Gunung Agung Erupsi, Bali Masih Aman Dikunjungi Wisatawan

Kompas.com - 22/04/2019, 07:26 WIB
GUNUNG AGUNG ERUPSI

Abu vulkanis dan batu pijar terlontar dari kawah Gunung Agung saat erupsi yang terpantau dari Pos Pengamatan Gunung Api Agung, Karangasem, Bali, Minggu (21/4/2019). Gunung Agung yang berstatus siaga itu kembali erupsi pada pukul 18.56 WITA dengan melontarkan abu vulkanis mencapai ketinggian 3.000 meter dari kawah yang disertai lontaran batu pijar ke lereng gunung tersebut.ANTARA FOTO/NENGAH WARDHANA GUNUNG AGUNG ERUPSI Abu vulkanis dan batu pijar terlontar dari kawah Gunung Agung saat erupsi yang terpantau dari Pos Pengamatan Gunung Api Agung, Karangasem, Bali, Minggu (21/4/2019). Gunung Agung yang berstatus siaga itu kembali erupsi pada pukul 18.56 WITA dengan melontarkan abu vulkanis mencapai ketinggian 3.000 meter dari kawah yang disertai lontaran batu pijar ke lereng gunung tersebut.

JAKARTA,KOMPAS.com - Keindahan panorama alam dan obyek wisata di Gunung Agung, Bali membuatnya menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berwisata atau sekadar berkunjung ke sana.

Namun pada Minggu (21/4/2019), Gunung Agung di Kabupaten Karangasem kembali bererupsi. Beberapa wilayah di Karangasem terdampak dari peristiwa alam tersebut berupa turunnya hujan abu vulkanik.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani menyatakan wilayah Bali masih aman dikunjungi wisatawan.

Baca juga: 10 Destinasi Paling Populer untuk Melamar Kekasih, Ada Bali Lho!

Dia mengatakan, aktivitas Gunung Agung merupakan erupsi kecil yang tak perlu dicemaskan.

Hanya, wisatawan diimbau menggunakan masker dan kacamata untuk beraktivitas di wilayah terdampak agar terhindar dari masalah kesehatan.

"Masih aman, tidak apa-apa. Sekarang di level 3 siaga, radius bahaya sekitar 4 km saja dari puncak Gunung Agung," ujarnya saat dihubungi KompasTravel, Minggu (21/4/2019).

Asap mengepul dari kawah Gunung Agung terlihat dari kawasan Besakih, Karangasem, Bali, Senin (2/7/2018).  ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF Asap mengepul dari kawah Gunung Agung terlihat dari kawasan Besakih, Karangasem, Bali, Senin (2/7/2018).
Selain itu, Kasbani menyatakan aktivitas penerbangan di wilayah Bali juga masih berjalan normal.

Dia mengimbau wisatawan dan masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti sumber resmi sehingga informasinya sudah tervalidasi.

Sebelumnya, Gunung Agung kembali erupsi pada pukul 03.21 WITA dengan tinggi kolom abu sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter di atas permukaan laut.

PVMBG hingga kini masih terus melakukan pemantauan aktivitas vulkanik Gunung Agung agar wisatawan yang berkunjung ke Bali bisa mendapatkan informasi akurat.




Close Ads X