Kompas.com - 04/04/2020, 12:01 WIB
Presiden Princess Cruises Jan Swartz membentuk hati dengan kedua tangannya ke arah kapal pesiar Diamond Princess, saat penumpang turun dari kapal setelah karantina, akibat penularan virus korona baru (COVID-19) di dermaga di Yokohama, Jepang, Kamis (20/2/2020), dalam gambar yang didapatkan dari video di media sosial. ANTARA FOTO/Princess Cruises via REUTERS/aww/cfo ANTARA FOTO/Princess Cruises via REUTERS/PRINCESS CRUISESPresiden Princess Cruises Jan Swartz membentuk hati dengan kedua tangannya ke arah kapal pesiar Diamond Princess, saat penumpang turun dari kapal setelah karantina, akibat penularan virus korona baru (COVID-19) di dermaga di Yokohama, Jepang, Kamis (20/2/2020), dalam gambar yang didapatkan dari video di media sosial. ANTARA FOTO/Princess Cruises via REUTERS/aww/cfo


JAKARTA, KOMPAS.com - Penularan virus corona rentan ditemukan pada moda transportasi. Hal ini membuat orang menunda sementara bepergian menggunakan transportasi umum. 

Saat pandemi virus corona pesawat terbang dan kapal pesiar banyak menjadi sorotan. Lantaran kasus penyebaran virus corona ditemukan di dua transportasi ini.

Namun, kapal pesiar lah yang paling terkena dampak. Mulai dari infeksi virus corona dalam jumlah besar, karantina lokal, hingga pemberhentian operasional untuk semua rute.

Bukan tanpa alasan, kapal pesiar memang menjadi transportasi yang lebih rentan terpapar virus corona dibandingkan pesawat, mengapa?

Baca juga: Fakta Evakuasi 69 WNI Kru Kapal Diamond Princess dari Jepang ke Pulau Sebaru Kepulauan Seribu

Melansir CNN, kuncinya ada pada filter khusus dalam pesawat modern yaitu HEPA. Penggunaan filter tersebut sama miripnya dengan yang digunakan di ruang operasi rumah sakit.

Udara dalam kabin merupakan campuran resirkulasi dan udara segar dari luar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Meskipun kepadatan penumpang sangat tinggi, udara dari sistem ventilasi sangat bersih." kata seorang profesor mekanik teknik di Universitas Purdue Indiana, Qingyan Chen seperti dikutip CNN.

Chen menyebut filter HEPA mampu memblokir partikel dengan diameter 0,3 mikron atau lebih besar, dengan efisiensi 99 persen atau lebih tinggi.

Baca juga: Imbauan Hong Kong untuk Wisatawan Terkait Situasi Terbaru Virus Corona

Ilustrasi kabin pesawatShutterstock.com Ilustrasi kabin pesawat

Namun, peneliti penyebaran partikel udara dalam kendaraan penumpang itu berpendapat tidak semua udara di dalam kabin bersih.

Hal ini dikarenakan jika seseorang batuk, bersin, berbicara, dan lainnya dapat mentransmisikan ke penumpang terdekat sebelum ditangkap filter HEPA.

Halaman:
Baca tentang


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Tips Menginap di La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Harus Reservasi

4 Tips Menginap di La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Harus Reservasi

Travel Tips
Masuk 50 Desa Wisata Terbaik, Desa Wisata Selasari Pangandaran Andalkan Wisata Alam

Masuk 50 Desa Wisata Terbaik, Desa Wisata Selasari Pangandaran Andalkan Wisata Alam

Jalan Jalan
Maroko Cabut Bebas Visa WNI, Harga Paket Wisata Jadi Lebih Mahal

Maroko Cabut Bebas Visa WNI, Harga Paket Wisata Jadi Lebih Mahal

Travel Update
Hotel dan Paket Wisata Belum Dipesan Turis Asing, Ini Kata Pelaku Pariwisata

Hotel dan Paket Wisata Belum Dipesan Turis Asing, Ini Kata Pelaku Pariwisata

Travel Update
Indonesia Sudah Terima Turis Asing, tetapi Belum Ada yang Beli Paket Wisata

Indonesia Sudah Terima Turis Asing, tetapi Belum Ada yang Beli Paket Wisata

Travel Update
Maskapai di Selandia Baru Ubah Pesawat Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19

Maskapai di Selandia Baru Ubah Pesawat Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19

Travel Update
Dari Sekadar Penghangat hingga Jadi Simbol Budaya, Berikut Kisah tentang Ulos

Dari Sekadar Penghangat hingga Jadi Simbol Budaya, Berikut Kisah tentang Ulos

BrandzView
Thailand Akan Cabut Syarat Karantina untuk Turis dari 10 Negara

Thailand Akan Cabut Syarat Karantina untuk Turis dari 10 Negara

Travel Update
Gunungkidul Siapkan Lokasi QR Code Bus Pariwisata, Antisipasi Macet Saat Uji Coba Buka Wisata

Gunungkidul Siapkan Lokasi QR Code Bus Pariwisata, Antisipasi Macet Saat Uji Coba Buka Wisata

Travel Update
Seperti Indonesia, Thailand Kurangi Periode Karantina Turis Asing

Seperti Indonesia, Thailand Kurangi Periode Karantina Turis Asing

Travel Update
KAI Kembali Hadirkan Livery Jadul 1953-1991 pada KA Legendaris

KAI Kembali Hadirkan Livery Jadul 1953-1991 pada KA Legendaris

Travel Update
Bukit Pinteir Bangka Tengah yang Dekat Bandara dan Hotel, Pas untuk Pencinta Hiking

Bukit Pinteir Bangka Tengah yang Dekat Bandara dan Hotel, Pas untuk Pencinta Hiking

Jalan Jalan
Rute ke Angkringan Griyo Aji Somo, Rumah Makan Bernuansa Jawa-Bali di Wonogiri

Rute ke Angkringan Griyo Aji Somo, Rumah Makan Bernuansa Jawa-Bali di Wonogiri

Travel Tips
5 Aktivitas Menarik di La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Bisa River Tubing

5 Aktivitas Menarik di La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Bisa River Tubing

Jalan Jalan
4 Fasilitas di La' Ranch Glamping, Ada River Tubing

4 Fasilitas di La' Ranch Glamping, Ada River Tubing

Jalan Jalan

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.