Bogor Bakal Punya Pusat Kuliner, Isinya Beragam Street Food Khas Bogor

Kompas.com - 15/02/2020, 23:06 WIB
Proses pembuatannya yang masih tradisional merupakan cirikhas Laksa Bogor yang satu ini. Menggunakan rempah-rempah hasil resep turun temurun, laksa ini juga masih memanaskan kuahnya menggunakan api dari arang kayu. KOMPAS.com/Muhammad Irzal AdiakurniaProses pembuatannya yang masih tradisional merupakan cirikhas Laksa Bogor yang satu ini. Menggunakan rempah-rempah hasil resep turun temurun, laksa ini juga masih memanaskan kuahnya menggunakan api dari arang kayu.

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bogor akan menata ratusan pedagang kaki lima (PKL) dan membangun pusat kuliner yang diarahkan menjadi destinasi wisata kuliner di sejumlah lokasi di kota itu.

"Penataan PKL ini untuk menertibkan lokasi PKL sekaligus menata kawasan kota agar Kota Bogor menjadi lebih indah," kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim di Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2020), seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: Kuliner Legendaris di Bogor, Cungkring Pak Jumat Jalan Suryakencana

Menurut Dedie, para PKL yang akan ditata kemudian lokasinya dibangun pusat kuliner antara lain, di Kelurahan Sempur Bogor Tengah, di Jalan Ciremai dekat Taman Kencana Bogor Tengah, di Jalan Semeru Bogor Barat, di Sukasari Bogor Timur dan di sekitar GOR Pajajaran Tanah Sareal. Jumlahnya sekitar 300 PKL.

Rencana penataan PKL tersebut telah dibahas antara Pemerintah Kota Bogor dengan pihak ketiga, antara lain, PT Mayora, Bank Jabar Banten (BJB) dan Koperasi PKL, pada rapat koordinasi di Balai Kota Bogor, Jumat (14/2/2020).

Ramainya Soto Lamongan Goyang Lidah malam hari di Ruko Bogor Permai, Jalan Jendral Sudirman, Bogor, Kamis (1/6/2017). Soto Goyang Lidah ialah Soto Lamongan yang berjualan di Bogor sejak tahun 1999.KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Ramainya Soto Lamongan Goyang Lidah malam hari di Ruko Bogor Permai, Jalan Jendral Sudirman, Bogor, Kamis (1/6/2017). Soto Goyang Lidah ialah Soto Lamongan yang berjualan di Bogor sejak tahun 1999.

Untuk PKL di Kelurahan Sempur yang telah membentuk koperasi dan beranggota 120 PKL, menurut Dedie, Pemkot Bogor bersama pihak ketiga akan mendata lokasi dan fasilitas yang akan dibangun. Yakni berupa bangunan tenda yang seragam agar dapat menampung seluruh PKL yang telah terdaftar.

Pemerintah Kota Bogor bersama Perumda Pasar Pakuan Jaya juga akan menata PKL di Jalan Ciremai, dekat Taman Kencana.

"Kalau lokasi di Kelurahan Sempur masih memungkinkan, ada juga opsi untuk memindahkan PKL dari Jalan Ciremai ke Kelurahan Sempur, tapi opsi ini baru sebatas usulan," katanya.

Baca juga: 8 Tempat Glamping di Bogor, Cocok untuk Libur Natal dan Tahun Baru

Kemudian, penataan PKL di Jalan Semeru, ada sebanyak 45 pedagang yang akan direlokasi ke Rumah Sakit Marzuki Mahdi. "Pihak Marzuki Mahdi sudah mengizinkan kita membangun sentra kuliner di sana," katanya.

PKL sebanyak 45 pedagang yang direloksi ke Rumah Sakit Marzuki Mahdi ini akan dibangunkan tenda yang seragam oleh pihak ketiga.

Para PKL di Sukasari yang jumlahnya sebanyak 135 pedagang, juga akan direlokasi dan dibangunkan tenda-tenda di pusat kuliner oleh pihak ketiga.

PKL di sekitar GOR Pajajaran yang jumlahnya 30 pedagang, juga akan ditata dan dibangunkan tenda yang seragam oleh pihak ketiga.

Pemerintah Kota Bogor dan pihak ketiga, masih mendata dan PKL dan lokasi yang akan dibangunkan tenda-tenda untuk pusat kuliner. (ANTARA/Riza Harahap/Sri Muryono)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X