Soe Hok Gie dan Perannya yang Unik Saat Pendakian Gunung

Kompas.com - 20/09/2019, 06:05 WIB
Anggota Mapala UI dipotret saat melakukan kegiatan pemasangan plakat In Memoriam Soe Hok-Gie di Gunung Semeru, Jawa Timur pada tahun 1971. Soe Hok-Gie, anggota Mapala UI dengan nomor M-007-UI meninggal di Gunung Semeru pada tanggal 16 Desember 1969. Mapala UI sebagai salah satu pelopor pencinta alam di Indonesia, memiliki foto-foto yang menjadi bagian sejarah kepencintaalaman di Indonesia. Dokumentasi Mapala UIAnggota Mapala UI dipotret saat melakukan kegiatan pemasangan plakat In Memoriam Soe Hok-Gie di Gunung Semeru, Jawa Timur pada tahun 1971. Soe Hok-Gie, anggota Mapala UI dengan nomor M-007-UI meninggal di Gunung Semeru pada tanggal 16 Desember 1969. Mapala UI sebagai salah satu pelopor pencinta alam di Indonesia, memiliki foto-foto yang menjadi bagian sejarah kepencintaalaman di Indonesia.

KOMPAS.com - Dalam kelompok pendakian, setiap orang biasanya punya peran masing-masing. Aktivis sekaligus penulis Soe Hok Gie terbilang menarik, lantaran perannya yang serba bisa.

Dalam buku Seri Buku Tempo: Gie dan Surat Surat yang Tersembunyi terbitan Kepustakaan Populer Gramedia bekerja sama dengan Tempo Publishing, dijelaskan Hok Gie adalah inisiator, organisator, sponsor, sekaligus perayu orang tua agar kawan-kawannya diberi izin naik gunung.

Baca juga: Bukan Ikut Tren, Ini Alasan Soe Hok Gie Gemar Naik Gunung

"Hok Gie orangnya sangat santun, dia juga pintar ngomong. Jadi untuk merayu orang-orang kaya di Menteng yang anaknya mau diajak naik gunung, gue sama Hok Gie yang maju," jelas teman Soe Hok Gie, Herman Onesimus Lantang dalam buku tersebut.

Sebelum naik gunung, pria yang akrab disapa Hok Gie ini tak segan membiayai pendakian gunung lewat honor tulisannya. Jika pendakian butuh dana besar, Hok Gie akan berusaha mencari sponsor.

Teman pendakian Hok Gie, Luki bercerita saat di gunung dan di daerah, Hok Gie luwes berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Ia terkenal sangat patuh dan hormat terhadap peraturan adat setempat.

Baca juga: Bakal Seru, Kompas.com Gelar Acara Jejak Pendaki Semeru

"Beberapa dari kami tidak percaya hal-hal seperti itu, tetapi kami tetap menghargai kepercayaan warga dengan tidak melanggar aturan itu. Hok Gie akan sangat marah kepada anggota yang membandel terhadap larangan larangan semacam itu," jelas Luki. 

Di gunung saat berkemah biasanya Hok Gie akan bercerita mengenai segala hal. Dia adalah pencerita ulung dengan wawasan luas

Foto Soe Hok-Gie yang ditemukan di Sekretariat Mapala UI, Depok, Jawa Barat. Soe Hok-Gie merupakan salah satu pendiri Mapala UI sekaligus aktivitis yang turut berperan dalam aksi long march dan demo besar-besaran pada tahun 1966. Mapala UI sebagai salah satu pelopor pencinta alam di Indonesia, memiliki foto-foto yang menjadi bagian sejarah kepencintaalaman di IndonesiaDokumentasi Mapala UI Foto Soe Hok-Gie yang ditemukan di Sekretariat Mapala UI, Depok, Jawa Barat. Soe Hok-Gie merupakan salah satu pendiri Mapala UI sekaligus aktivitis yang turut berperan dalam aksi long march dan demo besar-besaran pada tahun 1966. Mapala UI sebagai salah satu pelopor pencinta alam di Indonesia, memiliki foto-foto yang menjadi bagian sejarah kepencintaalaman di Indonesia

"Bukan karena disuruh tetapi karena isi pembicaraanya memang menarik. Apa saja dia bisa omong, seni sejarah, politik, bahkan sampai teori tentang cinta," ujar Luki.

Herman menjelaskan kepiawaian Hok Gie dalam bercerita dan wawasannya yang luas, menarik banyak orang untuk ikut bergabung dalam pendakian. 

Kecintaan Hok Gie pada gunung membawanya menjelajah gunung-gunung di Indonesia, khususnya gunung di Pulau Jawa.

Masa kecil Soe Hok Gie

Soe Hok Gie lahir di Jakarta, 17 Desember 1942. Ia bersekolah di SMA Kolese Kanisius. Kemudian melanjutkan kuliah di Universitas Indonesia (UI) pada tahun 1962 sebagai mahasiswa Fakultas Sastra di jurusan Sejarah sampai tahun 1969.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X