Pengalaman Berkunjung ke Mal di Bangkok Saat New Normal

Kompas.com - 10/06/2020, 12:20 WIB
Pengunjung mengantre untuk menaiki eskalator di mal Siam Paragon, Bangkok, Thailand, Minggu (17/5/2020). Mal-mal di Thailand dibuka lagi setelah angka penularan Covid-19 melambat. MLADEN ANTONOV/AFPPengunjung mengantre untuk menaiki eskalator di mal Siam Paragon, Bangkok, Thailand, Minggu (17/5/2020). Mal-mal di Thailand dibuka lagi setelah angka penularan Covid-19 melambat.

KOMPAS.com – Pandemi virus corona membuat sebagian masyarakat dunia harus berada di rumah saja. Kesenangan untuk berbelanjan pun tidak bisa--tidak terkecuali di Thailand.

Di Thailand, department store, mal, dan pusat perbelanjaan ditutup selama hampir dua bulan akibat lockdown.

Namun, pada 17 Mei 2020, kian banyak bisnis dan kegiatan leisure diizinkan untuk dilanjutkan kembali.

Masyarakat pun berbondong-bondong pergi keluar rumah guna melepas penat. Salah satunya adalah Jenjira Mitakhot.

Baca juga: Mal di Thailand Kembali Dibuka Usai Lockdown Dilonggarkan

Mengutip Channel News Asia, Rabu (20/5/2020), dia bersama teman-temannya berkumpul saat berkunjung kembali ke Central World untuk pertama kalinya dalam empat bulan.

Rindu bersosialisasi dan berbagi makanan

Kendati mereka berkumpul di seberang pembatas, namun seperti itulah cara mereka menghabiskan waktu bersama di pujasera pusat perbelanjaan tersebut.

Sembari berkumpul, mereka menjaga jarak dengan duduk terpisah masing-masing satu meter di sisi yang berlawanan.

Jenjira bersama teman-temannya terlihat sedang mencoba untuk mengobrol sembari mengarahkan leher di sekitar pembatas yang membatasi satu bagian meja dengan bagian lainnya.

Ada pun topik yang dibicarakan adalah situasi new normal usai pandemi virus corona melanda Thailand pada Januari 2020.

“Pusat perbelanjaan merupakan tempat pertemuan sosial. Tempat saya bertemu teman-teman saya. Kami akhirnya bertemu lagi setelah saya berhenti pergi pusat perbelanjaan pada awal Februari,” kata Jenjira, mengutip Channel News Asia.

“Langkah pencegahan wabah di sini baik dan dapat diterima. Namun kami juga ingin bersosialisasi. Sangat sulit bagi kami untuk saling berbagi makanan dan mengobrol seperti ini,” imbuhnya.

Meski begitu, wanita berusia 24 tahun tersebut tetap mengikuti aturan. Tidak hanya mengenakan masker sepanjang berada di pusat perbelanjaan, ia juga kerap mengusap tangan dengan sanitizer dan tisu basah.

Baca juga: Istana Raja Thailand Kembali Dibuka, Terapkan Protokol New Normal

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X