Kompas.com - 21/06/2020, 11:00 WIB
Petugas memberi makan Jerapah (Giraffa) di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Senin (20/4/2020). Pihak pengelola Taman Margasatwa Ragunan tetap melakukan perawatan terhadap seluruh satwa selama pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/APRILLIO AKBARPetugas memberi makan Jerapah (Giraffa) di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Senin (20/4/2020). Pihak pengelola Taman Margasatwa Ragunan tetap melakukan perawatan terhadap seluruh satwa selama pandemi COVID-19.


JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta telah mengizinkan beberapa tempat wisata di Jakarta untuk membuka kembali operasional secara bertahap.

Ada empat tempat wisata di Jakarta yang dibuka pada waktu yang tak bersamaan. Satu tempat buka sejak 13 Juni 2020 dan tiga lainnya menyusul kemarin Sabtu, 20 Juni 2020.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia menyampaikan, bagi para pengelola tempat wisata atau stakeholder agar dapat sungguh-sungguh mengawasi dan mematuhi protokol kesehatan yang ada.

"Kami minta komitmen teman-teman dari industri itu sendiri untuk benar-benar berdisiplin dalam melaksanakan protokol Covid-19 di tempatnya masing-masing. Bukan hanya untuk pengunjung tapi juga untuk manajemen, dan karyawannya yang ada di sana, karena ini hasil kita bersama, kita enggak nyusun sendirian, bareng-bareng," kata Cucu dalam Live Streaming Sosialisasi Kenormalan Baru Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sabtu (20/6/2020).

Baca juga: Pelancong Bisnis Diprediksi Bakal Memulai Pergerakan Pariwisata

Cucu juga menegaskan bahwa beberapa tempat wisata yang telah dibuka wajib menaati protokol Covid-19 di antaranya membatasi kapasitas kunjungan yaitu 50 persen dari kuota biasanya, dan beragam protokol lain seperti mengenakan masker, pengecekan suhu tubuh, serta jaga jarak.

Tak hanya itu, beberapa tempat wisata juga mewajibkan pengunjung untuk melakukan reservasi terlebih dahulu untuk pembelian tiket melalui online. Hal ini guna menghindari adanya kontak fisik pada saat pembelian tiket di loket.

Berikut empat tempat wisata di Jakarta yang sudah buka bertahap dan dengan protokol kesehatan:

Pengunjung mencoba wahana permainan saat berwisata di Dufan di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (20/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka empat objek wisata di wilayah Ibu Kota pada fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Sabtu ini.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pengunjung mencoba wahana permainan saat berwisata di Dufan di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (20/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka empat objek wisata di wilayah Ibu Kota pada fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Sabtu ini.

1. Taman Impian Jaya Ancol

Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) resmi dibuka kembali pada Sabtu (20/6/2020). Pada pembukaannya, hanya beberapa wahana saja yang sudah buka di antaranya pantai Ancol, Dunia Fantasi (Dufan), Allianz Ecopark, Ocean Dream Samudra, Pasar Seni, Sea World Ancol, dan Penginapan Putri Duyung Resort.

Sementara itu, untuk Atlantis Water Adventure belum dibuka. Para pengunjung juga tidak boleh berenang di pantai.

"Kami lakukan pembatasan. Jadi di pantai sendiri ada pembatasan yaitu orang tidak boleh berenang. Dan juga ada clustering di pantai, jadi ada ukuran 4x4 dengan jarak dua meter agar tidak ada singgungan fisik antar keluarga pengunjung," kata Dept Head Corporate Communication Rika Lestari dalam Live Streaming Sosialisasi Kenormalan Baru Sektor Parekraf, Sabtu.

Pengunjung mencoba wahana permainan saat berwisata di Dufan di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (20/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka empat objek wisata di wilayah Ibu Kota pada fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Sabtu ini.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pengunjung mencoba wahana permainan saat berwisata di Dufan di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (20/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka empat objek wisata di wilayah Ibu Kota pada fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Sabtu ini.

Rika juga mengatakan, Ancol hanya dibuka untuk masyarakat yang memiliki KTP DKI Jakarta. Hal ini berarti, masyarakat yang tak memiliki KTP DKI, tak diizinkan masuk Ancol.

Selain itu, para pengunjung berusia 50 tahun ke atas dan anak-anak usia di bawah 5 tahun juga tidak diizinkan melakukan kunjungan ke Ancol.

Baca juga: Ancol Buka Hari Ini, Dufan Bisa Dikunjungi dan Larangan Berenang di Pantai

Masyarakat dapat membeli tiket ke Ancol dengan cara melakukan reservasi terlebih dahulu melalui website resmi Ancol.

"Masyarakat dapat masuk ke website Ancol di www.ancol.com kemudian di sana ada pilihan pembelian tiketnya," kata Rika.

Bagi yang tidak memiliki tiket atau melakukan reservasi online tidak diperkenankan masuk area Ancol, kata dia.

