7 Serba-serbi Berwisata di Tiga Gili Lombok Utara - Kompas.com

7 Serba-serbi Berwisata di Tiga Gili Lombok Utara

Kompas.com - 30/11/2018, 07:20 WIB
Wisatawan di Gili Air, Lombok Utara.Kompas.com/Silvita Agmasari Wisatawan di Gili Air, Lombok Utara.


JAKARTA,KOMPAS.com - Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air menjadi andalan Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat untuk menarik wisatawan. Mayoritas penduduk di pulau ini mengandalkan wisata sebagai tulang punggung ekonomi.

Sejak terkena gempa Juli 2018, tiga Gili kembali bangkit untuk menyambut wisatawan. Ini dia serba-serbi berwisata di tiga Gili, seperti yang dirangkum KompasTravel saat kunjungan Exploring Paradise Island dari Dafam Hotel Mangement dan Himpunan Anak Media, di Gili Air, Jumat (23/11/2018):

1. Dua Gerbang Pintu Masuk

Pilihannya bisa masuk ke tiga Gili elwat Bali atau Lombok. Dari Bali ada operator kapal yang memiliki rute ke tiga Gili, khususnya Gili Trawangan dan Gili Air. Pelabuhan Padangbai, Pelabuhan Sesetan, dan Pelabuhan Benoa menjadi titik keberangkatan menuju tiga Gili dari Bali.

Sedangkan di Lombok, Pelabuhan Bangsal di Lombok menjadi titik keberangkatan menuju tiga Gili.

2. Beda Pulau Beda Karakter

Dari keterangan pelaku wisata di Gili Air, tiga Gili punya karakter wisata yang berbeda. Gili Trawangan lebih ramai restoran, bar, dan penginapan karena pulaunya juga lebih luas. Cocok bagi wisatawan yang suka berpesta semalam suntuk dan tidak suka suasana yang terlalu sepi.

Selanjutnya ada Gili Meno yang lebih tenang dari Gili Trawangan, dan Gili Air dengan ketenangan di antara Gili Trawangan dan Gili Meno.

Banyak juga wisatawan yang memilih membagi waktu berwisata di tiga pulau ini. Untuk menyeberang pulau tersedia kapal yang beroperasi setiap hari.

3.  Komposisi Turis

Wisatawan yang berkunjung ke tiga Gili didominasi oleh turis asal Australia dan Eropa. Wisatawan lokal masih terbilang sedikit.

Misalnya di Gili Air, menurut Resort Manager Scallywags Resort Gili Trawangan dan Gili Air, Nyoman Suastawa komposisi wisatawan lokal hanya 10 persen. Wisatawan asal Asia Timur seperti Jepang, China, Korea juga masih sedikit.

Gili Trawangan, Lombok, NTB.KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Gili Trawangan, Lombok, NTB.

4. Ragam Aktivitas yang Dapat Dilakukan

Wisata bahari seperti snorkeling, menyelam, dan berenang di laut menjadi andalan dari wisata tiga Gili. Ada banyak penyewaan alat dan operator selam di tiga pulau ini. Selain wisata bahari, keunggulan tiga Gili adalah kehidupan pulau yang santai dan berjalan lambat.

Biasanya wisatawan gemar keliling pulau dengan sepeda sewaan, berjemur di pantai pasir putih, melihat senja di sore hari, dan berpesta atau makan malam di depan pantai saat malam hari.

5. Harga Penginapan Bervariasi

Mahal atau murah relatif, tetapi jika ingin backpackeran di tiga Gili sangat mungkin. Ada banyak pilihan homestay yang menyewakan kamar seharga Rp 100.000 per malam, bahkan kurang.

Apalagi saat ini penginapan di tiga Gili sedang memberi promo 30 sampai lebih dari 50 persen, untuk kembali menggaet tamu berwisata di tiga Gili pascagempa.

Cidomo di Gili Trawangan, NTB.KOMPAS.com/Ni Luh Made Pertiwi F. Cidomo di Gili Trawangan, NTB.

6. Tidak Ada Kendaraan Bermotor

Ini yang menjadi ciri khas sekaligus daya tarik tiga Gili yakni tidak ada kendaraan bermotor di pulau. Pilihannya bisa menggunakan transportasi cidomo (seperti delman), sepeda, atau motor listrik sewaan. Banyak yang memilih sepeda untuk berkeliling pulau karena terbilang murah. Mulai Rp 30.000 untuk penyewaan 24 jam.

7. Makanan Halal

Penduduk di Kabupaten Lombok Utara mayoritas Islam. Mencari makanan halal tidak sulit di tiga Gili, carilah di warung makan yang berada di daerah pemukiman penduduk. Di restoran tepi pantai juga terdapat makanan halal. Masjid juga dapat ditemui di tiga Gili.



Close Ads X