Kapal Pesiar Aqua Blu Kandas, Ini Tips Aman Berwisata di Raja Ampat

Kompas.com - 22/12/2019, 21:02 WIB
Destinasi wisata Pianemo di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (5/5/2016). Untuk melihat panorama bahari ini, wisatawan harus menaiki 320 anak tangga, sebelum akhirnya rasa capek terbayar begitu melihat keindahan Pianemo dari atas bukit. KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANADestinasi wisata Pianemo di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (5/5/2016). Untuk melihat panorama bahari ini, wisatawan harus menaiki 320 anak tangga, sebelum akhirnya rasa capek terbayar begitu melihat keindahan Pianemo dari atas bukit.

KOMPAS.com - Kegiatan pariwisata Raja Ampat tetap berjalan dengan normal usai kabar mengenai kapal pesiar Aqua Blu yang kandas di wilayah terumbu karang kawasan konservasi perariran nasional (KKPN) di Pulau Wayag, Raja Ampat, Papua, pada Jumat (20/12/2019) lalu.

Menurut Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Raja Ampat, Ranny Iriani Tumundo bahwa kejadian di Pulau Wayag tidak terlalu mempengaruhi arus tamu masuk.

Saat dihubungi Kompas.com pada Sabtu (21/12/2019), ia mengaku kegiatan pariwisata ke tempat wisata lain di Raja Ampat tetap berjalan seperti biasa.

Baca juga: Kapal Pesiar Aqua Blu, Eks Kapal Perang yang Kandas di Raja Ampat

Maka dari itu, Ranny menghimbau kepada para wisatawan untuk tetap berkunjung ke Raja Ampat untuk melihat terumbu karang. Pulau Wayang sendiri hanya salah satu daerah di Raja Ampat.

Raja Ampat sendiri tercatat terdiri dari 2.713 pulau pada tahun 2019, sehingga banyak dari wilayah tersebut yang memiliki kawasan terumbu karang sendiri.

Wisatawan yang datang ke Raja Ampat masih bisa berkunjung untuk menyelam dan melihat terumbu karang selain ke Pulau Wayag.

Sekretaris Daerah Kabupaten Raja Ampat, Yusuf Salim, saat dihubungi Kompas.com secara terpisah, juga menambahkan bahwa Pulau Wayag terkenal akan spot menyelam andalan.

Akan tetapi, Raja Ampat memiliki banyak sekali untuk spot menyelam dan melihat terumbu karang. Beberapa di antaranya adalah Pulau Pianemo, Selat Dampier, Pulau Kofiau, dan Pulau Misool.

Untuk Pulau Misool sendiri, Yusuf mengatakan bahwa pulau tersebut masih dalam tahap berkembang.

“Pulau Pianemo semua orang sudah tahu karena terdapat beberapa tempat wisata lama. Namun sekarang karena sudah terdapat kapal cepat yang bisa mengunjungi Misool, kini Misool sedang ditata agar kunjungan wisatawan semakin meningkat,” kata Yusuf saat dihubungi Kompas.com.

Sebelum dilakukannya koordinasi dengan para operator kapal cepat, Yusuf mengatakan bahwa Pulau Misool sedikit sulit dijangkau karena jarak sangat jauh.

Dia juga menambahkan bahwa transportasi lokal masih belum ada. Namun kini untuk pergi ke Pulau Misool, wisatawan dapat menggunakan kapal cepat yang melayani tiga kali pelayaran mengelilingi pulau tersebut.

Untuk menjangkau seluruh tempat wisata yang berada di Raja Ampat, Ranny mengimbau agar para wisatawan memilih kapal pesiar yang melibatkan masyarakat lokal sebagai pemandu wisata.

Baca juga: Kapal Pesiar Aqua Blu Kandas di Wilayah Terumbu Karang Raja Ampat

Sebab, masyarakat lokal lebih mengerti akan pasang surut air Raja Ampat. Jika melibatkan orang setempat, tentu mereka lebih familiar dengan medan yang diterjang.

Tidak hanya itu, masyarakat lokal yang menjadi pemandu wisata juga sudah ada beberapa yang bersertifikat. Mereka bahkan telah mendapatkan pelatihan dari HPI mengenai terumbu karang.

