Lion dan Batik Air Tambah 20.330 Kursi Penerbangan Khusus Lebaran

Kompas.com - 11/06/2018, 09:17 WIB
Pesawat Lion Air rute Makassar-Manado kembali ke landasan Bandara Sultan Hasanuddin setelah sempat terbang 25 menit KOMPAS.com/CHERMANTO TJAOMBAHPesawat Lion Air rute Makassar-Manado kembali ke landasan Bandara Sultan Hasanuddin setelah sempat terbang 25 menit

JAKARTA, KOMPAS.com - Lion Air, Batik Air, dan Wings Air mempersiapkan 20.330 kursi penerbangan tambahan selama masa angkutan Lebaran 2018 khusus untuk layanan domestik.

Dikutip dari siaran tertulisnya Jumat (7/6/2018), Lion Air Group akan mengoperasikan penerbangan tambahan (extra flight) yang efektif mulai 6 hingga 30 Juni 2018. Periode tersebut dinilai sebagai puncak arus mudik dan arus balik menggunakan pesawat.

Lion Air Group memprediksi kenaikan permintaan jasa angkutan udara tahun ini naik setara dengan 10-15 persen dari total kapasitas operasional regular maskapai.

Baca juga: Aturan Maksimal Bagasi untuk Mudik Naik Pesawat, Kereta Api, dan Bus

Lion Air menggunakan 62 penerbangan di musim Lebaran, atau setara 11.718 kursi penerbangan. Batik Air menggunakan 35 penerbangan, setara 6.020 kursi. Sedangkan Wings Air menggunakan 36 penerbangan di musim Lebaran, setara 2.592 kursi.

Dalam mendukung kesiapan arus mudik dan arus balik tahun ini, Lion Air Group yang diwakili oleh Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, Managing Director of Lion Air Group pada Minggu (3/6/2018) di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta telah melakukan pengecekan (ramp check) bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan.

Pesawat Wings Air dan Lion Air di Bandara Internasional Lombok, Praya, Nusa Tenggara Barat, Rabu (30/8/2017).KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Pesawat Wings Air dan Lion Air di Bandara Internasional Lombok, Praya, Nusa Tenggara Barat, Rabu (30/8/2017).
Pengecekan tersebut meliputi kelayakan pesawat, kesiapan pilot dengan jam istirahat cukup, serta awak kabin dan ground handling yang tetap menjalankan standar prosedur operasi secara tepat.

"Lion Air Group dinyatakan siap dengan performa bagus yang memenuhi kualifikasi pelayanan penerbangan," kata President and CEO Lion Air Group, Edward Sirait, dalam siaran pers tersebut.

Baca juga: Masyarakat Indonesia Pesan Tiket Pesawat Mudik 3-4 Minggu Sebelum Lebaran

Menurut Edward, dalam meningkatkan kualitas pelayanan, Lion Air Group akan memperkuat sumber daya manusia di bandar udara yang menjadi bagian extra flight. Sedangkan untuk jenis pesawat yang dioperasikan pihaknya akan menyesuaikan dengan peningkatan trafik arus mudik Lebaran pada tahun ini.

Untuk armada liburan Lebaran 2018 ini, Lion Air mengoperasikan Boeing 747-400 (12 kursi kelas bisnis dan 492 kelas ekonomi), Airbus A330-300 (440 kursi kelas ekonomi), Boeing 737-900ER (215 kursi kelas ekonomi), Boeing 737-800NG (189 kursi kelas ekonomi) dan Boeing 737 MAX 8 (189 kursi kelas ekonomi).

Batik Air akan menggunakan Boeing 737-900ER (12 kursi kelas bisnis dan 168 kelas ekonomi), Boeing 737-800NG (12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi) serta Airbus A320-200CEO (12 kelas ekonomi dan 144 kelas bisnis).

Untuk Wings Air mengandalkan layanan dengan diperkuat armada ATR72-600/500 yang mampu menampung 72 penumpang dalam kursi kelas ekonomi.

Pesawat  Batik AirKOMPAS.com / APRILLIA IKA Pesawat Batik Air
Edward mengucapkan terima kasih atas koordinasi dan kerja sama yang baik antara Lion Air Group dengan regulator, pengelola bandara, dan berbagai pihak yang membantu proses pelaksanaan penerbangan saat peak season, nanti.

"Sinergitas ini diharapkan memberikan nilai lebih kepada pelanggan dalam mempermudah akses hingga sampai di kota atau daerah tujuan,” kata Edward. (*)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X