Selamat Tahun Baru Islam 1442 Hijriah, Ini Ucapan dan Doa yang Biasa Disampaikan

Kompas.com - 20/08/2020, 11:01 WIB
Sejumlah anak membawa obor sambil berkeliling saat pawai menyambut Tahun Baru Islam di Lengkong Karya, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (10/9/2018). Umat muslim dari berbagai wilayah menggelar pawai obor guna menyambut pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah yang jatuh pada Selasa, 11 September 2018. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELISejumlah anak membawa obor sambil berkeliling saat pawai menyambut Tahun Baru Islam di Lengkong Karya, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (10/9/2018). Umat muslim dari berbagai wilayah menggelar pawai obor guna menyambut pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah yang jatuh pada Selasa, 11 September 2018.

KOMPAS.com - Tepat hari ini, Kamis (20/8/2020), umat Islam di seluruh dunia merayakan Tahun Baru Islam 1442 Hijriah. Di Indonesia, Tahun Baru Islam merupakan hari libur nasional.

Dosen Komunikasi FIDKOM Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Deden Mauli Darajat mengatakan, belakangan ada kebiasaan mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam sebagai ungkapan dan doa.

"Belakangan kebiasaan mengucapkan Tahun Baru Islam mulai menyeruak. Ucapan Selamat Tahun Baru Islam mengingatkan kita bahwa hidup selalu dinamis," kata dia saat dihubungi Kompas.com, Kamis (20/8/2020).

Ucapan dan doa Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi kebiasaan. Menurut dia, aktivitas itu juga memiliki makna tersendiri bagi yang mengucapkannya maupun yang diucapkan.

Baca juga: Kraton Yogyakarta Tetap Buka, Alternatif Wisata Libur Tahun Baru Islam

Deden mengatakan, ucapan Selamat Tahun Baru Islam bermakna seseorang harus bisa berubah menjadi lebih baik di tahun yang baru.

"Jika tahun sebelumnya banyak kekurangan, maka di tahun baru harus berubah menjadi lebih baik. Jika ada kegagalan, menjadi pengingat untuk bangkit dan tetap berjuang seraya mengharap ridha Allah," ujar dia.

Tak hanya itu, Tahun Baru Islam juga memiliki makna Hijriah. Artinya adalah Hijrah. Kata Hijrah sendiri, jelasnya, memiliki makna pindah atau shifting.

"Seorang muslim yang memasuki Tahun Baru Islam harus berubah dari keburukan menuju kebaikan," sambung Deden.

Agenda pergantian Tahun Baru Islam di Lamongan, ditandai dengan pemukulan bedug dan kentongan bersama oleh jajaran Forkopimda, yang sekaligus penanda dimulainya Lamongan Muharram Festival.Dok. Humas Pemkab Lamongan Agenda pergantian Tahun Baru Islam di Lamongan, ditandai dengan pemukulan bedug dan kentongan bersama oleh jajaran Forkopimda, yang sekaligus penanda dimulainya Lamongan Muharram Festival.

Ia melanjutkan, hijrah juga bermakna keluar dari kegelapan, kebodohan dan kemunduran untuk beralih menuju cahaya illmu, penerang dan kemajuan.

Meski Tahun Baru Islam dirayakan umat Islam di Indonesia setiap tahun, tak sedikit yang bingung memilih kalimat ucapan Selamat Tahun Baru Islam.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X