Kompas.com - 22/05/2020, 21:04 WIB
Candi Borobudur, wisata populer di Magelang, Jawa Tengah. DOK. PUSKOMPUBLIK KEMENPAREKRAFCandi Borobudur, wisata populer di Magelang, Jawa Tengah.


JAKARTA, KOMPAS.com - Dunia pariwisata bersiap untuk menyambut era baru yaitu New Normal. Hal ini juga sudah disiapkan oleh PT Taman Wisata Candi (TWC) sebagai pengelola wisata ketiga candi yaitu Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko.

Melalui rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (22/5/2020), PT TWC rencananya akan membuka kembali operasional wisata candi beserta fasilitasnya pada Juni 2020.

Baca juga: New Normal Pariwisata, Taman Wisata Candi Siapkan Protokol Baru

Sebelumnya wisata candi yang dikelola PT TWC telah ditutup kurang lebih selama tiga bulan yaitu sejak Maret 2020. Pada saat dibuka nanti, pihak TWC menyatakan siap menuju New Normal yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Dengan telah diterapkannya 'The New Normal' Pariwisata diharapkan dapat membangun kepercayaan wisatawan, sehingga dunia pariwisata dan perekonomian di kawasan ini dapat bangkit kembali. Meskipun kita yakin bahwa ini tidak akan cepat kembali normal seperti sediakala," ujar Direktur Utama PT TWC, Edy Setijono seperti dikutip rilis.

Adapun New Normal yang dilakukan di destinasi TWC meliputi:

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  1. Pengunjung wajib menggunakan masker
  2. Pengecekan suhu tubuh untuk wisatawan
  3. Visitor management yang menerapkan physical distancing
  4. Penyediaan tempat cuci tangan setiap 100 meter
  5. Menyiapkan signage atau papan informasi seputar protokol Covid-19 di sudut area wisata candi
  6. Menempatkan customer service yang handal saat bertugas dan aktif mengarahkan wisatawan untuk menjalankan protokol yang sudah ditetapkan.
  7. Pembayaran sebagian loket ticketing secara cashless guna mengurangi interaksi antara petugas dan wisatawan

 

Kompleks Candi Prambanan.DOK. PUSKOMPUBLIK KEMENPAREKRAF Kompleks Candi Prambanan.

Selain itu, upaya lainnya adalah menjaga kenyamanan dan kebersihan lingkungan pedagang, menerapkan protokol Covid-19 di area sekitar kios pedagang, serta menyiapkan pelayanan kesehatan yang prima dengan tenaga dan ruang medis yang memadai.

Sebelum membuka secara resmi destinasi wisata candi pada Juni nanti, pihak TWC akan melakukan kegiatan pre operasional dengan mengadakan tur bersama media serta travel agent, untuk memberikan informasi terkait perubahan yang telah dilakukan di dalam kawasan.

Lebih lanjut, TWC sudah memiliki berbagai persiapan untuk memperbaiki dan meningkatkan standar kualitas pelayanan menuju pariwisata yang bersih, sehat dan aman untuk menerima wisatawan.

Baca juga: New Normal Pariwisata Indonesia: Toilet Bersih hingga Tim Rescue

Hal tersebut sesuai dengan arahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang akan menerapkan program Cleanliness, Health, and Safety (CHS) di setiap destinasi wisata.

"Program ini dinilai penting, karena pandemi ini telah membuat perilaku manusia berubah. Masyarakat jauh lebih peduli terhadap faktor-faktor kebersihan, kesehatan, dan keamanan termasuk dalam melakukan aktivitas berwisata," kata Edy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.