3 Pilihan Oleh-oleh Kuliner Olahan Kupang dari Pasuruan

Kompas.com - 10/06/2018, 13:28 WIB
Kupang yang telah direbus di Warung Lontong Kupang Bu Ning di bilangan Pasar Keraton, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (5/6/2018). Kupang merupakan salah satu hewan laut yang biasa diolah menjadi makanan khas Pasuruan seperti lontong kupang. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOKupang yang telah direbus di Warung Lontong Kupang Bu Ning di bilangan Pasar Keraton, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (5/6/2018). Kupang merupakan salah satu hewan laut yang biasa diolah menjadi makanan khas Pasuruan seperti lontong kupang.

PASURUAN, KOMPAS.com - Pergi ke Pasuruan, Jawa Timur, ada beragam oleh-oleh yang bisa dibawa pulang. Antara lain roti matahari, bipang jangkar, atau permen jahe.

Bagi yang punya waktu perjalanan pulang setelah mudik tak lebih dari satu hari, ada pilihan oleh-oleh yaitu olahan kuliner kupang. Kupang merupakan hewan laut yang biasa ditangkap di pesisir laut Jawa Timur.

Penjual olahan kupang di Warung Lontong Kupang Bu Ning, Nafisha Melly (31) menyebut ada beberapa oleh-oleh olahan kuliner kupang yang bisa dibawa pulang. Ada lontong kupang, pepes kupang, dan botok kupang.

Warung Lontong Kupang Bu Ning di bilangan Pasar Keraton, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (5/6/2018). Lontong kupang merupakan salah satu makanan khas PasuruanKOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Warung Lontong Kupang Bu Ning di bilangan Pasar Keraton, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (5/6/2018). Lontong kupang merupakan salah satu makanan khas Pasuruan
"Botok kupang dan pepes kupang itu kuat satu hari dari pagi sampai malam. Naik pesawat ke Jakarta masih bisa," ujar Melly saat ditemui KompasTravel di sela-sela perjalana Merapah Trans Jawa 3 Kompas.com di warungnya, Selasa lalu.

Menurutnya, banyak pemudik atau wisatawan dari Jakarta dan Bandung yang membawa oleh-oleh kuliner olahan kupang. Lontong kupang sendiri bisa dibawa pulang dengan catatan mesti meracik sendiri di rumah.

Oleh-oleh kuliner berbahan hewan laut ini bisa didapatkan di Warung Lontong Kupang Bu Ning. Berikut KompasTravel ulas oleh-oleh kuliner kupang yang bisa dibawa pulang dari Pasuruan.

Kuliner pepes kupang di Warung Lontong Kupang Bu Ning di bilangan Pasar Keraton, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (5/6/2018). Kupang merupakan salah satu hewan laut yang biasa diolah menjadi makanan khas Pasuruan seperti lontong kupang.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Kuliner pepes kupang di Warung Lontong Kupang Bu Ning di bilangan Pasar Keraton, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (5/6/2018). Kupang merupakan salah satu hewan laut yang biasa diolah menjadi makanan khas Pasuruan seperti lontong kupang.

1. Pepes kupang

Pepes kupang merupakan salah satu masakan rumahan dari Pasuruan. Kupang diolah menjadi pepes seperti halnya olahan pepes lainnya.

Pepes kupang setidaknya kuat satu hari untuk dibawa pulang. Harga pepes kupang dijual Rp 6.000 per buah.

Kuliner botok kupang di Warung Lontong Kupang Bu Ning di bilangan Pasar Keraton, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (5/6/2018). Kupang merupakan salah satu hewan laut yang biasa diolah menjadi makanan khas Pasuruan seperti lontong kupang.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Kuliner botok kupang di Warung Lontong Kupang Bu Ning di bilangan Pasar Keraton, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (5/6/2018). Kupang merupakan salah satu hewan laut yang biasa diolah menjadi makanan khas Pasuruan seperti lontong kupang.

2. Botok kupang

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbauan Hong Kong untuk Wisatawan Terkait Situasi Terbaru Virus Corona

Imbauan Hong Kong untuk Wisatawan Terkait Situasi Terbaru Virus Corona

Jalan Jalan
Vietnam Batasi Turis Asing Masuk, Harus Karantina 14 Hari

Vietnam Batasi Turis Asing Masuk, Harus Karantina 14 Hari

Whats Hot
Cerita Hotel Dalton Sediakan Tempat Istirahat Tenaga Medis Covid-19

Cerita Hotel Dalton Sediakan Tempat Istirahat Tenaga Medis Covid-19

Whats Hot
Cerita Taman Hiburan di Jepang: Tutup, tapi Bersiap Sambut Pengunjung

Cerita Taman Hiburan di Jepang: Tutup, tapi Bersiap Sambut Pengunjung

Jalan Jalan
[POPULER TRAVEL] WNA Tidak Bisa Masuk Indonesia | Es Krim Viennetta

[POPULER TRAVEL] WNA Tidak Bisa Masuk Indonesia | Es Krim Viennetta

Whats Hot
OYO Indonesia Siapkan Kamar Hotel untuk Tenaga Medis Covid-19

OYO Indonesia Siapkan Kamar Hotel untuk Tenaga Medis Covid-19

Jalan Jalan
Kisah Turis Asing Terjebak di Asia karena Pandemi Global Virus Corona

Kisah Turis Asing Terjebak di Asia karena Pandemi Global Virus Corona

Jalan Jalan
Cara Memindahkan Jadwal Penerbangan AirAsia Indonesia yang Dibatalkan

Cara Memindahkan Jadwal Penerbangan AirAsia Indonesia yang Dibatalkan

Travel Tips
Jepang Batasi Turis Asing Masuk, Termasuk WNI

Jepang Batasi Turis Asing Masuk, Termasuk WNI

Travel Tips
Orang Jepang, China, dan Korea Sering Pakai Masker, Ternyata Ini Alasannya...

Orang Jepang, China, dan Korea Sering Pakai Masker, Ternyata Ini Alasannya...

Travel Tips
Gerakan Masker Kain, Ajakan untuk Desainer Lokal Produksi 100.000 Masker Kain

Gerakan Masker Kain, Ajakan untuk Desainer Lokal Produksi 100.000 Masker Kain

Whats Hot
Ada Tenaga Medis di Purwokerto Diusir dari Kostan, Aksara Homestay Beri Penginapan Gratis

Ada Tenaga Medis di Purwokerto Diusir dari Kostan, Aksara Homestay Beri Penginapan Gratis

Whats Hot
12 Bandara di Indonesia Terapkan Layanan Pelanggan Virtual, Seperti Apa?

12 Bandara di Indonesia Terapkan Layanan Pelanggan Virtual, Seperti Apa?

Travel Tips
Respons Kocak Netizen Sambut Es Krim Viennetta Muncul Kembali

Respons Kocak Netizen Sambut Es Krim Viennetta Muncul Kembali

Makan Makan
Banyak Terjadi Pembatalan, Pemesanan Paket Wisata di Yogyakarta Capai Titik Terendah

Banyak Terjadi Pembatalan, Pemesanan Paket Wisata di Yogyakarta Capai Titik Terendah

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X