas.com - 07/11/2017, 15:50 WIB
Hamparan padang savana di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur yang berbukit-bukit memberikan keunikan tersendiri mengenai keindahan alam di Pulau Sumba, Sabtu (25/3/2017). Padang savana ini menjadi tempat berwisata dan berselfie bagi wisatawan asing dan Nusantara yang berkunjung ke Pulau Sumba. KOMPAS.COM/MARKUS MAKURHamparan padang savana di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur yang berbukit-bukit memberikan keunikan tersendiri mengenai keindahan alam di Pulau Sumba, Sabtu (25/3/2017). Padang savana ini menjadi tempat berwisata dan berselfie bagi wisatawan asing dan Nusantara yang berkunjung ke Pulau Sumba.
|
EditorWahyu Adityo Prodjo

JAKARTA, KOMPAS.com - November ini menjadi saat yang tepat untuk bertualang di Pulau Sumba. Acara Indonesia Adventure Festival (IAF) dengan tema Jelajah Tanahumba siap diselenggarakan 14-19 November 2017. Wisatawan akan diajak bertualang menelusuri kekayaan alam dan budaya di empat kabupaten yang terdapat di Pulau Sumba.

"Sumba itu sudah dianggap sebagai destinasi yang memenuhi syarat, yang selalu disebut Pak Menteri (Menpar Arief Yahya) sebagai 3A (Atraksi, Amenitas, Akses). Atraksi baik alam, budaya, dan buatan, aksesbilitas sudah ada penerbangan, dan amenitas sehingga orang yang datang ke sana tidak ragu lagi," kata Asisten Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Putu Ngurah di acara jumpa pers Jelajah Tanahhumba 2017, di Gedung Sapta Pesona, Selasa (7/11/2017).

(Baca juga : Sumba Timur Kembangkan Ekowisata)

Pendiri Way2East penyelenggara IAF Tanahumba 2017, Adi Gerimu menjelaskan di acara ini wisatawan dapat memilih destinasi sesuai dengan preferensi masing-masing. Terbagi menjadi tiga preferensi yakni alam, budaya, dan fotografi. Nantinya seluruh peserta akan bertemu di satu titik yang sama.

Burung Kakatua Jambul Jingga hanya hidup di hutan di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Burung ini menjadi burung endemik di kawasan hutan Taman Nasional MataLawa Sumba. Banyak pengamat, peneliti burung mengeksplorasi keunikan burung di Pulau Sumba. ARSIP TAMAN NASIONAL MATALAWA SUMBA Burung Kakatua Jambul Jingga hanya hidup di hutan di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Burung ini menjadi burung endemik di kawasan hutan Taman Nasional MataLawa Sumba. Banyak pengamat, peneliti burung mengeksplorasi keunikan burung di Pulau Sumba.
Selama enam hari wisatawan akan di bawa berkeliling ke pantai, air terjun, padang sabana, meihat upacara adat, pembuatan kain tenun tradisional, bersantap hidangan khas Sumba, dan yang paling istimewa tinggal bersama penduduk di rumah adat selama tiga hari, camping di pandang sabana satu hari, dan menginap di hotel malam terakhir.

Untuk pendaftaran dan syarat menjadi peserta Jelajah Tanahumba 2017 ini, wisatawan dapat mengkakses langsung di www.adventurefestival.id. Dikenakan biaya Rp 4,5 juta per orang belum termasuk tiket PP sampai ke Sumba. Target peserta 100 orang, dan kini sudah ada 60 peserta yang mendaftar.

(Baca juga : Ayo ke Pulau Sumba...)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Untuk alam Sumba saya biasa mengatakan 4E. Extreme, exotic, explore, dan expose. Selain alam ada budaya. Satu Sumba itu memiliki karakteristik budaya yang berbeda tiap kabupaten, baharinya juga. Apalagi sekarang ada resort terbaik Nihiwatu," kata Bupati Sumba Timur Gidion Mbliyora.

Acara Indonesia Adventure Festival sebelumnya pernah diselenggarakan di Lembata tahun 2014 dan Alor tahun 2016. Pulau Sumba kali kedua diselenggarakan IAI, setelah sukses diselenggarakan tahun 2016. Dalam penyelenggaraan ini Way2East didukung Pemda, DPRD empat Kabupaten Sumba, dan Kementerian Pariwisata.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

Jalan Jalan
Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Travel Update
Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Travel Update
Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Travel Update
Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Travel Update
2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Travel Update
Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Travel Update
Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Travel Update
6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

Jalan Jalan
4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

Travel Tips
Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Travel Update
5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

Jalan Jalan
Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.