Turis Eropa Menari Sanggu Alu, Lipa Songke, dan Congkae Sae di Flores

Kompas.com - 25/08/2018, 09:01 WIB

Penuturan adat dilantunkan oleh tua adat untuk menyambut kunjungan itu ke lembaga tersebut.

Moke bakok yang disimpan dalam sebuah wadah tawu dipegang tua adat tersebut disaksikan seluruh siswa dan siswi serta guru-guru di lembaga itu untuk menerima tamu-tamu mancanegara tersebut.

Setelah bahasa adat dilantunkan, tawu yang berisi moke bakok diserahkan kepada rombongan Italia dan Jerman tersebut.

Hari itu tampil sebagai ketua rombongan adalah Gunther Filippi menerima moke bakok dan dikalungkan dengan selendang songke khas Manggarai Raya. Juga seorang tamu perempuan yang dikalungkan selendang songke, Erna Agstner.

Gunther Filippi dalam sapaannya mengungkapkan penyambutan secara adat sesuai budaya orang Manggarai Timur memberikan kesan yang menusuk nurani kami yang hadir.

Ini peristiwa langka yang kami alami karena keramahtamahan orang Manggarai Timur sungguh memberikan nilai yang berharga bagi kami.

Serahkan moke bakok kepada tamu Italia di Kelurahan Watunggene, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur, Kamis (16/8/2018).KOMPAS.com/MARKUS MAKUR Serahkan moke bakok kepada tamu Italia di Kelurahan Watunggene, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur, Kamis (16/8/2018).
“Kami tidak akan lupa dengan penyambutan yang begitu akrab serta menampilkan adat istiadat setempat. Kami mengucapkan terima kasih banyak atas penerimaan ini. Sejak kemarin kami disambut dengan budaya khas orang Manggarai Timur,” ucapnya.

Ritual adat kepok sundung selesai dilaksanakan, penari kelong mengantar tamu-tamu itu ditempat yang sudah disediakan oleh lembaga itu.

Setelah tamu berada di tempat yang disediakan, koreografi SMPK Waemokel, Belasius Jehamat dibantu pemandu acara pementasan atraksi budaya mengumumkan persiapan pementasan tarian Sanggu Alu khas SMPK Waemokel.

Penari laki-laki membawa alu dari bambu kecil dan dipasang di halaman pementasan, tak lama berselang, penari Sanggu satu persatu membentuk lingkaran di sekeliling tempat itu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.