Ini Tempat Naik Sapu Terbang seperti Harry Potter di Yogyakarta

Kompas.com - 29/08/2019, 20:07 WIB
Spot Foto Sapu Terbang di Bukit Lintang Sewu, Yogyakarta. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYASpot Foto Sapu Terbang di Bukit Lintang Sewu, Yogyakarta.

BANTUL, KOMPAS.com – Liburan ke Yogyakarta, belum lengkap rasanya kalau tidak menikmati keindahan malamnya. Salah satu obyek wisata malam di Yogyakarta yang bisa dikunjungi adalah Bukit Lintang Sewu.

Kawasan pegunungan yang mengitari Yogyakarta membuat ada banyak lokasi untuk menikmati keindahan malam dari atas ketinggian.

Baca juga: 7 Tempat Wisata Malam Murah di Yogyakarta, Paling Mahal Hanya Rp 3.000

Selain itu, cahaya lampu Kota Yogyakarta begitu terang mampu mempercantik pemandangan malam yang tersaji dari kawasan pegunungan tersebut.

Itulah yang menjadi atraksi wisata di Bukit Lintang Sewu.

Lokasi Bukit Lintang Sewu tepatnya ada di Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Jarak dari Kota Yogyakarta adalah sekitar 25 kilometer dengan waktu tempuh kurang-lebih satu jam.

Bukit Lintang Sewu, Spot foto malam yang Instagramable

Selain menyajikan pemandangan berupa gemerlap lampu Kota Yogyakarta, pengelola juga telah membuat berbagai spot foto Instagramable.

Spot-spot foto seperti ayunan, jembatan di atas taman, hingga ornamen menarik menghiasi Bukit Lintang Sewu. Penerangan juga sudah cukup memadai di sana sehingga suasananya pun romantis.

Baca juga: Ribuan Bintang Terhampar di Bukit Lintang Sewu, Yogyakarta

Pengunjung pun bisa bebas berfoto di spot-spot foto yang ada dengan membayar seikhlasnya.

Namun, hendaknya pengunjung tetap menjaga keindahan spot-spot foto itu dengan tidak melakukan vandalisme.

Bukit Lintang Sewu, Bantul, Yogyakarta.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Bukit Lintang Sewu, Bantul, Yogyakarta.

Nantinya pengunjung akan mendapat hasil jepretan spektakuler dengan latar belakang gemerlap lampu Kota Yogyakarta bagaikan ribuan bintang yang terhampar.

Itulah yang menjadi asal penamaan Lintang Sewu. Lintang adalah kata dalam bahasa Jawa yang memiliki arti bintang, sementara sewu berarti seribu.

Naik sapu terbang bagai Harry Potter

Salah satu spot foto yang wajib dicoba saat berkunjung ke Bukit Lintang Sewu adalah sapu terbang. Tentu sapu ini tidaklah terbang, melainkan berupa ornamen untuk tempat berfoto.

Meski demikian dengan sudut dan teknik fotografi yang tepat, hasil jepretan Instagramlable akan bisa dibawa pulang sebagai kenang-kenangan.

Baca juga: 5 Tempat Asyik Menikmati Wisata Malam di Yogyakarta

Hasil foto nantinya seolah benar-benar sedang naik sapu yang sedang terbang di langit seperti Harry Potter.

Gemerlap lampu Kota Yogyakarta pun membuat seolah sapu sedang terbang di atas gemerlap bintang.

Namun, pengunjung harus tetap berhati-hati saat hendak berfoto di spot foto sapu terbang ini.

Selain harus naik ke atas spot sapu, tidak ada pegangan sehingga pengunjung harus benar-benar menjaga keseimbangan.

Ilustrasi Naik Sapu TerbangSHUTTERSTOCK/SERGEV NIVENS Ilustrasi Naik Sapu Terbang
Berfoto di spot sapu terbang ini paling pas dilakukan dengan kamera DSLR atau Mirrorless untuk hasil yang lebih maksimal.

Namun, pengunjung yang tidak mempunyai perlengkapan fotografi tersebut tidak perlu khawatir. Telah ada jasa fotografer yang bisa dimanfaatkan untuk foto malam di Bukit Lintang Sewu ini.

Baca juga: Ada Jasa Fotografer, Foto Keren di Pintu Langit Dahromo Kini Praktis

Jasa fotografer pun sangatlah terjangkau, yakni hanya Rp 10.000 untuk tiga file foto yang dibawa pulang. Pengunjung cukup membawa flashdisk atau smartphone saja untuk memindah file foto.

Selain untuk foto malam hari, sewa fotografer paling pas juga dilakukan ketika sore hari dan momen sunset.

Bentang barat yang terbuka juga membuat keindahan matahari terbenam bisa disaksikan dengan jelas di Bukit Lintang Sewu saat cuaca cerah.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X