Kompas.com - 28/06/2020, 08:00 WIB
Wisatawan nusantara sedang menikmati pesona Karma Beach Bali yang terletak di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (6/3/2016) siang. Wahyu Adityo Prodjo / KOMPAS.comWisatawan nusantara sedang menikmati pesona Karma Beach Bali yang terletak di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (6/3/2016) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada era new normal, wisata petualangan diprediksi lebih digandrungi. Claudia Ingkiriwang, Komisaris Pigijo, sebuah perusahaan startup di bidang pariwisata menuturkan bahwa cara wisatawan berlibur pun berubah.

Claudia menuturkan, wisata petualangan bisa menjadi titik balik industri pariwisata Indonesia.

“Menurut survey kami, jenis wisatawan apapun akan beriorientasi alam saat ini,” kata Claudia dalam webinar Jawa Tengah Tourism Forum bertajuk “Adventure Tourism Promotion and Marketing Strategies Under Covid-19/New Normal”, Kamis (25/6/2020).

Baca juga: Tren Wisata Diprediksi Berubah Menjadi Solo Traveling dan Small Group Tour

Claudia menyebutkan, saat ini juga ada kecenderungan bagi wisatawan untuk melakukan perjalanan dengan kelompok kecil atau tur privat.

Hal ini, menurutnya, menjadi sebuah tantangan bagi para pelaku industri pariwisata yang menjual paket open trip.

“Mereka harus adjust. Bepergian dengan kelompok kecil, cost akan lebih mahal,” ujar Claudia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berlibur penuh makna

Wisatawan diprediksi akan berlibur dengan memiliki suatu tujuan tertentu. Claudia mengatakan, untuk pelancong generasi milenial cenderung memilih jenis wisata yang memiliki nilai.

Adapun nilai yang dimaksud adalah nilai sosial seperti liburan yang bisa membuat mereka menjaga kelestarian alam.

“Ini akan lebih menarik. Sebelumnya traveling cuma sekadar eksis di media sosial. Tapi sekarang bergeser ke travel with purpose,” tutur Claudia.

Tidak hanya itu, wisatawan era new normal akan lebih mencari akomodasi yang menawarkan kebersihan dan keamanan ketimbang diskon.

Jalut pendakian turis di Pulau PadarKementerian PUPR Jalut pendakian turis di Pulau Padar

Selanjutnya, apa yang akan dicari oleh wisatawan di era new normal adalah pengalaman melalui aktivitas yang menarik.

“Ketika promosi, misalnya akomodasi, yang diangkat experience karena itu yang jadi kunci untuk traveler. Ini terjadi pergeseran,” ungkap Claudia.

Mereka pun lebih memilih transportasi darat. Sebab, transportasi udara memiliki persyaratan yang cukup rumit untuk dipenuhi.

Baca juga: Bagaimana Tren Staycation Selama Era New Normal?

Referensi tempat wisata

Jika sebelumnya wisatawan akan memanfaatkan online travel agent (OTA) untuk mencari paket wisata murah, wisatawan saat ini diprediksi lebih mencari referensi tempat wisata.

Meski begitu, Claudia menuturkan bahwa mencari referensi tempat wisata dirasa cukup memadai.

“Perlu suatu wadah atau situs referensi di mana mereka bisa mencari di situ. Tadinya mereka budget oriented, sekarang experience,” kata Claudia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Travel Update
4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

Travel Tips
Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Travel Tips
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

Jalan Jalan
Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film 'House of Gucci' di Italia

Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film "House of Gucci" di Italia

Jalan Jalan
Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Travel Update
Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Travel Update
Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Travel Update
Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Travel Update
Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Travel Update
Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.