Kompas.com - 17/05/2019, 18:06 WIB
- AIRBUS-

KOMPAS.com - Lion Air mengumumkan program diskon 50 persen bertajuk #rindukampunghalaman khusus rute penerbangan domestik dalam menyambut arus mudik 2019.

Harga jual tiket 50 persen di bawah tarif normal mulai dari 16 Mei hingga 15 Juni 2019, tersedia dengan jumlah kursi terbatas serta mengikuti syarat dan ketentuan yang diberlakukan.

“Tarif yang berlaku belum termasuk pelayanan jasa penumpang udara atau passenger service charges, pajak pertambahan nilai (PPN) dan biaya asuransi. Calon penumpang dapat memperoleh tarif promo melalui transaksi pembelian di website resmi www.lionair.co.id , Mobile App Lion Air, kantor penjualan tiket Lion Air Group atau agen perjalanan (online dan korporasi),” ujar Corporate Communications Strategic, Danang Mandala Prihantoro melalui pesan tertulis yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Jelang Lebaran, Lion Air Group Siapkan 20.150 Kursi Tambahan Rute Domestik

Danang mengatakan, tarif promo #rindukampunghalaman adalah salah satu wujud kesungguhan Lion Air dalam menjawab tingginya permintaan pasar penerbangan dan wisata sejalan tren baru di dunia traveling sejak beberapa tahun belakangan. Lion Air melihat mayoritas perjalanan wisata dipelopori kalangan muda, generasi milenial.

Dengan diluncurkannya diskon 50 persen, travelers akan memiliki kesempatan untuk mengunjungi kampung halaman atau berbagai kota yang menyuguhkan potensi bisnis serta destinasi instagramable sesuai tren perjalanan kekinian.

“Lion Air senantiasa menawarkan alternatif perjalanan udara berkualitas guna memudahkan mobilisasi travelers antardestinasi dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan,” lanjut Danang.

Sejalan menghadirkan tarif promo 50 persen #rindukampunghalaman, Lion Air menawarkan “tren perjalanan udara simpel”. Apabila Anda akan membawa bagasi saat bepergian maka bisa membeli bagasi. Sebaliknya, bila berangkat tanpa bagasi, maka tidak perlu membayar bagasi. Konsep ini memberikan nilai lebih ekonomis serta terjangkau yang disesuaikan kebutuhan.

Baca juga: Viral Balita Diminta Bawa Barang Kabin Sendiri, Ini Penjelasan Lion Air

Agar perjalanan semakin menyenangkan, bagi travelers yang akan membawa bagasi dapat melakukan pembelian voucher bagasi atau pre-paid baggage melalui agen perjalanan, www.lionair.co.id, dan kantor penjualan tiket Lion Air Group. Pembelian bagasi harga lebih hemat dapat dilakukan pada saat dan setelah pembayaran tiket (issued ticket), ketentuan batas waktu maksimum enam jam sebelum keberangkatan.

“Kemudian setiap travelers kecuali bayi, diperbolehkan membawa satu bagasi kabin dengan maksimum berat 7 kilogram dan satu barang pribadi seperti tas, laptop, perlengkapan bayi, bahan membaca, kamer, atau  tas jinjing ke dalam kabin yang mengikuti aturan berlaku sesuai maksimum ukuran dimensi bagasi kabin,” tutur Danang.

Dalam promo ini Lion Air mengoperasikan 66 Boeing 737-900ER (215 kelas ekonomi), 38 Boeing 737-800NG (189 kelas ekonomi) dan tiga Airbus 330-300 (440 kelas ekonomi).

Pesawat tersebut dinilai sangat cocok memenuhi kebutuhan traveling sejalan tagline “Membuat Orang Mudah untuk Terbang”, dalam mewujudkan mimpi para millennial travelers menuju berbagai kota populer Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Travel Update
15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

Jalan Jalan
Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Travel Update
Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Jalan Jalan
8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Jalan Jalan
Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Travel Update
11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

Jalan Jalan
Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Travel Update
Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Travel Update
Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Travel Update
Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Travel Update
Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Travel Update
Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.