Kompas.com - 21/06/2020, 09:38 WIB
Ilustrasi hotel oatawaIlustrasi hotel

MALANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Batu, Jawa Timur, menyatakan sebagian pelaku usaha sektor perhotelan di Kota Apel tersebut mulai diperbolehkan kembali beroperasi di tengah pandemi Covid-19, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan hingga saat ini, ada sekitar 50 hotel yang berada di Kota Batu, Jawa Timur, telah mengajukan izin kembali beroperasi usai pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) beberapa waktu lalu.

Baca juga: Siap-siap, Jatim Park 2 Dibuka Kembali 27 Juni 2020

"Untuk hotel, sudah 50 yang mengajukan. Namun, hanya 20 hotel yang kami rekomendasikan untuk dibuka," katanya usai mengikuti rapat evaluasi pelaksanaan masa transisi menuju normal baru di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2020).

Ia menjelaskan sebelum dibuka kembali, usaha perhotelan tersebut harus diverifikasi tim yang beranggotakan Gugus Tugas Penanganan Covid-19, termasuk TNI dan Polri.

Hal tersebut, lanjut Dewanti, bertujuan untuk memastikan bahwa sebelum sektor perhotelan dibuka kembali, harus sudah memenuhi beberapa kriteria yang dipersyaratkan dalam upaya untuk menekan penyebaran Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami memiliki tim verifikasi. Hotel yang beroperasi, jika didatangi tamu yang berasal dari wilayah zona merah seperti Jakarta atau Surabaya, harus menyertakan hasil tes swab," katanya.

Dewanti menambahkan langkah tersebut untuk memastikan para tamu khususnya yang berasal dari Jakarta dan Surabaya, yang menginap di wilayah Kota Batu, benar-benar terbebas dari infeksi Covid-19.

"Ketika menginap, itu harus ada hasil swab. Kalau tidak membawa surat itu, tidak boleh menginap di Batu," katanya.

Salah satu pengunjung saat memetik jeruk di Balitjestro Kota Batu, Jumat (19/7/2019).ANDI HARTIK Salah satu pengunjung saat memetik jeruk di Balitjestro Kota Batu, Jumat (19/7/2019).

Sementara itu, ujar Dewanti, untuk destinasi wisata yang ada di Kota Batu, hingga saat ini belum ada yang mengajukan izin untuk beroperasi kembali.

Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Batu bersama pelaku usaha pada sektor tersebut, akan melakukan pertemuan untuk merumuskan penerapan protokol kesehatan.

"Jangan bilang mana yang boleh buka (untuk destinasi wisata), akan tetapi mana yang siap, kita akan verifikasi," katanya.

Batu merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang mengandalkan sektor pariwisata untuk memutar perekonomian daerah. Sektor tersebut, merupakan penopang perekonomian Kota Batu yang terdampak pandemi Covid-19.

Kota Batu bersama Kota Malang dan Kabupaten Malang, hingga saat ini masih memasuki masa transisi menuju era normal baru.

Ketiga wilayah tersebut belum bisa menerapkan era normal baru secara penuh, karena tingkat penyebaran Covid-19 belum masuk kategori rendah.

Hingga saat ini, tercatat ada 344 kasus positif COVID-19. Dari total jumlah tersebut, sebanyak 104 orang dinyatakan sembuh, 31 orang meninggal dunia, dan sisanya masih menjalani perawatan. (Vicki Febrianto/Kelik Dewanto)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Punya Pantai Indah, Desa Wisata Ngilngof Cocok untuk Sport Tourism

Punya Pantai Indah, Desa Wisata Ngilngof Cocok untuk Sport Tourism

Travel Update
Janji Sandiaga di Desa Wisata Ngilngof Maluku: Perbaikan Jaringan Internet

Janji Sandiaga di Desa Wisata Ngilngof Maluku: Perbaikan Jaringan Internet

Travel Update
Berkunjung ke Kos-kosan Pelajar yang Kini Museum Sumpah Pemuda

Berkunjung ke Kos-kosan Pelajar yang Kini Museum Sumpah Pemuda

Jalan Jalan
Rute Tercepat Menuju Desa Wisata Nusa Aceh Besar dari Bandara

Rute Tercepat Menuju Desa Wisata Nusa Aceh Besar dari Bandara

Jalan Jalan
Wisata Keraton Yogyakarta Sudah Buka, Ini Syarat Berkunjungnya

Wisata Keraton Yogyakarta Sudah Buka, Ini Syarat Berkunjungnya

Travel Update
Antigen 1x24 Jam Masih Jadi Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh, Kapal, dan Bus Antarkota

Antigen 1x24 Jam Masih Jadi Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh, Kapal, dan Bus Antarkota

Travel Update
Tes PCR untuk Naik Pesawat Boleh 3x24 Jam

Tes PCR untuk Naik Pesawat Boleh 3x24 Jam

Travel Update
Fasilitas Wisata di Desa Wisata Nusa Aceh Besar, Ada Becak dan Homestay

Fasilitas Wisata di Desa Wisata Nusa Aceh Besar, Ada Becak dan Homestay

Jalan Jalan
Cerita Perajin di Desa Wisata Arborek Raja Ampat yang Terdampak Pandemi

Cerita Perajin di Desa Wisata Arborek Raja Ampat yang Terdampak Pandemi

Travel Update
4 Koleksi Menarik Museum Sumpah Pemuda, Ada Biola W.R. Supratman

4 Koleksi Menarik Museum Sumpah Pemuda, Ada Biola W.R. Supratman

Jalan Jalan
Wisata Raja Ampat Sudah Buka, tapi Kunjungan Masih Sepi

Wisata Raja Ampat Sudah Buka, tapi Kunjungan Masih Sepi

Travel Update
Paket Wisata ke Raja Ampat Mahal, Ini Kata Sandiaga

Paket Wisata ke Raja Ampat Mahal, Ini Kata Sandiaga

Travel Update
7 Cara Memilih Durian yang Sudah Matang, Manis, dan Banyak Daging

7 Cara Memilih Durian yang Sudah Matang, Manis, dan Banyak Daging

Travel Tips
Boneka Squid Game Muncul di Seoul Korea Selatan, Jadi Daya Tarik Wisatawan

Boneka Squid Game Muncul di Seoul Korea Selatan, Jadi Daya Tarik Wisatawan

Travel Update
Rute dan Aktivitas Wisata di Pantai Pasir Putih PIK 2

Rute dan Aktivitas Wisata di Pantai Pasir Putih PIK 2

Travel Tips

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.