Kompas.com - 07/05/2018, 13:25 WIB
Penjual membuat serabi pada Festival Kuliner Serpong (FKS) di Summarecon Mall Serpong, Tangerang, Banten, Minggu (20/8/2017). FKS kali ini berlangsung dari 10 Agustus-10 September, mengangkat tema khas Jawa Barat dengan menyajikan hidangan otentik tanah Pasundan seperti kupat tahu, cireng, nasi jamblang, batagor, liwetan, dan masih banyak lagi. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELIPenjual membuat serabi pada Festival Kuliner Serpong (FKS) di Summarecon Mall Serpong, Tangerang, Banten, Minggu (20/8/2017). FKS kali ini berlangsung dari 10 Agustus-10 September, mengangkat tema khas Jawa Barat dengan menyajikan hidangan otentik tanah Pasundan seperti kupat tahu, cireng, nasi jamblang, batagor, liwetan, dan masih banyak lagi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada banyak cara untuk memasak surabi atau serabi. Pilihan biasanya jatuh pada kompor gas, arang, dan kayu bakar.

Medium pemasakan tersebut ternyata menciptakan aroma yang berbeda pada serabi.

"Kalau serabi yang dimasak pakai gas itu ada bau besi, seperti bau kimia," kata pemilik Soerabi Botak, Ian kepada KompasTravel, Kamis (3/5/2018).

Ian mengatakan serabi terbaik sebenarnya dimasak dengan kayu bakar. Berbeda dengan kayu yang sudah dijadikan arang.

"Kalau kayu boleh kayu apa saja, asal bukan kayu bekas bangunan. Ada aroma kayu bakar di surabinya, jadi wangi. Kalau arang ada aroma terbakar," jelas Ian.

Ian menduga tembikar untuk memasak surabi memiliki pori-pori, sehingga aroma kayu atau arang dapat menyerap ke surabi yang dimasak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Proses pembuatan surabi.
KOMPAS/ALIF ICHWAN Proses pembuatan surabi.

Ia juga menambahkan jika memasak surabi dengan gas, harus menggunakan penggorengan besi dan sedikit minyak.

Teknik memasak surabi dengan gas dan penggorengan besi ini sebenarnya lebih banyak ditemukan di Jawa Tengah.

Hasilnya bernama serabi, lebih tipis, digulung, dan ada pinggiran yang garing.

Surabi sendiri lebih terkenal dari Jawa Barat. Daging surabi lebih tebal dari serabi, dan bisa dikreasikan dengan berbagai topping baik rasa asin atau manis.

Memasak surabi dengan kayu bakar atau arang memerlukan waktu sekitar 10 menit. Sedangkan dengan gas memerlukan waktu hanya sekitar 3-4 menit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Obyek Wisata di Sekitar Curug Cikuluwung, Ada Curug Lontar

4 Obyek Wisata di Sekitar Curug Cikuluwung, Ada Curug Lontar

Jalan Jalan
Maskapai di Jepang Jual Tiket Penerbangan Misterius Lewat Vending Machine

Maskapai di Jepang Jual Tiket Penerbangan Misterius Lewat Vending Machine

Travel Update
6 Oleh-oleh Populer Khas Palangka Raya, Ada Keripik Kelakai

6 Oleh-oleh Populer Khas Palangka Raya, Ada Keripik Kelakai

Travel Tips
Museum Kapal PLTD Apung di Banda Aceh, Saksi Bisu Tsunami Aceh

Museum Kapal PLTD Apung di Banda Aceh, Saksi Bisu Tsunami Aceh

Jalan Jalan
Pantai Jagu, Tempat Wisata Baru di Sudut Lhokseumawe Aceh

Pantai Jagu, Tempat Wisata Baru di Sudut Lhokseumawe Aceh

Jalan Jalan
Panduan Check-in Penerbangan Domestik di Bandara Soekarno-Hatta Saat Pandemi

Panduan Check-in Penerbangan Domestik di Bandara Soekarno-Hatta Saat Pandemi

Travel Tips
46 Negara Bisa Wisata ke Thailand Tanpa Karantina, Ada Indonesia?

46 Negara Bisa Wisata ke Thailand Tanpa Karantina, Ada Indonesia?

Travel Tips
Aturan Ganjil Genap, Puluhan Bus Wisata Gagal Masuk Gunungkidul

Aturan Ganjil Genap, Puluhan Bus Wisata Gagal Masuk Gunungkidul

Travel Update
Tempat Wisata Majalengka Boleh Buka Walau Masih PPKM Level 3

Tempat Wisata Majalengka Boleh Buka Walau Masih PPKM Level 3

Travel Update
Kepulauan Banyak Aceh, 99 Pulau dengan Paduan Pasir Putih dan Laut Biru

Kepulauan Banyak Aceh, 99 Pulau dengan Paduan Pasir Putih dan Laut Biru

Jalan Jalan
Desa Wisata Nusa Aceh, Desa Wisata Pertama Bertema Kebencanaan

Desa Wisata Nusa Aceh, Desa Wisata Pertama Bertema Kebencanaan

Jalan Jalan
9 Oleh-oleh Populer Khas Ambon, Ada Kerajinan Besi Putih

9 Oleh-oleh Populer Khas Ambon, Ada Kerajinan Besi Putih

Travel Tips
3 Tempat Wisata di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

3 Tempat Wisata di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Jalan Jalan
8 Satwa Langka Dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Padang Sugihan

8 Satwa Langka Dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Padang Sugihan

Travel Update
Daftar Tempat Wisata yang Boleh Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Daftar Tempat Wisata yang Boleh Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Jalan Jalan

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.