Kompas.com - 22/11/2017, 06:15 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Dari data yang dimiliki Kementerian Pariwisata, pertumbuhan wisatawan asing yang berkunjung ke Manado naik pesat, lebih dari 100 persen.

Padahal Manado sendiri tidak masuk dalam 10 destinasi prioritas Kementerian Pariwisata. Artinya tidak ada dukungan secara khusus dari Kementerian tersebut. Namun, kenapa tumbuhnya begitu cepat?

Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Infrastruktur, Judi Rifajantoro saat jumpa pers Garuda Indonesia Online Travel Fair, Senin (20/11/2017) mengatakan jika Manado dibantu secara total oleh salah satu industri penerbangan.

(Baca juga : Hingga Oktober, 422 Penerbangan Rute Internasional Mendarat di Manado)

"Tahun kemarin itu 40.000 wisman, tahun ini sudah hampir 100.000 wisman ke Manado. Harus diakui dia (Manado) ada maskapai yang membantu total," kata Judi kepada KompasTravel.

Menurutnya, memang dalam membangun destinasi tidak bisa satu-satu atau masing masing, harus kerja sama dengan industrinya. Pemerintah daerah di sana bekerja sama dalam hal pembangunan akses, konektivitas, hingga amenitasnya.

(Baca juga : Cerita Wakil Wali Kota Manado tentang Kotanya Kebanjiran Turis China)

Ia menilai Manado benar-benar melaksanakan konsep 3A (amenitas, akses, dan atraksi) plus CEO commit. Menurutnya dengan CEO bekerja sama baik, akan bisa membagi-bagi tugas, soal atraksi adalah tugas dari pemerintah daerah, lalu akses ada airlines, dan amenitasnya dari industri.

"Nah uniknya airlines mendukung pembangunan industri juga, dia bangun hotel di sana, resort, restoran, jadi lebih cepet. Siapa pun yang bisa gabung bekerja sama dengan pemdanya itu bagus hasilnya," terangnya.

Turis asing sedang menikmati keindahan Danau Linouw, di Tomohon.Kompas.com/Ronny Adolof Buol Turis asing sedang menikmati keindahan Danau Linouw, di Tomohon.
Sementara mayoritas wisatawan yang datang ke Manado berasal dari China. Magnet bagi mereka ialah keindahan pantai di Manado, salah satunya Bunaken. Wisatawan China mulai mencari-cari opsi selain bali di Indonesia.

Manado sendiri memang bisa diakses secara penerbangan langsung dari China, melalui pesawat carter Lion Air. Namun, karena frekuensinya yang sering, kini sudah memiliki jam keberangkatan rutin.

Ia sendiri sangat berharap pada industri dan pemda daerah lain yang ingin turut membantu juga meningkatkan pertumbuhan destinasi wisata Indonesia. Karena pada akhirnya kunjungan wisatawan akan meningkat pesat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.