Targetkan 100.000 Turis Spanyol, Ini Langkah Indonesia - Kompas.com

Targetkan 100.000 Turis Spanyol, Ini Langkah Indonesia

Kompas.com - 10/10/2018, 10:12 WIB
Wisatawan mancanegara mengunjungi obyek wisata PLTD Apung di Banda Aceh, Aceh, Rabu (26/9/2018). Kementerian Pariwisata menargetkan sebanyak 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada 2019 dan menetapkan 10 destinasi pariwisata baru untuk menggenjot investasi pada sektor kepariwisataan.ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA Wisatawan mancanegara mengunjungi obyek wisata PLTD Apung di Banda Aceh, Aceh, Rabu (26/9/2018). Kementerian Pariwisata menargetkan sebanyak 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada 2019 dan menetapkan 10 destinasi pariwisata baru untuk menggenjot investasi pada sektor kepariwisataan.

MADRID, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia menargetkan pada 2018 jumlah wisatawan asal Spanyol mencapai 100.000 orang, menyusul dengan gencarnya promosi obyek wisata ke negara matador tersebut.

"Pariwisata sebagai salah satu sektor prioritas dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia dan pariwisata merupakan sumber pendapatan terbesar kedua bagi Pemerintah Indonesia," kata Dubes RI untuk Spanyol, Hermono pada acara Misi Penjualan Pariwisata 2018 yang diadakan Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan KBRI Madrid di Madrid.

Baca juga: Menyantap Nasi ala Spanyol di Pulau Dewata

Pensosbud KBRI Madrid, dalam keterangannya kepada Antara London, Rabu (10/10/2018), mengatakan kegiatan misi penjualan tersebut dihadiri lebih dari 30 peserta yang terdiri dari kalangan profesional atau pelaku bisnis industri pariwisata, tur operator internasional dan lokal Spanyol.

Baca juga: 7 Hidangan Tapas Khas Spanyol yang Harus Anda Coba

Dubes Hermono menjelaskan secara rinci sejak tahun 2016, Pemerintah Indonesia meluncurkan 10 destinasi "Bali Baru" yaitu Danau Toba (Sumut), Tanjung Kelayang (Babel), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (Jakarta), Borobudur (Jateng), Bromo Tengger Semeru (Jatim), Mandalika (NTB), Labuan Bajo (NTT), Wakatobi (Sultra), dan Morotai (Malut).

Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (24/8/2018)KOMPAS.com/IKA FITRIANA Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (24/8/2018)
Menurut Hermono, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong kenaikan turis Spanyol ke Indonesia, salah satunya melalui kegiatan promosi dan menfasilitasi pertemuan kalangan industri pariwisata.

Baca juga: Kuliner Nasional Indonesia Terus Disiapkan untuk Tarik Wisman

Pada misi penjualan kali ini, Kemenpar RI membawa perusahaan agen perjalanan dan tur operator Indonesia yaitu SalvajeSumatra Tour, Indonature Travel, Come2Indonesia dan PT Flores Komodo Tours untuk dipertemukan dengan mitranya di Spanyol.

"Meskipun beberapa waktu belakangan ini Indonesia sedang dirudung bencana alam, hal ini tidak berarti upaya mengembangkan pariwisata di Indonesia terhenti. Bahkan justru menjadi pendorong untuk bekerja lebih keras mencapai target yang diharapkan," ujar Hermono.

Tahun 2016 jumlah turis asing ke Indonesia mencapai 12 juta orang, tahun 2017 naik menjadi 14 juta orang, sementara target tahun 2018 sebesar 17 juta wisatawan.

Wisatawan asing di Pura Lempuyang, Karangasem, Bali, Kamis (7/12/2017).  ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK A Wisatawan asing di Pura Lempuyang, Karangasem, Bali, Kamis (7/12/2017).
Khusus turis Spanyol yang datang ke Indonesia sejak tahun 2011 hingga 2017 terus mengalami peningkatan setiap tahun.

Pada tahun 2011 jumlah turis Spanyol hanya 25.500 orang, sedangkan tahun 2017 meningkat menjadi 80.942 orang. Sementara untuk tahun 2018, target turis Spanyol diharapkan mencapai 100.000 orang.

Kegiatan misi penjualan ini dimeriahkan dengan penampilan tarian tradisional Tari Cendrawasih dari Bali dan Tari Lancang Kuning dari Riau.



Close Ads X