Geblek, Cireng Khas Kulon Progo

Kompas.com - 02/06/2018, 08:25 WIB
Menu geblek dalam 1 porsi di kedai Geblek Pari Nanggulan di Dusun Pronosutan di Kulon Progo. Warung ini ada di tepi hamparan sawah dengan pemandangan indah. KOMPAS.com/Dani JMenu geblek dalam 1 porsi di kedai Geblek Pari Nanggulan di Dusun Pronosutan di Kulon Progo. Warung ini ada di tepi hamparan sawah dengan pemandangan indah.

KULON PROGO, KOMPAS.com - Geblek merupakan nama salah satu makanan khas Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Dibuat dari adonan tepung singkong, rasanya asin dan gurih.

Geblek sering disamakan dengan cireng karena bahan baku yang digunakan, tapi keduanya berbeda bentuk dan ukuran. Geblek berwarna putih, bentuknya serupa angka delapan, dan punya tekstur kenyal ketika dikunyah.

Cireng dan geblek juga punya perbedaan soal rasa. Cireng memiliki banyak rasa, sedangkan geblek yang berkembang pesat di Kulon Progo rata-rata asin dan gurih.

Geblek merupakan jajanan umum di Kulon Progo, seperti halnya pisang goreng, mendoan, tahu, dan ubi goreng. Oleh karena itu, geblek mudah ditemui mulai dari pedagang kaki lima sampai dengan jadi sajian rumah makan.

Nuryani bekerja sebagai juru masak geblek di warung Geblek Pari Nanggulan (Pari) di Dusun Pronosutan, Desa Kembang, Kecamatan Nanggulan, Yogyakarta. Ia menceritakan bagaimana geblek menjadi makanan nikmat setelah digoreng selama 20 menit pada minyak panas.

Kulit luar berasa agak krispi tapi tetap kenyal saat dikunyah. Geblek menjadi salah satu menu favorit di warung Pari.

Nuryani mengaku menyajikan geblek antara 10-15 porsi setiap hari. Satu porsi geblek di Pari terdiri 6 biji geblek dalam 1 piring. Porsi yang cukup banyak untuk satu orang.

"Tapi kalau di bulan Ramadhan begini hanya sekitar 5-7 porsi sehari," kata Nuryani, Jumat (1/6/2018).

Baca juga: Segajih, Dusun di Kulon Progo Tempat Belajar Hidup ala Pedesaan

Berbeda orang berbeda pula cara menikmati kuliner, termasuk cara menikmati geblek. Nuryani menganjurkan makan geblek selagi masih hangat.

"Kalau dingin kenyal sekali. Kalau orang tua susah makannya," katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X