Kompas.com - 18/06/2018, 07:19 WIB
Menteri Pariwisata Arief Yahya saat berkunjung ke Bandara Banyuwangi, Kamis (15/2/2018). KOMPAS.com/IRA RACHMAWATIMenteri Pariwisata Arief Yahya saat berkunjung ke Bandara Banyuwangi, Kamis (15/2/2018).

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya mendorong Bandara Banyuwangi menjadi bandara internasional yang pengembangannya menggabungkan konsep pariwisata. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan sektor pariwisata Banyuwangi.

Apalagi Bandara Banyuwangi memiliki desain bangunan unik dan menjadi bandara berkonsep hijau pertama di Indonesia.

"Waktu pertemuan dengan PT Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara Banyuwangi, Pak Awaluddin menceritakan Bandara Koh Samui di Thailand yang sukses menjadi tourism international airport. Saya ingin Bandara Banyuwangi bisa mencontohnya," kata Arief, usai menghadiri Barong Ider Bumi di Banyuwangi, Sabtu  (16/6/2018).

Baca juga: Citilink Tambah Penerbangan Dua Kali Sehari Jakarta-Banyuwangi

Sebelumnya, Menpar melakukan pertemuan dengan Dirut PT Angkasa Pura II, M Awaluddin dan Bupati Banyuwangi di Banyuwangi, pada 13 Juni 2018.

Dalam kesempatan itu, Awaluddin sempat mengatakan bahwa benchmark Bandara Banyuwangi adalah Bandara Koh Samui di Thailand. Samui berhasil menjadikan bandaranya sebagai hub dengan menggandeng operator maskapai sebagai strategic partner.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (tengah) dan Dirut PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin (batik hitam) saat meninjau bandara Banyuwangi Jumat (22/12/2017).KOMPAS.com/IRA RACHMAWATI Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (tengah) dan Dirut PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin (batik hitam) saat meninjau bandara Banyuwangi Jumat (22/12/2017).
"Samui menggandeng Bangkok Airways untuk pengembangan bandaranya. Maskapai itulah yang membawa traffic penumpang ke bandara. Bangkok Airways lalu menjadikan Samui sebagai hub. Hal itulah yang menjadikan bandara, dan bahkan pariwisata di Samui hidup," jelas Awaluddin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini sepertinya yang akan kita lakukan di Banyuwangi, apalagi turis yang pernah ke Samui, pernah ke Bali. Konsep itu yang akan kita tiru agar Bandara Banyuwangi hidup," sambung Awaluddin.

Baca juga: 4 Agenda Seru saat Libur Lebaran di Banyuwangi

Menpar menegaskan pihaknya akan segera melakukan pendekatan kepada sejumlah maskapai untuk bersinergi dengan Bandara Banyuwangi.

"Strateginya, kita nawarin ke airliner yang kuat di domestik untuk rute internasional. Saya dan AP II akan bantu cari partner airlines," kata mantan Dirut Telkom itu.

Menpar optimistis langkah ini bisa terealisasi. Mengingat kinerja Bandara Banyuwangi yang menunjukkan tren positif. Mengutip data dari AP II, disebutkan bahwa di Banyuwangi lebih didominasi kedatangan (161 persen) dibanding keberangkatan (146 persen).

Halaman:


25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X