Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wisata Hutan Mangrove nan Sejuk di Pojok Barat Yogyakarta

Kompas.com - 12/12/2018, 13:13 WIB
Anggara Wikan Prasetya,
Sri Anindiati Nursastri

Tim Redaksi

KULON PROGO, KOMPAS.com – Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memiliki beragam destinasi wisata. Mulai dari ketinggian Perbukitan Menoreh hingga pesisir selatannya.

Salah satu destinasi wisata andalan Kulon Progo adalah kawasan hutan mangrove atau bakau yang terletak di pojok barat wilayahnya, dekat dengan perbatasan antara Yogyakarta dengan Jawa Tengah.

Wisata mangrove ini berada di Kecamatan Temon. Jarak tempuh dari Kota Yogyakarta adalah sekitar 48 kilometer dengan waktu tempuh kurang-lebih 1 jam 30 menit. Rute termudah pertama adalah melalui jalan utama Yogyakarta-Wates-Purworejo.

Sesampainya di SPBU Temon, perjalanan meninggalkan jalan utama tersebut dan berbelok ke arah selatan menuju Jalan Daendels Pantai Selatan. Ikuti jalan itu sampai melewati jembatan yang membentang di atas sungai besar Bogowonto.

Sungai itu merupakan pembatas antara Yogyakarta dengan Jawa Tengah. Nantinya terdapat plang penunjuk jalan menuju wisata mangrove. Perjalanan pun berbelok selatan ke gang yang ditunjukkan oleh penunjuk jalan.

Meski sempat melewati wilayah Jawa Tengah, menjelang sampai perjalanan akan kembali memasuki wilayah Yogyakarta. Nantinya ada beberapa pilihan lokasi mangrove seperti Wana Tirta atau Mangrove Pantai Pasir Kadilangu.

Hutan magrove di pojok barat Yogyakarta

Kawasan wisata hutan mangrove memanjang dari timur ke barat, samping sungai yang muaranya bersatu dengan Sungai Bogowonto di Pantai Congot.

Berwisata di kawasan mangrove bukan berarti pengunjung harus berbecek-becek ria. Jembatan bambu sudah dibangun oleh pihak pengelola sehingga wisatawan bisa berjalan di atasnya tanpa harus menyentuh air.

Jembatan kayu yang melewati bagian dalam hutan mangrove, Kulon Progo, Yogyakarta.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Jembatan kayu yang melewati bagian dalam hutan mangrove, Kulon Progo, Yogyakarta.

Rute jembatan kayu ada di samping kanan-kiri sungai. Di beberapa bagian, rute jembatan berada di tengah hutan mangrove sehingga pengunjung seolah berada di tengah Hutan Amazon, Brazil.

Pengelola juga telah membangun berbagai spot foto instagramable yang tersebar di lokasi. Spot foto bukan hanya berbentuk hiasan seperti hati, tetapi juga berupa konstruksi bangunan bambu yang unik.

Beberapa bangunan bambu terdiri dari jembatan dan menara. Konstruksi jembatan dibuat begitu megah dengan menaranya yang menjulang tinggi sehingga sangat pas dijadikan latar berfoto.

Ada sekitar empat jembatan yang melintang di atas sungai. Semua jembatan itu berbentuk unik sekaligus megah. Salah satu spot terbaik untuk mengambil foto dari ketinggian ada di menara Kadilangu van Java.

Panorama di Kawasan Wisata Mangrove, Kulon Progo, Yogyakarta berupa konstruksi jembatan dari bambu yang begitu menawan.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Panorama di Kawasan Wisata Mangrove, Kulon Progo, Yogyakarta berupa konstruksi jembatan dari bambu yang begitu menawan.

Dari sini, panorama ke arah ujung barat tampak begitu menawan. Kemegahan barisan jembatan sampai ujung, Jembatan Siapi-api di Mangrove Wana Tirta akan turut terlihat dari menara ini.

Pesisir pantai selatan juga akan terlihat dari menar, meliputi Pantai Pasir Kadilangu, hingga sebagian Pantai Congot. Namun pasir pantai di bagian barat Yogyakarta ini berwarna hitam.

Sore hari yang cerah menjadi waktu yang pas untuk berkunjung ke wisata mangrove ini. Jika cuaca sedang bagus, maka keindahan matahari terbenam di ufuk barat akan terlihat begitu indah.

Tarif masuk kawasan mangrove adalah Rp 5.000 per orang. Berfoto di spot selfie juga tidak dipungut biaya. Pengunjung juga bisa naik perahu dengan biaya antara Rp 5.000-Rp 10.000 tergantung seberapa jauh jaraknya.

Fasilitas penunjang wisata di sini juga sudah cukup lengkap. Selain area parkir, telah tersedia toilet, warung makan, hingga mushalla.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

7 Hotel Dekat Bandara Ngurah Rai Bali, Ada yang Jaraknya 850 Meter

7 Hotel Dekat Bandara Ngurah Rai Bali, Ada yang Jaraknya 850 Meter

Hotel Story
6 Taman untuk Piknik di Jakarta, Liburan Hemat Bujet

6 Taman untuk Piknik di Jakarta, Liburan Hemat Bujet

Jalan Jalan
7 Taman Gratis di Yogyakarta, Datang Sore Hari Saat Tidak Terik

7 Taman Gratis di Yogyakarta, Datang Sore Hari Saat Tidak Terik

Jalan Jalan
Istana Kepresidenan Yogyakarta Dibuka untuk Umum, Simak Caranya

Istana Kepresidenan Yogyakarta Dibuka untuk Umum, Simak Caranya

Travel Update
Jadwal Kereta Cepat Whoosh Mei 2024

Jadwal Kereta Cepat Whoosh Mei 2024

Travel Update
Cara Berkunjung ke Museum Batik Indonesia, Masuknya Gratis

Cara Berkunjung ke Museum Batik Indonesia, Masuknya Gratis

Travel Tips
Amsterdam Ambil Langkah Tegas untuk Atasi Dampak Negatif Overtourism

Amsterdam Ambil Langkah Tegas untuk Atasi Dampak Negatif Overtourism

Travel Update
Perayaan Hari Tri Suci Waisak 2024 di Borobudur, Ada Bhikku Thudong hingga Pelepasan Lampion

Perayaan Hari Tri Suci Waisak 2024 di Borobudur, Ada Bhikku Thudong hingga Pelepasan Lampion

Travel Update
Destinasi Wisata Rawan Copet di Eropa, Ternyata Ada Italia

Destinasi Wisata Rawan Copet di Eropa, Ternyata Ada Italia

Jalan Jalan
Kenaikan Okupansi Hotel di Kota Batu Tidak Signifikan Saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Kenaikan Okupansi Hotel di Kota Batu Tidak Signifikan Saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Travel Update
KA Bandara YIA Tambah 8 Perjalanan Saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, Simak Jadwalnya

KA Bandara YIA Tambah 8 Perjalanan Saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, Simak Jadwalnya

Travel Update
Kekeringan Parah Ancam Sejumlah Destinasi Wisata Populer di Thailand

Kekeringan Parah Ancam Sejumlah Destinasi Wisata Populer di Thailand

Travel Update
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Naik

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Naik

Travel Update
Bangka Bonsai Festival Digelar Sepekan di Museum Timah Indonesia

Bangka Bonsai Festival Digelar Sepekan di Museum Timah Indonesia

Travel Update
Cara ke Tebing Keraton Bandung Pakai Angkot, Turun di Tahura

Cara ke Tebing Keraton Bandung Pakai Angkot, Turun di Tahura

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com