Kepulauan Wayag di Raja Ampat, Papua.BARRY KUSUMA Kepulauan Wayag di Raja Ampat, Papua.

Wisatawan yang mengunjungi Raja Ampat dengan kapal pesiar yang memiliki pemandu wisata masyarakat lokal, maka akan dibekali banyak sekali informasi soal terumbu karang.

Ranny mengatakan bahwa program edukasi terumbu karang merupakan hasil kerjasama dengan pemerintah setempat dan beberapa dinas yang terkait.

Beberapa edukasi terkait terumbu karang yaitu informasi mengenai larangan menginjak dan menyentuh terumbu karang, serta kedalaman yang diperbolehkan untuk menyelam sehingga tidak mengganggu terumbu karang.

Terkait dengan pemberitaan soal kapal pesiar Aqua Blu yang kandas, Ranny berharap pemberitaan tersebut tidak merubah pemikiran masyarakat.

“Semoga tidak mempengaruhi minat kunjungan tamu ke daerah kami. Masih banyak tempat lain yang bisa dilihat di Raja Ampat,” kata Ranny.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips dan Cara Masak Steak ala Restoran di Rumah untuk Pemula

Tips dan Cara Masak Steak ala Restoran di Rumah untuk Pemula

Makan Makan
Cari Tahu Rasa Kopi dengan Berbagai Pancaindra, Tertarik?

Cari Tahu Rasa Kopi dengan Berbagai Pancaindra, Tertarik?

Makan Makan
Imbauan Hong Kong untuk Wisatawan Terkait Situasi Terbaru Virus Corona

Imbauan Hong Kong untuk Wisatawan Terkait Situasi Terbaru Virus Corona

Jalan Jalan
Vietnam Batasi Turis Asing Masuk, Harus Karantina 14 Hari

Vietnam Batasi Turis Asing Masuk, Harus Karantina 14 Hari

Whats Hot
Cerita Hotel Dalton Sediakan Tempat Istirahat Tenaga Medis Covid-19

Cerita Hotel Dalton Sediakan Tempat Istirahat Tenaga Medis Covid-19

Whats Hot
Cerita Taman Hiburan di Jepang: Tutup, tapi Bersiap Sambut Pengunjung

Cerita Taman Hiburan di Jepang: Tutup, tapi Bersiap Sambut Pengunjung

Jalan Jalan
[POPULER TRAVEL] WNA Tidak Bisa Masuk Indonesia | Es Krim Viennetta

[POPULER TRAVEL] WNA Tidak Bisa Masuk Indonesia | Es Krim Viennetta

Whats Hot
OYO Indonesia Siapkan Kamar Hotel untuk Tenaga Medis Covid-19

OYO Indonesia Siapkan Kamar Hotel untuk Tenaga Medis Covid-19

Jalan Jalan
Kisah Turis Asing Terjebak di Asia karena Pandemi Global Virus Corona

Kisah Turis Asing Terjebak di Asia karena Pandemi Global Virus Corona

Jalan Jalan
Cara Memindahkan Jadwal Penerbangan AirAsia Indonesia yang Dibatalkan

Cara Memindahkan Jadwal Penerbangan AirAsia Indonesia yang Dibatalkan

Travel Tips
Jepang Batasi Turis Asing Masuk, Termasuk WNI

Jepang Batasi Turis Asing Masuk, Termasuk WNI

Travel Tips
Orang Jepang, China, dan Korea Sering Pakai Masker, Ternyata Ini Alasannya...

Orang Jepang, China, dan Korea Sering Pakai Masker, Ternyata Ini Alasannya...

Travel Tips
Gerakan Masker Kain, Ajakan untuk Desainer Lokal Produksi 100.000 Masker Kain

Gerakan Masker Kain, Ajakan untuk Desainer Lokal Produksi 100.000 Masker Kain

Whats Hot
Ada Tenaga Medis di Purwokerto Diusir dari Kostan, Aksara Homestay Beri Penginapan Gratis

Ada Tenaga Medis di Purwokerto Diusir dari Kostan, Aksara Homestay Beri Penginapan Gratis

Whats Hot
12 Bandara di Indonesia Terapkan Layanan Pelanggan Virtual, Seperti Apa?

12 Bandara di Indonesia Terapkan Layanan Pelanggan Virtual, Seperti Apa?

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X