Kompas.com - 31/12/2019, 19:30 WIB
Istana anak di TMII, Jakarta saiko3p / Shutterstock.comIstana anak di TMII, Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, diguyur hujan sejak pukul 15:30 WIB. Walau begitu, pengunjung TMII yang datang untuk merayakan tahun baru tetap berdatangan.

Pengunjung memilih untuk berteduh dan tetap menunggu pesta kembang api di Danau Arsipel Indonesia.

Hujan lebat tersebut tidak menghilangkan semangat pengunjung untuk menyaksikan pesta kembang api sebagai tanda pergantian tahun.

Kepala Humas TMII Adi Widodo mengatakan bahwa kondisi kepadatan pengunjung terkini mencapai angka 20.000 orang.

Baca juga: Acara Tahun Baru di TMII, dari Campur Sari sampai Kembang Api

"Sampai jam ini pengunjung sudah 20.000 (19.00 WIB), kami berharap terus bertambah untuk bersama-sama merayakan pergantian tahun," kata Adi ketika ditemui Kompas.com di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (31/12/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk lahan parkir sendiri, pihak TMII telah menyediakan lahan parkir di beberapa lokasi yang mudah diakses oleh pengunjung. Beberapa di antaranya adalah jalanan sepanjang danau dan pinggiran setiap anjungan.

Antisipasi lahan parkir tersebut disediakan bagi para pengunjung TMII yang datang menggunakan roda dua dan roda empat.

Terlebih lagi lahan dekat danau yang nanti akan diramaikan oleh penonton pesta kembang api, sehingga para pengunjung bisa parkir dekat dengan keramaian.

Sementara untuk alur lalu lintas mobil di dalam TMII, Adi mengatakan bahwa mobil diimbau untuk tidak melalui jalur dalam. Terutama jika hanya untuk sekadar lewat dan tidak memarkirkan kendaraan.

Sebab, hal tersebut akan mengakibatkan kemacetan yang panjang dengan lebar jalur yang mengecil karena lahan parkir tersebut.

Jalur dalam yang dimaksud adalah jalur yang memutari danau dan jalur di depan anjungan.

"Khusus kendaraan roda empat, kita imbau melalui jalur luar TMII. Karena jalur dalam pinggir danau akan banyak kerumuman masyarakat yang menyaksikan kembang api," kata Adi.

Adi mengatakan bahwa kendaraan roda empat lebih baik melewati jalur luar dari arah Snowbay ke arah Taman Burung jika hanya ingin mengitari TMII.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Travel Tips
5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

Travel Tips
Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.