Tak Hanya Belanja, di Hongkong Wisatawan Bisa Menikmati Karya Seni Kelas Dunia

Kompas.com - 02/04/2018, 20:00 WIB
Pelataran di depan Gedung Kesenian Hong Kong saat menyaksikan pertunjukan A Symphony of Lights dan Pulse Light Show di Victoria Harbour, Hong Kong, Jumat (1/12/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraPelataran di depan Gedung Kesenian Hong Kong saat menyaksikan pertunjukan A Symphony of Lights dan Pulse Light Show di Victoria Harbour, Hong Kong, Jumat (1/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com – Bila berkunjung ke Hong Kong, aktivitas utama yang dipikirkan adalah wisata belanja. Namun, kini tentu saja ada aktivitas lainnya yang bisa dilakukan, salah satunya melihat dan menikmati seni kelas dunia di Hongkong.

“Setiap tahunnya kita memiliki kalender even yang sama. Akan tetapi, kita membuat sebuah hal menarik terutama untuk turis Indonesia yang datang ke Hongkong, yakni bisa menikmati Hongkong Arts Month,” ujar Public Relation Manager Hongkong Tourism Board (HKTB), Daphne HI di Jakarta, Senin (2/4/2018).

Ia menjelaskan, melalui event ini diharapkan dapat mengembangkan area seni yang ada di Hongkong dan memberikan pengalaman yang berbeda untuk para turis. Selain berbelanja ada aktivitas lainnya yang bisa dilakukan melalui pameran seni tersebut.

“Tujuannya sendiri ingin memberikan pilihan dan pengalaman baru. Karena biasanya saat ke Hongkong, para turis berpikir hanya bisa belanja. Tapi kita punya kegiatan yang berbeda, turis bisa melihat seni dari seniman lokal hingga internasional,” kata Daphne.

Adapun Hongkong Arts Month ini digelar pada bulan Maret setiap tahunnya. Para seniman luar negeri pun berkumpul untuk menghadirkan pameran seni kelas dunia.

Seperti salah satunya Art Basel yang telah berlangsung pada 29 hingga 31 Maret 2018. Pameran seni internasional iim menghadirkan 248 galeri terkemuka dari 32 negara dan wilayah.

Bahkan ada dua galeri Indonesia yang memerkan karya seni di sana yakni Nadi Gallery dan ROH Project. Beberapa seniman asal Indonesia yang ikut memamerkan karya seninya di pameran tersebut diantaranya Indiguerilas, Entang Wiharso, dan Eddie Hara.

Selain itu ada pula Art Central yang diadakan mulai 27 Maret hingga 1 April 2018 di Central Harbourfront Event Space. Pameran ini merupakan ketiga kalinya digelar dan menghadirkan lebih dari 100 galeri internasional.

Pameran seni lainnya adalah Harbour Art Fair yang digelar pada 23 hingga 26 Maret 2018. Uniknya dalam pameran tersebut karya seni menyulap sebuah kamar kamar hotel mewah menjadi ruang seni yang indah. Karya seni yang ditampilkan diantaranya berupa lukisan, cetakan, fotograf dan patung.

Nah bila Anda ingin melihat pameran seni secara gratis, bisa berkunjung ke Harbour Arts Sclupture Park. Di sana Anda bisa menemukan hasil karya seni dari para seniman kontemporer lokal dan internasional. Pameran ini masih berlangsung hingga 11 April 2018, lokasinya sendiri di Central and Western District Promenade. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X