Uniknya Perayaan Cap Go Meh Zaman Dulu, Bedakah dengan Masa Kini?

Kompas.com - 09/02/2020, 10:08 WIB
Warga keturunan etnis China berdoa merayakan tahun baru Imlek 2570 di Wihara Dharma Bakti, Jakarta, Selasa (5/2/2019). Perayaan Imlek akan berlangsung selama 15 hari dan ditutup dengan Cap Go Meh. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga keturunan etnis China berdoa merayakan tahun baru Imlek 2570 di Wihara Dharma Bakti, Jakarta, Selasa (5/2/2019). Perayaan Imlek akan berlangsung selama 15 hari dan ditutup dengan Cap Go Meh.

KOMPAS.com Cap Go Meh, atau tanggal 15 Cia-gwee merupakan hari yang disebut sebagai penutup perayaan Tahun Baru Imlek.

Masyarakat Tionghoa akan melakukan perayaan sebagai penutupan perayaan Tahun Baru Imlek yang tidak kalah meriahnya dari saat pergantian tahun terjadi.

Mengutip buku “Hari-Hari Raya Tionghoa” yang ditulis oleh Marcus A.S terbitan Suara Harapan Bangsa, Cap Go Meh juga disebut sebagai pesta Goan Siauw atau hari lahirnya Roh Yang Memerintahkan Bumi dan Langit (Siang Goan Thian Koan).

Baca juga: Sudah Ada Sejak 2 Abad Lalu, Ini Cara Membuat Lontong Cap Go Meh

Dalam sejarahnya, roh yang juga disebut dengan Tiong Goan Tee Koan lahir pada tanggal 15 Cit-gwee Imlek (bulan ketujuh).

Namun, Cap Go Meh tetap dilakukan oleh masyarakat Tionghoa sebagai penghormatan akan Siang Goan Thian Koan yang akan mengampuni seluruh dosa manusia.

Siang Goan Thian Koan merupakan salah satu dari Tiga Penguasa Bumi bersama dengan Tiong Goan Tee Koan dan Hee Goan Sui Koan.

Melansir Tridharma.or.id, Senin (27/1/2020), Thian Koan adalah Dewa Penguasa Langit. Sementara Tee Koan adalah Dewa Penguasa Bumi, dan Sui Koan adalah Dewa Penguasa Air.

Perayaan Cap Go Meh zaman dulu

Pada zaman pemerintahan Kaisar Tong Jwee Cong tahun 710 – 712 Masehi, Cap Go Meh dirayakan secara besar-besaran dengan pendirian pohon setinggi 100 kaki yang diperintahkan oleh kaisar.

Pada pohon tersebut, lilin yang ditaruh di dalam gelas akan dipasang sebanyak kurang lebih 50.000 buah untuk menerangi pohon yang diberi nama Go San.

Selama perayaan Cap Go Meh, kaisar akan memperbolehkan rakyatnya untuk mendekati istana.

Kota Terlarang, Beijing, China.Shutterstock Kota Terlarang, Beijing, China.

Namun pada hari-hari biasa, masyarakat tidak boleh mendekati istana. Tidak hanya itu, istana akan dijaga dengan sangat ketat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Ciletuh Geopark Run, Siap-siap Eksplorasi Sunset Pantai Palangpang

Ada Ciletuh Geopark Run, Siap-siap Eksplorasi Sunset Pantai Palangpang

Jalan Jalan
Mencicipi Soto Betawi Haji Ma'ruf, Soto Betawi dengan Kuah Susu Pertama

Mencicipi Soto Betawi Haji Ma'ruf, Soto Betawi dengan Kuah Susu Pertama

Makan Makan
Tokyo Disneyland Tutup Sementara, Bagaimana Tiket yang Sudah Terbeli?

Tokyo Disneyland Tutup Sementara, Bagaimana Tiket yang Sudah Terbeli?

Whats Hot
Universal Studios Japan, Tokyo Disneyland, DisneySea Tutup karena Virus Corona

Universal Studios Japan, Tokyo Disneyland, DisneySea Tutup karena Virus Corona

Whats Hot
Jepang Membarui Pembatasan untuk Wisatawan Terkait Virus Corona

Jepang Membarui Pembatasan untuk Wisatawan Terkait Virus Corona

Whats Hot
Wabah Virus Corona, Banyak Wisatawan Pilih Bali Ketimbang Eropa

Wabah Virus Corona, Banyak Wisatawan Pilih Bali Ketimbang Eropa

Whats Hot
17 Roti Favorit di BreadTalk, Mana yang Kamu Suka?

17 Roti Favorit di BreadTalk, Mana yang Kamu Suka?

Makan Makan
Nostalgia Tiga Generasi di Soto Betawi Haji Ma'ruf, Berdiri Sejak 1940

Nostalgia Tiga Generasi di Soto Betawi Haji Ma'ruf, Berdiri Sejak 1940

Makan Makan
Soto Betawi Haji Ma'ruf, Kuliner Legendaris Jakarta Langganan Para Pejabat

Soto Betawi Haji Ma'ruf, Kuliner Legendaris Jakarta Langganan Para Pejabat

Makan Makan
Krui, Destinasi Wisata Jagoan Lampung dengan Segudang Potensi

Krui, Destinasi Wisata Jagoan Lampung dengan Segudang Potensi

Whats Hot
Visa Umrah Dihentikan Sementara, Travel Agent Cari Cara Pulangkan Jemaah

Visa Umrah Dihentikan Sementara, Travel Agent Cari Cara Pulangkan Jemaah

Whats Hot
Mau Tahu Tempat Wisata Menarik di Lampung? Ikut Krakatau Geopark Run

Mau Tahu Tempat Wisata Menarik di Lampung? Ikut Krakatau Geopark Run

Whats Hot
Bisnis Minuman Gibran Punya Varian Batu Bara, Seperti Apa Rasanya?

Bisnis Minuman Gibran Punya Varian Batu Bara, Seperti Apa Rasanya?

Makan Makan
Viral Foto Es Kopi Susu Campur Kecap Bango, Dijual di Kedai Kopi

Viral Foto Es Kopi Susu Campur Kecap Bango, Dijual di Kedai Kopi

Makan Makan
[POPULER TRAVEL] Bisnis Kuliner Gibran dan Kaesang | Makanan saat Musim Hujan

[POPULER TRAVEL] Bisnis Kuliner Gibran dan Kaesang | Makanan saat Musim Hujan

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X