5 Mie Kocok Legendaris di Bandung

Kompas.com - 19/11/2017, 13:05 WIB
Mih Kocok? Mang Dadeng, tempat makan mie kocok di Jalan Banteng (KH.Ahmad Dahlan) No. 67 ini memiliki ciri khas di bumbu spesial yang merupakan rahasia keluarga. Ada 27 bumbu rempah yang digunakan. KOMPAS.com/Agie PermadiMih Kocok? Mang Dadeng, tempat makan mie kocok di Jalan Banteng (KH.Ahmad Dahlan) No. 67 ini memiliki ciri khas di bumbu spesial yang merupakan rahasia keluarga. Ada 27 bumbu rempah yang digunakan.
|
EditorSri Anindiati Nursastri

Tak hanya itu, rebusan kaki dan tulang sapi dilakukan dengan cara yang berbeda. Setelah empat jam rebusan dilakukan, mie kocok ini ditambahkan daun salam dan sereh serta jahe ke rebusan tersebut.

"Itu untuk menghilangkan bau hanyir tulang," kata salah satu Karyawan, Indra (40).

Untuk menjaga kehangatan dan kualitas kuah, pihaknya menggunakan bara arang agar menjaga aroma dari kuah mie kocok itu sendiri.

‎Penyajiannya pun terbilang beda, karena Mie Kocok Spesial yang disajikan di tempat ini menggunakan sum-sum. Bagi yang ingin merasakan mih kocok spesial Mang Dadeng satu ini dapat merogoh kocek Rp 23.000 per porsi, dan sebaiknya datang di siang hari. Menurut Indra, Mie Kocok Spesial di tempat itu kerap habis cepat diburu pelanggan.

"Ini memang rekomendasi di tempat ini," katanya.

Mie kocok di sini berisi mie kuning gepeng, tauge, potongan kikil, sum-sum, dan taburan daun seledri dan bawang goreng. Keunggulan lainnya, kikil yang disajikan kenyal, tebal dan lembut. ‎Untuk rasa bisa diadu, aroma kaldu serta rasa yang pas dapat menggoyang lidah Anda.

Mih Kocok? Mang Dadeng, tempat makan mie kocok di Jalan Banteng (KH.Ahmad Dahlan) No. 67 ini memiliki ciri khas di bumbu spesial yang merupakan rahasia keluarga. Ada 27 bumbu rempah yang digunakan.KOMPAS.com/Agie Permadi Mih Kocok? Mang Dadeng, tempat makan mie kocok di Jalan Banteng (KH.Ahmad Dahlan) No. 67 ini memiliki ciri khas di bumbu spesial yang merupakan rahasia keluarga. Ada 27 bumbu rempah yang digunakan.

‎Mih Kocok Bandung Mang Dadeng merupakan salah satu mie kocok legendaris di Kota Bandung. ‎Mie kocok ini sudah ada sejak tahun 1970-an saat itu masih dipegang Ki Usma (Ayah Pak Dadeng Pemilik Mih Kocok Mang Dadeng). Ki Usma menawarkan mie kocoknya dengan cara berkeliling, mulai dari pedagang pikul hingga menjadi pedagang roda keliling. Sampai akhirnya diteruskan oleh anaknya Dadeng yang menempati sebuah bangunan di sekitar Jalan Banteng yang hingga saat ini masih bertahan.

"Di tempat ini saja sudah dari tahun 1995-an, kalau awalnya mah sudah lama, kemungkinan tahun 1970-an. Pak Dadeng Sendiri wafat di usia sekitar 65-an perkiraan. Sekarang diteruskan sama cucunya, ini generasi ke tiga yang pegang," jelas Indra.

‎Menurutnya, kebanyakan pelanggan Mih Kocok Mang Dadeng merupakan turis lokal berasal dari Jakarta hingga Sumatera. "Tapi biasanya banyak orang Jakarta yang ke sini," katanya.

Tempat yang luas dan menyediakan berbagai macam fasilitas menjadi salah satu daya tarik lainnya selain rasa dari mie yang ditawarkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X