Libur Tiga Hari, 68.367 Wisatawan Kunjungi Gunungkidul

Kompas.com - 26/12/2017, 11:50 WIB
Wisatawan memadati Pantai Baron, Tanjungsari, Gunungkidul, DI Yogyakarta untuk menikmati Libur Natal dan Tahun Baru 2018.  KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO Wisatawan memadati Pantai Baron, Tanjungsari, Gunungkidul, DI Yogyakarta untuk menikmati Libur Natal dan Tahun Baru 2018.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Selama tiga hari libur natal dan tahun baru 2018 sebanyak 68.367 wisatawan mengunjungi destinasi wisata beretribusi di Gunungkidul, DI Yogyakarta. Polisi menerapkan satu jalur menuju pantai untuk mengantisipasi kepadatan.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, selama tiga hari libur natal dan tahun baru, Sabtu (23/12/2017) dikunjungi 11.646 orang, Minggu (24/12/2017) dikunjungi 31.283 orang.

"Untuk hari ini data sementara yang masuk 25.438 orang, di luar Sri Getuk, Nglanggeran, Watu Gupit dan sejumlah pos kecil yang lain, karena sampai petang ini datanya belum masuk. Perkiraan tidak jauh berbeda dengan jumlah kemarin sekitar 30 ribuan," kata Hary saat dihubungi Kompas.com, Senin (25/12/2017) petang.

Baca juga : Pantai Krokoh, Keindahan Gunungkidul yang Belum Terjamah

Kawasan pantai masih mendominasi kunjungan ke Gunungkidul. Setiap pantai di Gunungkidul memiliki keunikan yang berbeda, seperti Pulang Sawal atau yang dikenal Indrayanti dengan pasir putihnya, dan Baron dengan nelayan dan sungai yang bermuara di Baron.

Pantai Pulang Sawal atau juga dikenal dengan Pantai Indrayanti di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Pantai Pulang Sawal atau juga dikenal dengan Pantai Indrayanti di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Selain pantai, obyek wisata minat khusus seperti Goa Pindul dan Gunung Api Purba Nglanggeran juga banyak dikunjungi pengunjung.

Hary mengakui akibat siklon Cempaka tanggal 28 November lalu, dari puluhan destinasi yang ditarik retribusi ada satu lokasi wisata minat khusus yang belum dibuka yakni Kali Suci karena lumpur masih banyak di sekitar lokasi. "Sampai saat ini belum dibuka, belum mengetahui kapan kesiapan teman-teman di sana,"ucapnya.

Baca juga : Libur Natal dan Tahun Baru, Polda DIY Keluarkan Larangan Ini

Meski demikian, lanjut Hary, pihaknya optimis target selama 9 hari libur natal dan tahun baru sebanyak 228.000 wisatawan akan tercapai. Puncak libur natal dan tahun baru di Gunungkidul diprediksi jatuh tanggal 1 Januari 2018.

"Kalau kita akumulasi semuanya, di tahun barunya puncak kunjungan jumlah wisatawan di kisaran 40-50 ribu orang," ucapnya.

Dicanangkannya Taman Tebing Breksi sebagai cagar budaya tak lepas dari kondisi geologisnya. Batu kapur breksi di tebing ini rupanya merupakan endapan abu vulkanik dari Gunung Api Purba Nglanggeran.KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Dicanangkannya Taman Tebing Breksi sebagai cagar budaya tak lepas dari kondisi geologisnya. Batu kapur breksi di tebing ini rupanya merupakan endapan abu vulkanik dari Gunung Api Purba Nglanggeran.
Sementara untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung, Polres Gunungkidul dan Dinas Perhubungan Gunungkidul menerapkan satu jalur menuju ke pantai sejak hari Minggu kemarin. Hal ini untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas.

"Satu jalur yakni jalan utama tempat pemungutan retribusi (TPR) Induk Pantai Baron. Untuk jalur keluar kendaraan wisatawan dialihkan menjadi satu jalur yakni TPR Kecamatan Tepus," kata Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP Mega Tetuko.


EditorI Made Asdhiana

Close Ads X