Siap-siap Kebun Raya Terluas Akan Dibuka Tahun Ini di Kuningan

Kompas.com - 03/01/2018, 15:24 WIB
Landmark patung kuda kuningan yang ada di Kebun Raya Kuningan, Jawa Barat. Kebun Raya ini rencananya akan dibuka secara resmi awal tahun 2018. KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIALandmark patung kuda kuningan yang ada di Kebun Raya Kuningan, Jawa Barat. Kebun Raya ini rencananya akan dibuka secara resmi awal tahun 2018.
|
EditorI Made Asdhiana

KUNINGAN, KOMPAS.com - Tidak lama lagi Indonesia resmi membuka wahana konservasi ex situ terbesar, dan terluas. Namanya Kebun Raya Kuningan (KRK), Jawa Barat, dengan luas 156 hektar.

"Nanti kebun raya ini yang pertama kali murni buatan Indonesia 'zaman now' karena yang sudah berdiri kan warisan kolonial," ujar Bupati Kuningan, Acep Purnama saat dikunjungi KompasTravel bersama Kementerian Pariwisata di rumah dinasnya, Sabtu (23/12/2017).

Pembangunan KRK ini telah dimulai sejak 2014, di Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Lokasinya yang berbatasan dengan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), membuatnya unik.

"Vegetasinya amat beragam nanti, ada yang khas dari Gunung Ciremai," kata Acep Purnama.

Baca juga : Menengok Makam Para Pemimpin Zaman Kolonial di Kebun Raya Bogor

Selain itu, memiliki jenis bebatuan besar yang menghiasi banyak sudut di sana. Berbagai jenis batuan indah bisa jadi destinasi foto, maupun wisata edukasi. Hal tersebut jadi salah satu keunikan di KRK ini.

Kebun Raya Kuningan di Jawa Barat seluas 156 hektar.KOMPAS.COM/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Kebun Raya Kuningan di Jawa Barat seluas 156 hektar.
Acep mengatakan pada 2015 lalu kawasan wisata tersebut sempat coba dibuka. Namun karena masih banyak yang perlu dibangun, maka tahun 2016 ditutup kembali.

"Di 2017 pertengahan sempat dibuka lagi dengan nama KRK, ternyata pengunjung membeludak sampai-sampai pada rusak tanamannya. Sekarang pun kita masih membangun, tapi desakan untuk dibuka besar," ujar Acep.

Baca juga : 5 Tempat Ikonik dan Wajib Dikunjungi di Kebun Raya Bogor

Menurutnya kurangnya persiapan dan masih terpusatnya wisatawan ke beberapa lokasi, membuat lokasi tersebut riskan rusak. Alhasil belum genap satu bulan, ia langsung menutup kembali KRK, untuk lebih dipersiapkan.

Ia menargetkan di awal tahun 2018 inilah kebun raya terbesar itu bisa dibuka. "Rencana pembukaan setelah tahun baru namun masih akan dibincangkan lagi. Menunggu segala kesiapan operasional," katanya.

Dalam kesempatan sama, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kuningan, Jaka Chaerul mengatakan halangannya tinggal menyiapkan sumber daya manusia (SDM) operasional. SDM tersebut dibutuhkan di tiap fasilitas, seperti cottage, kantor LIPI, taman-taman, hingga kafe.

Kebun Raya Kuningan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat seluas 156 hektar.KOMPAS.COM/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Kebun Raya Kuningan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat seluas 156 hektar.
Namun saat terakhir dihubungi KompasTravel, Sabtu (29/12/2017) ia menyatakan masih merapatkan soal retribusi tiket masuk untuk KRK. Ia belum bisa memastikan kapan tepatnya pembukaan KRK tersebut.

"Belum final, sedang dikonsultasikan masalahnya perda retribusi KRK. Dasar hukum mejual karcisnya, sedang dalam evaluasi gubernur (Jawa Barat). Demikian sementara masalahnya," kata Jaka dalam pesan singkat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemendes PDTT: Hampir Seribuan Desa Wisata Ikut Pelatihan Virtual Tour

Kemendes PDTT: Hampir Seribuan Desa Wisata Ikut Pelatihan Virtual Tour

Travel Update
7 Wisata Alam Sekitar Jakarta untuk Lari Sejenak dari Rutinitas

7 Wisata Alam Sekitar Jakarta untuk Lari Sejenak dari Rutinitas

Jalan Jalan
Harga Tiket dan Jadwal KA Kertanegara Jurusan Purwokerto-Malang PP

Harga Tiket dan Jadwal KA Kertanegara Jurusan Purwokerto-Malang PP

Travel Update
Menuju Flora Wisata San Terra Malang, Ini 3 Alternatif Transportasinya

Menuju Flora Wisata San Terra Malang, Ini 3 Alternatif Transportasinya

Travel Tips
Itinerary 2 Hari 1 Malam Wisata Pantai di Gunungkidul

Itinerary 2 Hari 1 Malam Wisata Pantai di Gunungkidul

Itinerary
Catat, Berikut Ini Perubahan Jadwal Libur Maret 2021

Catat, Berikut Ini Perubahan Jadwal Libur Maret 2021

Travel Update
Rute Menuju Embung Sikembang Pagergunung, Magelang yang Dikelilingi Perbukitan

Rute Menuju Embung Sikembang Pagergunung, Magelang yang Dikelilingi Perbukitan

Travel Tips
Wajibkan Pelancong dari Luar Negeri Tes Usap Anal untuk Deteksi Covid-19, China Diprotes

Wajibkan Pelancong dari Luar Negeri Tes Usap Anal untuk Deteksi Covid-19, China Diprotes

Travel Update
Itinerary Seharian Wisata di Bantul, Bisa Sandboarding

Itinerary Seharian Wisata di Bantul, Bisa Sandboarding

Itinerary
Itinerary Seharian Wisata Selfie di Jogja, Ada HeHa Ocean View

Itinerary Seharian Wisata Selfie di Jogja, Ada HeHa Ocean View

Itinerary
Kepulauan di Portugal Izinkan Turis yang Sudah Vaksin Covid-19 Berkunjung

Kepulauan di Portugal Izinkan Turis yang Sudah Vaksin Covid-19 Berkunjung

Travel Update
8 Tempat Makan di Jogja Ini Punya Pemandangan Indah

8 Tempat Makan di Jogja Ini Punya Pemandangan Indah

Jalan Jalan
#MelihatHarapan Bike Trenggalek 2021: Gowes Sehat Sambil Berbagi Kebaikan

#MelihatHarapan Bike Trenggalek 2021: Gowes Sehat Sambil Berbagi Kebaikan

Travel Update
Rencana Thailand Terima Turis yang Sudah Divaksin Covid-19

Rencana Thailand Terima Turis yang Sudah Divaksin Covid-19

Travel Update
Sambil Gowes, Kompas.com Salurkan Donasi Internet dan Buku di Trenggalek

Sambil Gowes, Kompas.com Salurkan Donasi Internet dan Buku di Trenggalek

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X