Kapal Pesiar Dikarantina karena Virus Corona, Penumpang Diberi Makanan Lezat

Kompas.com - 13/02/2020, 22:41 WIB
Ilustrasi pelabuhan Yokohama di Jepang. SHUTTERSTOCK/TANUTKIJIlustrasi pelabuhan Yokohama di Jepang.

Perusahaan kapal pesiar tersebut juga menyediakan akses kepada para konselor profesional berkemampuan bahasa asing untuk membantu penumpang yang merasa stres karena terjebak di dalam kapal.

Kemudian, mereka juga akan memberikan pengembalian uang secara penuh dan kredit pesiar di waktu mendatang bagi para penumpang yang dikarantina.

Keindahan pelabuhan Yokohama

Pelabuhan Yokohama yang berjarak sekitar 30 menit dari selatan Tokyo merupakan salah satu tempat yang indah di Jepang. Lokasi tersebut dipilih sebagai antisipasi pencegahan semakin merebaknya virus corona.

Baca juga: Menikmati Sejarah Masa Lalu ala Yokohama

Keindahan pemandangan yang ditawarkan tersebut juga dianggap memberikan hiburan tersendiri.

Meski hidangan nikmat dan pemandangan indah mungkin cukup dapat menghibur selama sehari atau dua hari, namun mayoritas penumpang kapal pesiar Diamond Princess tidak dapat dipungkiri tetap ingin kembali ke rumah secepat mungkin.

Kondisi terkini

Ilustrasi fasilitas hiburan di dek Diamond Princess. SHUTTERSTOCK/ANUTR YOSSUNDARA Ilustrasi fasilitas hiburan di dek Diamond Princess.

Menurut pemberitaan Reuters, kapal pesiar Diamond Princess memiliki sekitar 3.700 penumpang. Kapal tersebut memiliki kapasitas untuk 1.100 awak kapal dan 2.670 penumpang.

Kapal tersebut mulai dikarantina karena seorang pria yang turun di Hongkong didiagnosis terkena virus tersebut.

Kapal akan dikarantina selama dua minggu mulai dari kapal berada di pelabuhan Yokohama pada Senin (3/2/2020) lalu.

Halaman:


Sumber Reuters,
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X