Kompas.com - 22/04/2020, 16:06 WIB
Keindahan bangunan arsitektur Eropa, buatan Belanda di Lawang Sewu, Semarang, Rabu (28/3/2018). KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAKeindahan bangunan arsitektur Eropa, buatan Belanda di Lawang Sewu, Semarang, Rabu (28/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com – Bagi yang belum pernah mengunjungi Lawang Sewu, kamu bisa mengunjunginya melalui tur virtual bersama PT Kereta Api Pariwisata (Kawisata).

Tur virtual yang akan dilaksanakan pada 23 April 2020 tersebut akan dimulai pukul 10.00 – 10.40 WIB melalui Zoom.

Baca juga: Pengalaman Ikut Virtual Tour Kampung Tugu, Apa Menariknya?

“Kegiatan ini diselanggarakan sebagai upaya kami untuk menghadirkan travelling kepada masyarakat yang sudah rindu travelling di tengah pandemi Covid-19,” kata Manager Humas Kawisata, Ilud Siregar, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (22/4/2020).

“Masyarakat bisa mengikuti kegiatan tur virtual ke Lawang Sewu tetapi tetap aman beraktivitas di rumah saja sesuai dengan anjuran dari pemerintah,” lanjutnya.

Ilud menuturkan bahwa Lawang Sewu merupakan salah satu destinasi wisata sejarah yang menyimpan banyak cerita menarik yang patut diketahui masyarakat.

Tidak hanya itu, gedung tersebut merupakan aset yang dimiliki oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang dikelola oleh Kawisata.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Yuk Jalan-Jalan Dari Rumah Keliling Lawang Sewu! Halo #SahabatKawisata, Bagi kamu yang sudah mulai merasa bosen dan rindu banget jalan-jalan, gak perlu khawatir lagi nih, karena kamu bisa travelling #dirumahaja. Ikutan yuk virtual tour bersama @kawisata menjelajah Lawang Sewu, ikon kota Semarang. . Kalian akan diajak keliling ke beberapa spot menarik Lawang Sewu antara lain area balkon, lantai 2 & 3, juga ruang atas Lawang Sewu yang biasanya tertutup untuk umum. Selama tur akan dipandu oleh guide yang keren pastinya ???????? . Virtual tour akan diadakan pada: Hari: Kamis, 23 April 2020 Pukul :10.00 - 10.40 WIB Biayanya hanya dengan #limabelasribuaja (15k)/orang, kalian bisa jalan-jalan asik dan aman tanpa khawatir. Selain itu, kalian juga sudah turut berdonasi Lhooo! Karena 10% dari penjualan tiket akan disumbangkan bagi orang-orang yang membutuhkan yang terkena dampak pandemi Covid-19. . Yuk daftarkan segera! Kapan lagi virtual travelling sambil berdonasi.. . Info selengkapnya bisa diliat pada gambar ya ???? #kawisata #travellingdirumahaja #virtualtourlawangsewu #dirumahaja #lawancorona

A post shared by PT Kereta Api Pariwisata (@kawisata) on Apr 21, 2020 at 7:26am PDT

Selanjutnya, Ilud mengatakan bahwa alasan dipilihnya Lawang Sewu sebagai tempat untuk dijelajahi secara virtual adalah karena gedung tersebut merupakan ikon kota Semarang.

“Banyak cerita sejarah dan fakta unik di Lawang Sewu. Seperti sejarah gedung Lawang Sewu yang juga berkaitan dengan sejarah kereta api Indonesia, jumlah pintu, arsitektur bangunannya, serta multifungsinya gedung Lawang Sewu,” tutur Ilud.

Dalam tur virtual nanti, konsepnya adalah dilakukan secara online dan dipandu oleh seorang pemandu wisata yang berada di Lawang Sewu.

Beberapa lokasi yang akan dijelajahi antara lain adalah area gedung Lawang Sewu, balkon, lantai dua, dan lantai tiga.

Wisatawan sedang berfoto berlatarkan mozaik kaca di bangunan arsitektur Eropa, di Lawang Sewu, Semarang, Rabu (28/3/2018). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Wisatawan sedang berfoto berlatarkan mozaik kaca di bangunan arsitektur Eropa, di Lawang Sewu, Semarang, Rabu (28/3/2018).

Untuk mengikutinya, kamu hanya perlu melakukan registrasi ke nomor 081316846235 atas nama Rizka. Selanjutnya, kamu membayar Rp 15.000 ke rekening Mandiri 1220005450849 atas nama PT Kereta Api Pariwisata.

“10 persen pendapatan akan didonasikan kepada mereka yang membutuhkan dan terdampak virus corona dalam bentuk bahan-bahan kebutuhan pokok sehari-hari, dan juga sembako,” ujar Ilud.

Kendati saat ini tur virtual hanya dilakukan di Lawang Sewu, tetapi Ilud mengatakan akan ada program untuk tempat wisata lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Travel Update
Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Travel Update
Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Travel Update
Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Travel Update
Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Travel Update
10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

Jalan Jalan
Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jalan Jalan
Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Jalan Jalan
Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Travel Update
Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Festival Olahraga Berskala Internasional Bakal Digelar di Sejumlah Destinasi

Festival Olahraga Berskala Internasional Bakal Digelar di Sejumlah Destinasi

Travel Update
Libur Panjang Waisak 2022, Angkasa Pura I Layani 651.000 Penumpang

Libur Panjang Waisak 2022, Angkasa Pura I Layani 651.000 Penumpang

Travel Update
Jepang Akan Terima Turis Asing dari 4 Negara dalam Grup Wisata

Jepang Akan Terima Turis Asing dari 4 Negara dalam Grup Wisata

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.