Kompas.com - 15/10/2019, 13:04 WIB
Masyarakat Suku Tengger menggunakan sarung saat melakukan kegiatan sehari-hari di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (11/5/2017). Bagi Suku Tengger, sarung seperti harga diri, tren, dan juga identitas. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOMasyarakat Suku Tengger menggunakan sarung saat melakukan kegiatan sehari-hari di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (11/5/2017). Bagi Suku Tengger, sarung seperti harga diri, tren, dan juga identitas.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pergi berlibur adalah momen yang paling ditunggu-tunggu ketika kamu jenuh akan aktivitas sehari-hari.

Saat momen liburan tiba, hal-hal yang perlu kamu siapkan selain barang-barang kebutuhan pribadi adalah kamera. Kamera menjadikan suatu momen liburan terekam jelas lewat foto yang kamu abadikan.

Namun, kita seringkali bingung bagaimana caranya agar foto terlihat indah dan menarik. Kita bingung menentukan angle, waktu, dan objek yang bagus untuk difoto.

Baca juga: 5 Tips Foto Liburan Hits ala Instagramer @her_journeys

Fotografer dan penjelajah senior Indonesia, Don Hasman membagikan tips agar foto terkesan indah dan mampu merekam setiap momen yang ada.

Berikut 3 tips memotret liburan ala Don Hasman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Fotografi mampu merekam momen terbaik dan lain dari biasanya

Aliran air Kali Amprong di Gubuk Klakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kali Amprong merupakan titik awal pendakian tim Mapala UI ke Gunung Semeru via jalur Watu Pecah pada Desember tahun 1969.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Aliran air Kali Amprong di Gubuk Klakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kali Amprong merupakan titik awal pendakian tim Mapala UI ke Gunung Semeru via jalur Watu Pecah pada Desember tahun 1969.

Ketika kamu berlibur, usahakan cari apa yang menarik dan jarang orang ketahui dari daerah itu. Cari tempat menarik dan kegiatan orang-orang lokal.

Menurut laki-laki yang akrab disapa Om Don ini sebuah fotografi mampu merekam, menghentikan waktu, dan mengabadikannya.

“Jadi harus cari yang tidak biasa dan baru atau belum pernah ada, kita harus dapat menangkap sebuah momen atau saat terbaik,” kata Om Don kepada Kompas.com dalam acara Decathlon Mountaineering Talkshow di Mall Taman Anggrek Jakarta, Sabtu (12/10/2019).

2. Fotografi mampu menggugah perasaan orang yang melihatnya

Don Hasman mencontohkan foto Potret Bekantan Betina karya Gerdie Hutomo Nurhadi. Menurutnya, foto tersebut berhak menyandang pemenang utama tema Pesona Ekowisata Indonesia karena mampu menggugah perasaan orang yang melihatnya.

Baca juga: Agar Menang Kompetisi, Ini Rahasia Teknik Fotografi Alam Bebas

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Travel Update
Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Travel Update
Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Travel Tips
Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Travel Update
Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Travel Update
Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Travel Update
Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.