Kompas.com - 27/09/2019, 20:02 WIB
Lanskap Ranu Kumbolo di Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (18/9/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOLanskap Ranu Kumbolo di Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (18/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gunung Semeru, Jawa Timur penuh cerita petualangan tersendiri bagi para pendaki. Dengan status gunung tertinggi di Pulau Jawa, Gunung Semeru menjadi idaman para pendaki.

Jauh sebelum era millenial saat ini, Gunung Semeru sudah banyak didaki oleh para petualang Indonesia. Nama-nama pendaki Indonesia seperti Don Hasman, Soe Hok-Gie, Rudy Badil dan rekan-rekan lainnya di tahun 1960-an telah mendaki Gunung Semeru.

Baca juga: Jejak Pendaki Semeru Mulai Berdatangan di TN Bromo Tengger Semeru

Salah satu peristiwa besar di Gunung Semeru yang menyita perhatian publik di era 1960-an adalah meninggalnya dua pendaki yakni Soe Hok-Gie dan Idhan Dhanvantari Lubis.

Kini, Kompas.com berusaha menelusuri cerita-cerita tentang pendaki-pendaki di Semeru melalui program Jejak Pendaki Semeru. Kompas.com pergi ke Gunung Semeru untuk mencoba menggali cerita-cerita sekaligus mengenang pendaki-pendaki Semeru termasuk Soe Hok-Gie dan Rudy Badil.

Pada 18 September, Kompas.com mendaki Gunung Semeru melalui jalur Ranupani dan turun melalui jalur Ayek-Ayek. Jalur Ayek-Ayek sendiri merupakan jalur evakuasi jenazah Soe Hok-Gie dan Idhan Lubis ketika musibah pendakian Gunung Semeru tahun 1969.

Foto Soe Hok-Gie yang ditemukan di Sekretariat Mapala UI, Depok, Jawa Barat. Soe Hok-Gie merupakan salah satu pendiri Mapala UI sekaligus aktivitis yang turut berperan dalam aksi long march dan demo besar-besaran pada tahun 1966. Mapala UI sebagai salah satu pelopor pencinta alam di Indonesia, memiliki foto-foto yang menjadi bagian sejarah kepencintaalaman di IndonesiaDokumentasi Mapala UI Foto Soe Hok-Gie yang ditemukan di Sekretariat Mapala UI, Depok, Jawa Barat. Soe Hok-Gie merupakan salah satu pendiri Mapala UI sekaligus aktivitis yang turut berperan dalam aksi long march dan demo besar-besaran pada tahun 1966. Mapala UI sebagai salah satu pelopor pencinta alam di Indonesia, memiliki foto-foto yang menjadi bagian sejarah kepencintaalaman di Indonesia

Kompas.com juga sempat melihat titik awal pendakian Soe Hok-Gie, Rudy Badil, dan kawan-kawan Mapala UI pada tahun 1969 di Kali Amprong, Desa Gubuk Klakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Dalam perjalanan, Kompas.com juga menemui sahabat Soe Hok-Gie yakni Aristides Kattopo di Kota Malang untuk menggali informasi tentang Soe Hok-Gie. Kompas.com juga menjelajahi kawasan Padang Pasir Gunung Bromo.

Baca juga: Soe Hok Gie dan Perannya yang Unik Saat Pendakian Gunung

Dalam kegiatan Jejak Pendaki Semeru, Kompas.com bekerja sama dengan Kerabat Pencinta Alam dan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI).

Kegiatan ini berlangsung pada 15-22 September 2019. Dalam kegiatan Jejak Pendaki Semeru, tim Kompas.com akan melakukan pendakian ke Gunung Semeru.

Tak hanya pendakian, kegiatan juga termasuk bakti sosial lingkungan dan Malam Renungan Jejak Pendaki Semeru yang berlangsung di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

“Jejak Pendaki Semeru merupakan salah satu acara untuk mengakrabkan solidaritas pencinta alam di Indonesia. Tahun ini juga bertepatan dengan 50 tahun kematian Soe Hok-Gie dan juga berpulangnya senior kami, wartawan Harian Kompas, Rudy Badil,” kata Penanggung Jawab Jejak Pendaki Semeru Kompas.com, Aris F Harvenda .

Penasaran dengan kegiatan Jejak Pendaki Semeru tim Kompas.com? Simak teaser videonya.

Kompas Video Mengenang almarhum Soe Hok-Gie dan Rudy Badil menjadi salah satu alasan peserta acara pendakian bertajuk “Jejak Pendaki Semeru” ke Gunung Semeru, Jawa Timur. Peserta pendakian juga ingin bernostalgia saat mendaki Gunung Semeru pada era-era muda. “Soe Hok-Gie dan Rudy Badil itu menjadi salah satu alasan naik Gunung Semeru. Semeru itu diangggap oleh para pencinta alam sebagai tolak ukur kegiatan petualangan sejak 50 tahun yang lalu,” ujar perwakilan pendaki dari Kerabat Pencinta Alam (KPA), Amirnan kepada KompasTravel di Malang, Selasa (16/9/2019). Menurutnya, dalam pendakian gunung terselip makna solidaritas pencinta alam. Apalagi, pada tahun 2019 menjadi peringatan 50 tahun kematian Soe Hok-Gie. #jejakpendakisemeru #semeru #soehokgie #pecintaalam



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tempat Wisata di Arab Saudi Ini Bikin Pangling Wisatawan

5 Tempat Wisata di Arab Saudi Ini Bikin Pangling Wisatawan

Jalan Jalan
7 Tradisi Unik Saat Bulan Ramadhan di Berbagai Negara

7 Tradisi Unik Saat Bulan Ramadhan di Berbagai Negara

Travel Update
Ngawi Siapkan Dua Desa untuk Dikembangkan Jadi Desa Wisata

Ngawi Siapkan Dua Desa untuk Dikembangkan Jadi Desa Wisata

Travel Update
Ngawi Punya Desa Wisata yang Menarik, Tertarik untuk Berkunjung?

Ngawi Punya Desa Wisata yang Menarik, Tertarik untuk Berkunjung?

Jalan Jalan
Taif, Kota Mawar di Arab Saudi yang Mekar Saat Ramadhan Tahun Ini

Taif, Kota Mawar di Arab Saudi yang Mekar Saat Ramadhan Tahun Ini

Travel Update
Liburan di Ngawi, Wisatawan Bisa Ikut Wisata Jeep Lewat Jalur Ekstrem

Liburan di Ngawi, Wisatawan Bisa Ikut Wisata Jeep Lewat Jalur Ekstrem

Jalan Jalan
Seperti Apa Pesiapan Ngawi Sambut Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran?

Seperti Apa Pesiapan Ngawi Sambut Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran?

Travel Update
Tempat Wisata di Luar Lembaga Konservasi Dilarang Sajikan Atraksi Lumba-lumba

Tempat Wisata di Luar Lembaga Konservasi Dilarang Sajikan Atraksi Lumba-lumba

Travel Update
5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

Jalan Jalan
5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

Jalan Jalan
Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Travel Update
Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Travel Update
Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X