Sementara itu, untuk member annual pass dan pembelian online di luar website Ancol, harus melakukan reservasi terlebih dahulu.

"Untuk seluruh transaksi dilakukan secara non tunai, debit, kartu kredit, atau uang elektronik," tuturnya.

 

Rumah Gadang di Taman Mini Indah Indonesia, (12 1 2019).SHUTTERSTOCK/JOKO SL Rumah Gadang di Taman Mini Indah Indonesia, (12 1 2019).

2. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

Taman Mini Indonesia Indah buka bersamaan dengan Ancol yaitu 20 Juni. TMII sama-sama menerapkan protokol kesehatan di antaranya buka secara bertahap, membatasi kunjungan, dan hanya beberapa wahana yang buka.

Manager Taman Burung dan Museum Fauna Komodo, Peter Combo mengungkapkan, masyarakat belum bisa mengunjungi dua wahana yaitu Teater I-Max Keong Mas dan Snowbay Water Park.

Baca juga: TMII Buka, Teater Keong Emas dan Snowbay Water Park Belum Beroperasi

Namun, lanjutnya, masyarakat tak perlu khawatir karena anjungan sudah dapat dikunjungi, tentunya dengan protokol kesehatan.

Masyarakat yang ingin mengunjungi TMII dapat dilakukan secara online melalui website Taman Mini.

Tempat cuci tangan tersedia di sejumlah titik di dalam area Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (18/6/2020).Dokumentasi Taman Mini Indonesia Indah Tempat cuci tangan tersedia di sejumlah titik di dalam area Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (18/6/2020).

"Atau bisa juga dapat langsung ke halaman ticket.tamanmini.com di sana pengunjung dapat memilih wahana-wahana mana saja yang akan dikunjungi," jelasnya.

Namun, TMII masih melayani loket penjualan offline. Masyarakat yang tak bisa reservasi online dapat membeli tiket langsung di TMII.

"Akan ada kotak sterilisasi untuk uang bagi pengunjung yang membawa uang kertas. Kami sarankan membayar dengan non tunai dan dapat dilayani dengan kartu," ujarnya.

 

petugas sedang memberi makan satwa gajah saat simulasi pembukaan Taman Margasatwa Ragunan, Kamis (11/6/2020)KOMPAS.COM/WALDA MARISON petugas sedang memberi makan satwa gajah saat simulasi pembukaan Taman Margasatwa Ragunan, Kamis (11/6/2020)

3. Taman Margasatwa Ragunan

Kebun Binatang Ragunan sudah buka per Sabtu kemarin. Ada beberapa syarat di antaranya pengunjung hanya diizinkan masuk jika ia memiliki KTP DKI Jakarta.

Selain itu, jadwal operasionalnya dibatasi mulai pukul 08.00-13.00 WIB. Adapun jumlah pengunjung dibatasi maksimal 1.000 per hari.

Baca juga: Ada Jam Operasional Baru, Ragunan Buka 20 Juni 2020

Kebun Binatang Ragunan buka pada hari Selasa sampai Minggu.

Sama seperti tempat wisata lainnya, calon pengunjung wajib mendaftarkan diri sebelum kunjungan melalui https://ragunanzoo.jakarta.go.id/.

Selanjutnya, calon pengunjung wajib menunjukkan bukti pendaftaran online ke petugas loket beserta kode verifikasi.

Pada hari pertama pembukaan, tercatat jumlah pengunjung hanya 328 orang.

 

ILUSTRASI - Diving di Kepulauan Seribu, JakartaShutterstock/Sonny Fahmiharky ILUSTRASI - Diving di Kepulauan Seribu, Jakarta

4. Kepulauan Seribu

Masyarakat Jakarta bisa kembali melakukan wisata bahari tepatnya di Kepulauan Seribu. Pasalnya, wisata Kepulauan Seribu telah buka sejak 13 Juni 2020.

Sama seperti kebijakan tempat wisata yang diizinkan buka, Kepulauan Seribu juga menerapkan pembatasan kunjungan sebanyak 50 persen.

Semua pelaku usaha yang memiliki usaha seperti restoran, homestay, dan resort wajib menerapkan pembatasan kunjungan.

Selain itu, bagi kamu yang ingin melakukan diving di Kepulauan Seribu, wajib membawa surat keterangan sehat.

Baca juga: Mau Diving di Kepulauan Seribu? Wajib Bawa Surat Hasil Rapid Test

"Tambahan khusus untuk para penyelam yang mau berangkat ke pulau, mereka harus mempunyai surat keterangan sehat atau minimal hasil rapid test virus corona (Covid-19)," kata ketua asosiasi usaha wisata selam Jabodetabek, Ebram Harimurti di Dermaga Ancol, Sabtu (13/6/2020).

Ebram mengungkapkan, surat kesehatan tersebut merupakan protokol penting dalam usaha wisata selama saat pandemi COVID-19.

"Semuanya harus sehat sebelum berangkat ke pulau," tegas Ebram.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.