Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jalur Ekstrem ke Bukit Menoreh Disukai Wisman

Kompas.com - 22/12/2018, 15:03 WIB
Dani Julius Zebua,
I Made Asdhiana

Tim Redaksi

Kini, pihaknya mengaku siap menerima kehadiran wisman lagi di akhir tahun ini.

Perlu Perbaikan

Kepolisian Resor Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menegaskan bahwa pemilik armada wisata harus memperbaiki maupun melengkapi kendaraannya sebelum memasuki libur panjang Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Aparat memberi mereka waktu lima hari membenahi armada.

Polisi memastikan tak segan menindak armada yang kedapatan melanggar ketentuan kelaikan berkendara maupun berpotensi membahayakan keselamatan wisatawan pengguna jasa angkutan wisata.

"Untuk para pengemudinya semuanya telah memenuhi syarat dan memiliki SIM sesuai ketentuan. Tapi yang belum lengkap adalah kelengkapan kendaraannya," kata Ajun Komisaris Polisi, Maryanto, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kulon Progo, Kamis (20/12/2018).

Pemerintah berharap semua angkutan wisata memberi layanan maksimal pada wisatawan, apalagi di masa libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Pemilik kendaraan mesti memberi jaminan keselamatan pada wisatawan pengguna jasa.

Karenanya polisi dan Dinas Perhubungan Kulon Progo memeriksa kendaraan-kendaraan angkutan wisata di empat tempat parkir di Kecamatan Pengasih, Kamis kemarin. Aparat fokus pada pemeriksaan kelengkapan kendaraan dan berbagai fungsi kendaraan untuk melintasi medan ekstrem.

"Kita cek di Sinar Menoreh, Kampung Traveler, Almon dan Mutiara Menoreh. Armada kami periksa satu persatu mulai dari sistem pengereman, sabuk pengaman, lampu utama dan juga lampu sein. Ada beberapa yang memang harus diperbaiki," kata Maryanto.

Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian Bidang Lalu Lintas Dishub Kulon Progo, Bekti Nurada menyoroti kelengkapan jip wisata. Kelengkapan itu penting bagi keamanan wisatawan ketika armada melintas di medan ekstrem.

"Selain kelengkapan kendaraan, sopir juga harus cekatan. Kondisi fisik juga harus selalu prima. Tadi ada armada yang rem tangannya tak berfungsi, ada pula mobil yang tidak ada sabuk pengamanannya, itu harus diperhatikan," kata Bekti.

Firmantoko mengatakan akan melengkapi armadanya sesuai petunjuk polisi dan Dishub. Ia memastikan usahanya memprioritaskan rasa nyaman dan keselamatan berkendara bagi para penumpangnya.

"Kami selalu antisipasi kalau ada kendaraan yang mengalami masalah. Untuk hasil pemeriksaan tadi, terhadap armada-armada yang belum lengkap akan segera kami perbaiki," kata Firman.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com