Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/06/2019, 03:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah harga tiket pesawat mahal, Online Travel Agent (OTA) Pegipegi mencatat peningkatan penjualan tiket pesawat dan hotel sebesar tiga kali lipat. Peningkatan penjualan tiket pesawat di Pegipegi tumbuh positif selama periode Januari - Mei 2019.

Chief Marketing Officer Pegipegi, Serlina S. Wijaya mengatakan peningkatan penjualan tiket pesawat dan hotel di Pegipegi menunjukkan performa bisnis yang berkelanjutan walaupun industri secara umum sedang mengalami tantangan.

“Strategi kami selalu fokus untuk memberikan beragam solusi traveling bagi seluruh masyarakat Indonesia dengan selalu memberikan kemudahan dan harga yang terjangkau setiap hari,” ujar Serlina dalam keterangan pers yang diterima KompasTravel, Jumat (31/5).

Berdasarkan data internal, Pegipegi tetap mencatatkan pertumbuhan positif untuk seluruh transaksi penjualan tiket pesawat dan hotel di tengah harga tiket pesawat yang mahal.

Data Pegipegi mencatat ada lima destinasi favorit mudik masyarakat Indonesia yang mengalami peningkatan tiga kali lipat pada periode mudik tahun ini jika dibandingkan data tahun lalu.

Destinasi Padang mengalami peningkatan sebesar 20 persen dibandingkan tahun lalu. Untuk destinasi Yogyakarta mengalami peningkatan sebesar 30 persen dibanding tahun lalu.

Destinasi Medan mengalami peningkatan sebesar 24 persen dibandingkan tahun lalu. Destinasi Surabaya mengalami peningkatan sebesar 46 persen dibandingkan tahun lalu.

Sementara, destinasi Makassar mengalami peningkatan sebesar 74 persen dibandingkan tahun lalu.

Serlina menyebut peningkatan penjualan tiket pesawat dan hotel pada periode mudik tahun ini dirasakan setelah meluncurkan kampanye #MudikDapetBerkah dan diskon besar dengan tema BestPrize sejak 6 Mei hingga 9 Juni mendatang. Adapun diskon tiket pesawat dan hotel yang diberikan mencapai 144 persen.

"Hasilnya sangat signifikan di mana terjadi peningkatan hingga tiga kali lipat jika dibandingkan pada periode Ramadan tahun lalu,” tambahnya.

Seperti diketahui, prospek perjalanan mudik dihantui oleh harga tiket pesawat yang terus
mengalami peningkatan selama kuartal pertama tahun 2019 yang juga berdampak pada
banyak sektor pariwisata. Sejumlah pemudik juga terpantau memilih moda transportasi selain pesawat untuk mudik tahun ini lantaran harga tiket pesawat yang mahal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+