Kompas.com - 08/05/2020, 18:28 WIB

Lanjutnya, ia bahkan sampai sekarang tidak mengetahui mengapa tujuan makan keluarganya selalu di McDonald's Sarinah.

Ia biasa memesan nasi ayam spesial pakai telur. Pada saat menunggu pesanan datang, ia mengaku sering sampai terkantuk-kantuk.

"Mama aku pesan makanan. Nah aku, papa sama adekku ya duduk saja. Terus biasanya aku udah tidur jadi ngantuk-ngantuk gitu, sampai aku makan disuapin mama sambil ngantuk," kenangnya.

"Aku juga pernah foto sama Paman Ronald kayaknya. Semua bocah kayaknya pernah foto sama patung itu deh kalau ke Sarinah," ujarnya.

Seorang karyawan swasta di Jakarta, Riviera Tiatira Vanblijenburgh (23) bahkan masih menyimpan foto momen masa kecilnya di McDonald's Sarinah.

Menurutnya, setiap akhir pekan ia bersama keluarga selalu menyempatkan diri makan di McDonald's bersejarah itu.

"Ini tuh salah satu foto gue zaman bocah, di mana tiap weekend nunggu tante kelar kerja dari kantornya di Sarinah. Jadi dari bocah udah nongkrong di sana. Itu kayak kegiatan rutin, enggak mungkin enggak main ke sana," jelas Viera.

Sebelumnya, McDonald's Indonesia memiliki alasan tersendiri untuk menutup gerai bersejarahnya.

Restoran McDonalds di Gedung Sarinah, Jalan Thamrin banyak pengunjungnya (Foto diambil 29 Maret 1991). McDonalds merupakan waralaba rumah makan siap saji terbesar di dunia.KOMPAS/JULIAN SIHOMBING Restoran McDonalds di Gedung Sarinah, Jalan Thamrin banyak pengunjungnya (Foto diambil 29 Maret 1991). McDonalds merupakan waralaba rumah makan siap saji terbesar di dunia.

Dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com pada Jumat (8/5/2020), penutupan McDonald's Sarinah Thamrin tak lain karena permintaan manajemen Gedung Sarinah.

Baca juga: Alasan Restoran McDonalds yang Bersejarah di Sarinah Thamrin Jakarta Ditutup

McDonald’s Indonesia menyebutkan menerima surat resmi dari manajemen Gedung Sarinah Thamrin pada Kamis, 30 April 2020.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.