Kompas.com - 21/03/2018, 19:37 WIB


PEKANBARU, KOMPAS.com – Sorotan matahari siang itu menemani perjalanan saya untuk melihat peninggalan sejarah yang ada di Kota Pekanbaru, Riau. Waktu menunjukkan sekitar pukul 10.00 WIB, namun teriknya matahari begitu terasa di kulit.

Saya pun mengunjungi sebuah kampung di Kota Pekanbaru di mana terdapat beberapa bangunan bersejarah. Yakni Kampung Bandar yang terletak di Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru.

Kota Pekanbaru khusunya Senapelan merupakan bagian wilayah Kesultanan Siak Sri Indrapura dan pernah menjadi Pusat Pemerintahan Kesultanan Siak pada masa Kesultanan Siak ke-4 dan ke-5.

Salah satu buktinya adalah terdapat bangunan rumah panggung kayu milik Tuan Qadhi, berada tepat di bawah Jembatan Siak yang baru dibangun sekitar tahun 2014. Rumah kayu ini seringkali menjadi tempat persinggahan Sultan Siak, Sultan Syarif Qasim II.

Rumah Singgah Sultan Siak di Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (9/3/2018). KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAH Rumah Singgah Sultan Siak di Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (9/3/2018).

Model bangunan rumah masih seperti aslinya dengan sentuhan warna krem, kuning keemasan, dan biru.

“Rumah panggung ini terbuat dari kayu, atapnya menggunakan asbes. Pondasinya terbuat dari tiang seperti ini karena antisipasi pasangnya air sungai,” ujar pemandu wisata Pekanbaru Heritage Walk, Iwan Syawal, beberapa waktu lalu.

Baca juga : Ini Hidangan Pindang Patin Paling Terkenal di Pekanbaru

Saya mulai memasuki ke bagian dalam rumah. Sebelum memasuki rumah, terdapat sebuah bak berisi air. Siapa pun tamu yang masuk bisa membersihkan kaki di tempat tersebut.

Memasuki rumah panggung ini, Anda akan sedikit menaiki anak tangga. Setelah masuk, akan ada ruangan besar sebagai tempat berkumpul. Beberapa foto lama pun dipajang di sana. Mulai dari bagaimana hiruk pikuk kegiatan masyarakat di Sungai Siak, hingga penyebrangan sebelum adanya Jembatan Siak.

Rumah Singgah Sultan Siak di Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (9/3/2018). KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAH Rumah Singgah Sultan Siak di Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (9/3/2018).

Pada lantai yang terbuat dari kayu pula, terdapat beberapa dulang. Dulang ini merupakan wadah makanan yang disajikan untuk para tamu yang datang. Nantinya makanan tersebut bisa dinikmati bersama-sama.

“Kayu-kayu yang ada di sini (bangunan rumah) masih asli. Hanya (kayu pada) lantai yang di restorasi sebagian, tetapi diganti kayu yang hampir sama, jenisnya meranti merah,” kata Iwan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Jalan Jalan
5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

Travel Update
5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

Travel Tips
Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Travel Update
Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Travel Update
Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Jalan Jalan
Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Travel Update
Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Jalan Jalan
Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Travel Tips
7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

Travel Promo
Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Travel Update
Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Travel Update
5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.