Serasa Uji Nyali, Menyusuri Lorong Misterius Penuh Tulang Manusia

Kompas.com - 20/02/2020, 22:51 WIB
Penampakan lorong Catacombs of Paris. SHUTTERSTOCK/ANDREA IZZOTTIPenampakan lorong Catacombs of Paris.

KOMPAS.com - Paris dikenal sebagai kota yang germerlap dengan nuansa romantisme.

Namun di balik itu, tepat berada di bawah Kota Paris, kamu akan menemukan sebuah terowongan yang dipenuhi jutaan tulang belulang manusia.

Tempat ini disebut The Catacombs of Paris. Sebuah ossuary alias tempat penyimpanan tulang manusia ini menjadi daya tarik wisata tersendiri.

Baca juga: Wisata Misteri ke Pulau Poveglia yang Diasingkan, Terdapat Kuburan Masal

Berusia 3 abad

Catacombs bawah tanah di Paris. SHUTTERSTOCK/TATIANA POPOVA Catacombs bawah tanah di Paris.

Melansir nomadicmatt.com, catacombs dibangun pada akhir abad ke-18.

Pada waktu itu ada perluasan lahan perkotaan, berdampak pula pada makam di tengah kota.

Sehingga tulang belulang mayat warga Paris yang telah meninggal dipindahkan ke sebuah terowongan. Pemindahan ini terjadi mulai akhir abad ke-18 sampai pertengahan abad ke-19.

Baca juga: Jelajah Wisata Misteri di Pulau Boneka, Diselimuti Kisah Tragis

Tulang-tulang tersebut selalu dipindahkan pada malam hari. Disertai suatu ritual dan nyanyian yang dipimpin seorang pastor sepanjang perjalanan dari makam menuju terowongan.

Awalnya, sisa tulang tersebut hanya disimpan dan diletakkan begitu saja.

Namun pada akhirnya, sisa tulang-tulang tersebut ditata dan ditampilkan dengan cara unik yang dapat kamu lihat sekarang.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X