Pelindo III Siap Sambut Kedatangan 153 Kapal Pesiar

Kompas.com - 26/02/2019, 08:54 WIB
Kapal Pesiar Pacific Eden sandar di Pelabuhan Benoa, Bali yang dikelola Pelindo III, Kamis (13/4/2017). ARSIP KEMENPARKapal Pesiar Pacific Eden sandar di Pelabuhan Benoa, Bali yang dikelola Pelindo III, Kamis (13/4/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III siap menyambut rencana kedatangan 153 kapal pesiar sepanjang 2019 di sejumlah pelabuhan yang dikelola oleh perseroan.

"Jumlah tersebut adalah rencana yang sudah tercatat di Pelindo III sepanjang tahun 2019. Namun jumlah tersebut masih dapat berubah, bisa saja bertambah maupun berkurang," kata Direktur Operasi dan Komersial Pelindo III, Putut Sri Muljanto di Jakarta, Senin (25/2/2019).

Putut menyebutkan Pelabuhan Benoa, Bali masih menjadi tujuan utama dari kedatangan kapal pesiar dengan 75 kedatangan. Selanjutnya 17 kedatangan di Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat; 16 kedatangan di Pelabuhan Tanjung Emas, Jawa Tengah.

Baca juga: Apa Kelebihan Liburan Naik Kapal Pesiar?

Selanjutnya Pelabuhan Tanjung Perak, Jawa Timur ada 16 kedatangan; Pelabuhan Celukan Bawang, Bali, sebanyak 6 kedatangan; Pelabuhan Kalabahi, Nusa Tenggara Barat 3 kedatangan; dan Pelabuhan Banyuwangi 1 kedatangan.

Kelompok kesenian Gembong Kyai Bulak menyambut kedatangan kapal pesiar MS Volendam berbendera Belanda di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (14/11/2016). Selain mendapat suguhan pentas kesenian, penumpang juga mengunjungi sejumlah tempat wisata di SurabayaKOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA Kelompok kesenian Gembong Kyai Bulak menyambut kedatangan kapal pesiar MS Volendam berbendera Belanda di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (14/11/2016). Selain mendapat suguhan pentas kesenian, penumpang juga mengunjungi sejumlah tempat wisata di Surabaya
Pelabuhan Badas direncanakan ada 3 kedatangan; Pelabuhan Maumere dan Pelabuhan Kupang masing-masing 1 kedatangan; Pelabuhan Ende 2 kedatangan; dan Pelabuhan Probolinggo ada 12 rencana kedatangan.

Putut mengatakan isu keamanan menjadi hal utama yang menjadi perhatian para operator kapal pesiar. Contohnya, tahun 2018 ada 149 rencana kedatangan kapal pesiar di pelabuhan Pelindo III, namun hanya terealisasi 138 kedatangan kapal pesiar.

Baca juga: Ini yang Dicari Pasangan Bulan Madu di Kapal Pesiar

Ledakan bom di Surabaya dan Sidoarjo serta bencana alam di Nusa Tenggara Barat menjadi faktor yang memengaruhi berkurangnya jumlah kedatangan kapal pesiar di Pelindo III tahun 2018.

"Setiap tahun jumlah kedatangan kapal pesiar terus meningkat. Tahun 2017 kami mencatat realisasi 125 kedatangan kapal pesiar dan di tahun 2018 kemarin sebanyak 138 kedatangan. Kami optimistis jumlah kedatangan akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang," katanya.

Kapal pesiar berbendera Bahamas bersandar di Dermaga Samudera, Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (28/11/2018).ARSIP HUMAS PELINDO III Kapal pesiar berbendera Bahamas bersandar di Dermaga Samudera, Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (28/11/2018).
Pelindo III pun berencana mengundang para operator kapal pesiar untuk menginformasikan fasilitas-fasilitas penunjang kapal pesiar yang tengah disiapkan di antaranya adalah pengembangan Pelabuhan Benoa, Bali dan Terminal Gilimas di Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat.

Baca juga: Tips Pelesir Naik Kapal Pesiar dengan Si Kecil

Di Pelabuhan Benoa, Bali misalnya, Pelindo III memperdalam alur pelayaran dari sebelumnya minus 11 meter LWS (low water spring/rata-rata muka air laut) menjadi minus 13 meter LWS. Kolam pelabuhan di dermaga timur diperdalam dari minus 9 meter LWS menjadi minus 12 meter LWS. Selain itu juga dilakukan peningkatan kapasitas dan perbaikan terminal penumpang.

"Jika selama ini di Pelabuhan Benoa kapal-kapal pesiar ukuran besar di atas 250 meter hanya dapat berlabuh di luar pelabuhan, dengan adanya revitalisasi yang kami lakukan kapal-kapal tersebut dapat bersandar di dermaga. Hal ini tentunya akan menambah minat kedatangan kapal pesiar karena dari sisi keamanan dan kenyamanan mereka terjamin," kata Putut.

Sekretaris Perusahaan Pelindo III Faruq Hidayat mengatakan serangkaian peningkatan fasilitas pelabuhan khususnya terkait dengan kapal pesiar adalah upaya Pelindo III dalam mendukung pencapaian target wisatawan mancanegara tahun 2019.

Wisatawan kapal pesiar Aida Vita Cruise tiba di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB, Minggu (3/2/2019). Sebanyak 1170 wisatawan asing asal Jerman melakukan kunjungan wisata ke sejumlah lokasi di Lombok seperti Gili Trawangan, Mandalika, Taman Mayura dan Sekotong sebelum melanjutkan perjalanan ke Pulau Komodo.ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI Wisatawan kapal pesiar Aida Vita Cruise tiba di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB, Minggu (3/2/2019). Sebanyak 1170 wisatawan asing asal Jerman melakukan kunjungan wisata ke sejumlah lokasi di Lombok seperti Gili Trawangan, Mandalika, Taman Mayura dan Sekotong sebelum melanjutkan perjalanan ke Pulau Komodo.
Dari target 20 juta wisatawan mancanegara, 3 juta di antaranya diharapkan mampu disokong oleh BUMN. Untuk mencapai target tersebut, Kementerian BUMN membentuk tim sinergi BUMN Pariwisata di mana Pelindo III menjadi salah satu anggotanya.

"Sedikitnya ada 88.778 wisatawan mancanegara penumpang kapal pesiar yang turun di pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo III di tahun 2017 dan 125.218 wisatawan di tahun 2018," kata Faruq Hidayat.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X