Kompas.com - 05/11/2018, 08:16 WIB
Penulis Sandro Gatra
|

Khusus event ini, dari total 70 Km, para pesepeda melewati jalan tol sepanjang 45 Km. Saat itu, pemerintah setempat menutup jalan tol bagi kendaraan di dua arah.

Sementara untuk hari biasa, para pesepeda melintasi jalur khusus di pinggir jalan. Jadi, keselamatan pesepeda menjadi faktor utama.

Bahkan, di jembatan gantung pun dibuat jalur khusus untuk sepeda di sebelah kiri. Ada pula jembatan yang memiliki dua jalur bertingkat. Jalur atas untuk kendaraan bermotor, jalur bawah untuk pesepeda.

Penghubung antar-pulau tak seluruhnya dengan jembatan. Menjelang finis, pesepeda harus menyeberang laut dengan menumpang kapal feri dari Mukaishima menuju Onomichi.

Waktu penyeberangan hanya sekitar lima menit. Adapun lokasi finis sekitar 500 meter dari dermaga.

Baca juga: Senja di Observatorium Kirosan Jepang, Panorama Sunset yang Eksotis

Bagaimana rasanya menjajal jalur hingga finis? Bagi saya, Gowes di jalur Shimanami Kaido relatif tidak menguras banyak tenaga. Pasalnya, tidak ada tanjakan ekstrem yang membuat nafas ngos-ngosan.

Sekitar 70 persen jalur landai, sisanya sedikit tanjakan dan menurun.

Kondisi jalanan dari start hingga finis mulus. Jadi, tetap nyaman menggunakan apa pun jenis sepeda. Namun, paling enak menunggangi sepeda balap.

Meski demikian, ada tantangan melibas jalur Shimanami Kaido, yakni udara yang relatif dingin. Saat itu, suhu sekitar 15 derajat celcius. Apalagi ditambah tiupan angin yang terkadang cukup kencang.

Masalahnya, saya saat itu hanya memakai jersey tanpa jaket. Geerrr...

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 'Fashion Week' di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Ada "Fashion Week" di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Jalan Jalan
Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Travel Update
Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Travel Tips
Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Travel Update
Pemegang Paspor RI yang Akan ke Jerman Bisa Ajukan Pengesahan Tanda Tangan di Kanim

Pemegang Paspor RI yang Akan ke Jerman Bisa Ajukan Pengesahan Tanda Tangan di Kanim

Travel Update
18 Pelanggaran pada Pendakian Gunung Prau, Ada yang Sanksinya Pidana

18 Pelanggaran pada Pendakian Gunung Prau, Ada yang Sanksinya Pidana

Travel Tips
Tour 6 Hari 5 Malam di Pulau Flores, Kunjungi Kampung Tradisional

Tour 6 Hari 5 Malam di Pulau Flores, Kunjungi Kampung Tradisional

Jalan Jalan
Hotel Artotel Batam Dibuka, Tawarkan Tarif Menginap Mulai Rp 598.000

Hotel Artotel Batam Dibuka, Tawarkan Tarif Menginap Mulai Rp 598.000

Travel Update
Travelin Fest Digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Tawarkan Aneka Promo

Travelin Fest Digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Tawarkan Aneka Promo

Travel Promo
Apa Bedanya Paspor Biasa dan Paspor Elektronik?

Apa Bedanya Paspor Biasa dan Paspor Elektronik?

Travel Tips
HUT Ke-77 RI, TikTok Ajak 4 Kreator Promosi Wisata Indonesia Selama 77 Jam

HUT Ke-77 RI, TikTok Ajak 4 Kreator Promosi Wisata Indonesia Selama 77 Jam

Travel Update
Panduan Wisata Jakarnaval 2022 di Ancol, Cara Pesan Tiket dan Rutenya

Panduan Wisata Jakarnaval 2022 di Ancol, Cara Pesan Tiket dan Rutenya

Travel Tips
Jelang HUT Ke-77 RI, Kuota Pendakian Gunung Binaiya Maluku Penuh

Jelang HUT Ke-77 RI, Kuota Pendakian Gunung Binaiya Maluku Penuh

Travel Update
Mengenal Desa Wisata Undisan Bali yang Berbasis Komunitas Adat

Mengenal Desa Wisata Undisan Bali yang Berbasis Komunitas Adat

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.