Sumsel Gratiskan Wisata Musi Naik Ketek untuk Atlet Asian Games 2018

Kompas.com - 14/12/2017, 20:00 WIB
Peserta Musi Triboatton 2013 menyusuri Musi dengan perahu tradisional jukung dari Muara Beliti di Kabupaten Musi Rawas hingga Sekayu di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Lebih dari 100 peserta Musi Triboatton yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyusuri Sungai Musi sepanjang 500 kilometer dengan menggunakan berbagai moda transportasi sungai. KOMPAS/IRENE SARWINDANINGRUMPeserta Musi Triboatton 2013 menyusuri Musi dengan perahu tradisional jukung dari Muara Beliti di Kabupaten Musi Rawas hingga Sekayu di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Lebih dari 100 peserta Musi Triboatton yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyusuri Sungai Musi sepanjang 500 kilometer dengan menggunakan berbagai moda transportasi sungai.
|
EditorWahyu Adityo Prodjo

JAKARTA, KOMPAS.com – Provinsi Palembang akan memaksimalkan wisata Sungai Musi untuk para atlet, official, juga supporter Asian Games 2018. Pemerintah provinsi juga akan menggratiskan alat transportasi tradisional untuk para peserta Asian Games 2018.

“Kita akan memfasilitasi dengan free ketek, sebagai alat transportasi Sungai Musi. Juga untuk mengaktifkan kembali moda transportasi tradisional Palembang,” ungkap Irene C. Sinaga, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel kepada KompasTravel saat Rakornas Pariwisata IV 2017, Rabu (13/11/2017).

(Baca juga : Promosi Wisata, Disbudpar Sumsel Incar Negara Peserta Asian Games)

Ïa menambahkan, nanti para peserta Asian Games akan diajak keliling ke beberapa destinasi yang terhubung dengan Sungai Musi (stop over). Sungai dengan panjang 750 kilometer yang juga jadi salah satu ikon pariwisata Palembang ini memang menghubungkan banyak destinasi wisata seperti Kampung Kapitan, Kampung Arab Al-Munawar, Kawasan 1 Ulu, Kawasan 10 Ulu, dan 34-35 Ilir.

Siluet saat senja di Jembatan Ampera yang melintang di atas Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (5/8/2016). Sungai Musi menjadi bagian dari kehidupan warga Palembang dengan sejumlah akar budaya yang terdapat di sepanjang aliran sungai.KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO Siluet saat senja di Jembatan Ampera yang melintang di atas Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (5/8/2016). Sungai Musi menjadi bagian dari kehidupan warga Palembang dengan sejumlah akar budaya yang terdapat di sepanjang aliran sungai.
Namun, pihak Dinas Pariwisata Sumsel hanya menggratiskan moda transportasi tradisional tersebut. Jika kapasitas yang dibutuhkan lebih dari 10 orang, maka tidak bisa menggunakan ketek.

“Karena ketek hanya muat 10 orang, kalau mau yang lebih eksklusif bisa pake kapal lain. Ada Kapal Putri Kendeng Dadar yang memang kapasitasnya lebh banyak, tapi membayar sendiri,” ungkapnya.

(Baca juga : Ini 10 Destinasi yang Disiapkan Sumsel untuk Peserta Asian Games 2018)

Kini promosi wisata Palembang dalam rangka Asian Games 2018 sendiri sudah mulai sejak bulan Desember 2017. Dengan mendatangi beberapa negara peserta kejuaraan tersebut, bersama pihak Kementerian yang berwenang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X