Kompas.com - 05/01/2018, 21:10 WIB
|
EditorWahyu Adityo Prodjo

 BEKASI, KOMPAS.com – Bila Anda berkunjung ke Bekasi, tentu bisa menemukan makanan berkuah hitam yang dipadukan dengan ikan. Kuliner khas Betawi bernama gabus pucung ini bisa Anda temukan di setiap sudut Kota Bekasi.

KompasTravel mencoba makanan gabus pucung yang ada di Bekasi. Salah satu kedai yang menjual gabus pucung di Bekasi adalah Pondok Gabus Lukman. Letaknya dekat dengan Stadion Patriot Chandrabhaga, di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Sejak pukul 11.00 WIB kedai ini pun sudah ramai didatangi pengunjung. Beberapa kali saya melihat pengunjung memesan satu porsi pucung gabus yang dinikmati bersama sepiring nasi.

Sambil menunggu bergantian untuk bisa makan di sana, KompasTravel pun melihat beberapa menu yang disajikan. Diantaranya ada lele goreng, ikan mas goreng, sop ayam, sop kambing, semur jengkol, tahu goreng, tempe goreng, sambal, dan lalapan.

Hidangan tempe goreng dan makan lainnya di Pondok Gabus Lukman yang menjual kuliner khas Betawi, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (4/1/2018). KOMPAS.COM/Anggita Muslimah Hidangan tempe goreng dan makan lainnya di Pondok Gabus Lukman yang menjual kuliner khas Betawi, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (4/1/2018).

Selepas keramaian sekitar pukul 13.00 WIB, saya pun mulai memesan menu gabus pucung tersebut.

Saat memesan biasanya penjual akan menanyakan pada pembeli ingin memilih ikan dengan bagian kepala, tengah, atau ekor. Saya pun memilih bagian tengah ikan dan tak lama makanan tersebut pun siap dihidangkan dan disantap.

Dalam satu piring tersebut, terdapat sepotong ikan yang dilengkapi dengan kuah berwarna hitam seperti rawon dan kekuningan.

Gabus pucung makanan khas betawi di Pondok Gabus Lukman, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (4/1/2018). KOMPAS.COM/Anggita Muslimah Gabus pucung makanan khas betawi di Pondok Gabus Lukman, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (4/1/2018).

Saya pun mulai mengaduk dan menyicip kuah. Rasanya gurih, sedikit asam dan segar, serta rasa rempah yang cukup kentara. Lalu, ada sedikit gumpalan kecil berwarna hitam, juga minyak.

Setelah itu, saya mulai memotong bagian ikan gabus serta menyeruput kembali kuahnya. Ikan gabus begitu lembut dan sesekali terdapat duri kecil, tetapi tak terlalu banyak.

Gabus pucung itu memakai ikan gabus. Kuahnya sendiri dinamakan pucung. Ya kalau di Jawa disebutnya kluwak, tapi kalau Betawi menyebutnya pucung,” ujar pemilik Pondok Gabus Lukman, Haji Lukman saat ditemui di kedainya yang berada di Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (4/12/2017).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.