Indonesia Promosikan "Beyond Bali" pada Pameran Pariwisata di Italia - Kompas.com

Indonesia Promosikan "Beyond Bali" pada Pameran Pariwisata di Italia

Kompas.com - 13/02/2018, 14:18 WIB
Bukan hanya Bali, berbagai destinasi wisata lainnya juga menjadi perhatian pengunjung di Paviliun Indonesia pada La Borsa Internazionale del Turismo (BIT) Milano 2018, Minggu (11/2/2018). Pameran pariwisata terbesar di Italia ini berlangsung pada 12-13 Februari 2018.ARSIP KBRI ROMA Bukan hanya Bali, berbagai destinasi wisata lainnya juga menjadi perhatian pengunjung di Paviliun Indonesia pada La Borsa Internazionale del Turismo (BIT) Milano 2018, Minggu (11/2/2018). Pameran pariwisata terbesar di Italia ini berlangsung pada 12-13 Februari 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Lebih dari 600 orang mengunjungi Paviliun Indonesia pada La Borsa Internazionale del Turismo (BIT) Milano 2018, Minggu (11/2/2018).

Berbagai pertanyaan tentang destinasi wisata di Indonesia diajukan dengan penuh antusias. Selain Bali dan Lombok yang selama ini sudah lebih dahulu dikenal, Tanjung Puting, Pulau Komodo, Tana Toraja serta Raja Ampat juga memperoleh perhatian lebih dalam pameran pariwisata terbesar di Italia tersebut.

(Baca juga : Ternyata di Italia Pun Ada Bakso, Begini Rasanya...)

Siaran pers Fungsi Penerangan KBRI Roma kepada KompasTravel, Senin (12/2/2018), menyebutkaan animo tinggi terhadap berbagai wilayah lain di luar Bali ini merupakan indikasi semakin dikenalnya ragam kekayaan wisata Indonesia di mata masyarakat Italia. Para tour operator yang mengisi Paviliun Indonesia turut mengkonfirmasi hal ini.

Paviliun Indonesia pada La Borsa Internazionale del Turismo (BIT) Milano 2018, Minggu (11/2/2018). Pameran pariwisata terbesar di Italia ini berlangsung pada 12-13 Februari 2018.ARSIP KBRI ROMA Paviliun Indonesia pada La Borsa Internazionale del Turismo (BIT) Milano 2018, Minggu (11/2/2018). Pameran pariwisata terbesar di Italia ini berlangsung pada 12-13 Februari 2018.
"Minat pengunjung terhadap Indonesia pada pameran tahun ini meningkat tinggi," demikian disampaikan Star Clippers, penyedia jasa layanan wisata kapal pesiar, yang juga berpartisipasi mengisi Paviliun Indonesia pada BIT Milano tahun lalu.

Hal senada diungkapkan agen perjalanan terkemuka Italia, Mappa Mondo, yang menawarkan berbagai paket wisata ke Indonesia.

(Baca juga : Kapan Waktu Terbaik Melihat Pari Manta di Raja Ampat?)

Sementara itu, perwakilan Grup Hotel Indonesia serta penyedia wisata petualangan Adventure Indonesia, menyatakan puas dengan banyaknya tawaran kerja sama jasa perjalanan ke Indonesia yang diajukan berbagai operator tur setempat.

"Belum setengah hari pameran berlangsung, sudah ada tawaran kerja sama paket perjalanan puluhan wisatawan dari Spanyol untuk musim liburan yang akan datang," ungkap Cindy dari Grup Hotel Indonesia.

Pengunjung memperhatikan dengan seksama penjelasan operator perjalanan pada Paviliun Indonesia pada La Borsa Internazionale del Turismo (BIT) Milano 2018, Minggu (11/2/2018). Pameran pariwisata terbesar di Italia ini berlangsung pada 12-13 Februari 2018.ARSIP KBRI ROMA Pengunjung memperhatikan dengan seksama penjelasan operator perjalanan pada Paviliun Indonesia pada La Borsa Internazionale del Turismo (BIT) Milano 2018, Minggu (11/2/2018). Pameran pariwisata terbesar di Italia ini berlangsung pada 12-13 Februari 2018.
Pada BIT Milano 2018, KBRI Roma selaku koordinator Paviliun Indonesia menggandeng enam operator perjalanan baik dari Italia maupun Indonesia dengan berbagai ragam jasa dan tujuan wisata.

Atase Perdagangan KBRI Roma, Sumber Sinabutar, meyakini bahwa dukungan terhadap promosi industri pariwisata Indonesia bukan hanya akan meningkatkan angka kunjungan wisatawan mancanegara namun juga memiliki multiplier effect positif bagi nilai perdagangan jasa Indonesia.

Sementara itu Atase Pertanian KBRI Roma, Yusral Tahir, menjelaskan bahwa semakin diminatinya komoditi buah tropis Indonesia di Italia juga merupakan hasil promosi gencar melalui berbagai media, termasuk pameran pariwisata seperti BIT Milan ini.

Kuasa Usaha Ad Interim RI, Charles Hutapea, menyampaikan bahwa upaya promosi yang terpadu menjadi kunci semakin dikenalnya Indonesia di Italia. Italia sendiri saat ini merupakan penyumbang wisatawan mancanegara terbesar kelima dari Eropa Barat untuk Indonesia.

Peserta media famtrip dari Perancis yang diundang Kementerian Pariwisata di Pianemo, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (5/5/2016). Untuk melihat panorama bahari ini, wisatawan harus menaiki 320 anak tangga, sebelum akhirnya rasa capek terbayar begitu melihat keindahan Pianemo dari atas bukit.KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Peserta media famtrip dari Perancis yang diundang Kementerian Pariwisata di Pianemo, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (5/5/2016). Untuk melihat panorama bahari ini, wisatawan harus menaiki 320 anak tangga, sebelum akhirnya rasa capek terbayar begitu melihat keindahan Pianemo dari atas bukit.
Selain konsumen dan pelaku industri wisata setempat, BIT Milano setiap tahunnya juga menjaring pengunjung dari berbagai negara di Eropa, khususnya bagian tengah dan selatan. Tahun ini, terdapat 1.300 peserta pengisi stand, dengan 240 di antaranya berasal dari 72 negara di luar Italia.

BIT Milano 2018 yang dibuka untuk umum dan konsumen ritel oleh Wali Kota Milan, Beppe Sala, mengusung tema wisata kesehatan yang juga akan dijadikan aspek unggulan pariwisata Italia berikutnya setelah sektor makanan, warisan budaya, dan busana.

BIT Milano berlangsung pada 12-13 Februari 2018 sebagai ajang pertemuan pelaku industri pariwisata. (*)


Komentar
Close Ads X