Kompas.com - 10/12/2017, 16:21 WIB
Patung replika dua panda raksasa asal China dengan latar rancangan arsitektur dan taman bertema budaya oriental di Istana Panda Indonesia, Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/11/2017). Sepasang panda, Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina) yang berasal dari pengembangbiakan di China Wildlife Conservation Association (CWCA) akan diperkenalkan untuk publik pada November 2017 ini KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELIPatung replika dua panda raksasa asal China dengan latar rancangan arsitektur dan taman bertema budaya oriental di Istana Panda Indonesia, Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/11/2017). Sepasang panda, Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina) yang berasal dari pengembangbiakan di China Wildlife Conservation Association (CWCA) akan diperkenalkan untuk publik pada November 2017 ini
|
EditorWahyu Adityo Prodjo


JAKARTA, KOMPAS.com – Menjelang libur panjang akhir tahun, kabar bahagia muncul dari Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Tidak hanya di libur panjang, di libur akhir pekan, kini setiap hari pengunjung sudah dapat melihat panda di sana.

Sepasang panda yakni Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina) dari China sudah bisa dikunjungi di Istana Panda sejak tanggal 26 November 2017.

Nah, bagaimana cara untuk sampai di Istana Panda dan melihat hewan yang menggemaskan itu?

(Baca juga : Mengenal Cai Tao dan Hu Chun, Sepasang Panda Penghuni Taman Safari)

Group Head Marketing Taman Safari Indonesia, Triyoba Nataria mengatakan Istana Panda dibuka sejak pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB.

“Tapi untuk bisa sampai ke sana tidak bisa pakai kendaraan pribadi. Nanti (pengunjung) harus pakai shelter panda,” kata Triyoba kepada KompasTravel saat dihubungi, Sabtu (9/12/2017).

Seekor panda (Ailuropada melanoleuca) asal China diperlihatkan seusai proses karantina di Istana Panda Indonesia, Taman Safari Indonesia Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/11/2017). Sepasang panda, Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina) yang berasal dari pengembangbiakan di China Wildlife Conservation Association (CWCA) akan diperkenalkan untuk publik pada November 2017 ini.KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI Seekor panda (Ailuropada melanoleuca) asal China diperlihatkan seusai proses karantina di Istana Panda Indonesia, Taman Safari Indonesia Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/11/2017). Sepasang panda, Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina) yang berasal dari pengembangbiakan di China Wildlife Conservation Association (CWCA) akan diperkenalkan untuk publik pada November 2017 ini.

Ia menjelaskan, pengunjung dapat menggunakan shelter tersebut sampai di Istana Panda. Pengunjung yang menggunakan kendaraan pribadi bisa menyimpan mobil di tempat parkir kemudian melanjutkan perjalanan dengan menggunakan shuttle bus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, senada seperti yang dikatakan Humas Taman Safari Indonesia, Yulius bahwa pengunjung harus naik bus tersebut karena menghindari suasana bising akibat kendaraan. Oleh karena itu, posisi Istana Panda berada di paling atas area Taman Safari Indonesia.

(Baca juga : Asyik! Sekarang Wisatawan Bisa Melihat Panda di Taman Safari)

 

Adapun bus yang melayani wisatawan dari shelter khusus panda ke Istana Panda, mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Sedangkan jalan pulang dari Istana Panda ke shelter hingga pukul 17.00 WIB. Satu kali perjalanan bus, memuat 90 orang dengan kursi berbaris.

Sesampainya di Istana Panda, kata Triyoba, pengunjung akan memasuki bangunan tiga lantai. Di lantai pertama terdapat toko souvenir yang semuanya bernuansa panda. Kemudian di lantai dua terdapat restoran dan lantai tiga merupakan pusat edukasi.

Seekor panda (Ailuropada melanoleuca) asal China diperlihatkan seusai proses karantina di Istana Panda Indonesia, Taman Safari Indonesia Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/11/2017). Sepasang panda, Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina) yang berasal dari pengembangbiakan di China Wildlife Conservation Association (CWCA) akan diperkenalkan untuk publik pada November 2017 iniKOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Seekor panda (Ailuropada melanoleuca) asal China diperlihatkan seusai proses karantina di Istana Panda Indonesia, Taman Safari Indonesia Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/11/2017). Sepasang panda, Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina) yang berasal dari pengembangbiakan di China Wildlife Conservation Association (CWCA) akan diperkenalkan untuk publik pada November 2017 ini

“Jadi (pengunjung) bisa berkeliling dan mengetahui tempat asal panda dari mana, ada teater dokumentasi edukasi dengan durasi lima menit. Selesai itu, baru dibukakan tirai langsung kelihatan exhibit (ruang) panda indoor, lalu outdoor,” kata Triyoba.

Beberapa waktu lalu KompasTravel pun berkesampatan untuk berkunjung ke Istana Panda. Istana tersebut selain memang megah, juga didesain senyaman mungkin untuk panda dan wisatawan. Ciri khas oriental tertata apik di setiap sudut ruangan, suara speaker, hingga wisatawan tak sadar lantai yang sedang diinjak berbentuk panda.

(Baca juga : Kapan Waktu Terbaik Melihat Panda?)

Di Istana Panda terdapat wahana edukasi, mulai dari maket habitat asli panda di Cagar Alam Nasional Wolong, Chengdu. Lalu wisatawan bisa menelusuri goa tempat panda berlindung dari gempa dahsyat yang mengguncang China beberapa tahun lalu.

Salah satu yang unik ialah wahana bioskop. Wisatawan akan disuguhkan film tentang panda, dan prosesi kedatangan panda dari Chengdu ke Bogor. Setelah lima menit film selesai, barulah tirai samping teater dibuka, dan terlihat Cai Tao yang menggemaskan sedang asyik melahap bambu sembari tidur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Travel Update
Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Travel Update
Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Travel Update
Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Jalan Jalan
Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update
Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Travel Update
Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Travel Update
Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Travel Update
Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Travel Update
5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

Travel Tips
Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Travel Tips
5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.