6 Tips Berwisata ke Bukit Cinta Rawa Pening

Kompas.com - 06/09/2020, 19:58 WIB
Pemandangan di Bukit Cinta Rawa Pening, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. KOMPAS.com/Anggara Wikan PrasetyaPemandangan di Bukit Cinta Rawa Pening, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

KOMPAS.com - Kabupaten Semarang di Jawa Tengah memiliki pesona alam yang indah dan tak kalah dengan daerah lainnya.

Salah satu pesona itu tampak pada Danau Rawa Pening, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.

Jika ingin melihat Rawa Pening yang identik latar belakang barisan bukit dan pegunungan secara lebih dekat, kamu bisa mendatangi Bukit Cinta Rawa Pening.

Tempat ini belakangan hits sehabis renovasi. Kini, Bukit Cinta lebih dikenal sebagai spot selfie yang menarik dengan konsep wisata alam.

Baca juga: Rute dan Harga Tiket Radesa Wisata, Spot Menara Eiffel di Rawa Pening

Siapa saja yang berkunjung ke sini akan disuguhkan dengan pemandangan alam dan hawa sejuk khas Danau Rawa Pening.

Jika berencana untuk berkunjung ke Bukit Cinta Rawa Pening, maka simak dahulu tipsnya berikut ini:

1. Sampai pagi hari saat baru buka

Tips pertama adalah datang pada pagi hari menjelang pukul 07.00 WIB. Waktu operasional Bukit Cinta Rawa Pening sendiri dibuka setiap harinya pukul 07.00-16.00 WIB.

Pemandangan khas Bukit Cinta Rawa Pening yaitu rawa berlatarkan barisan bukit dan gunung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.KOMPAS.com/Anggara Wikan Prasetya Pemandangan khas Bukit Cinta Rawa Pening yaitu rawa berlatarkan barisan bukit dan gunung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Untuk itu, jika kamu ingin merasakan dinginnya Rawa Pening dan suasana yang masih tenang, coba datang pada waktu tersebut.

Usahakan datang pada saat pintu masuk dibuka yaitu tepat pukul 07.00 WIB. Hal ini karena, suasana belum ramai pengunjung dan udara pun tidak terasa panas.

Jika kamu datang di siang hari, hawa di sekitar Rawa Pening sudah terasa panas. Namun jika datang sore hari, udara akan terasa sejuk kembali, tetapi waktu akan terasa singkat karena operasional tutup pukul 16.00 WIB.

2. Datang saat cuaca cerah

Jika kamu penikmat alam dan fotografi, ada baiknya datang ke Bukit Cinta Rawa Pening pada saat cuaca sedang cerah atau tidak berkabut.

Bukit Cinta Rawa Pening yang Instagramable.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Bukit Cinta Rawa Pening yang Instagramable.

Hal tersebut karena kamu bisa melihat langsung bagaimana latar pegunungan di sekitar Danau Rawa Pening tampak gagah di sisi selatan.

Baca juga: Rute dan Harga Tiket Bukit Cinta Rawa Pening, Tempat Wisata Keren di Kabupaten Semarang

Gunung-gunung seperti Merbabu, Telomoyo, dan Ungaran akan terlihat jelas pada saat cuaca cerah.

Tak hanya pemandangan gunung, Danau Rawa Pening juga akan memantulkan warna langit biru pada saat cuaca cerah. Danau pun akan terlihat jernih dan sedap dipandang mata manusia maupun lensa kamera.

3. Datang saat hari kerja jika inginkan ketenangan

Ingin merasakan suasana yang lebih lega dan tenang, kamu bisa memilih datang ke Bukit Cinta Rawa Pening pada hari biasa atau bukan akhir pekan.

Pengunjung berfoto di jembatan panjang Bukit Cinta Rawa Pening, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.KOMPAS.com/Anggara Wikan Prasetya Pengunjung berfoto di jembatan panjang Bukit Cinta Rawa Pening, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Pada hari biasa, pengunjung tidak terlalu ramai karena biasanya mereka beraktivitas sehari-hari seperti bekerja, sekolah, dan lainnya.

Namun, kondisi sebaliknya akan kamu alami jika datang di akhir pekan. Bisa jadi, kamu tidak akan merasakan ketenangan dan leluasa karena ramainya wisatawan.

4. Mau naik perahu, ajak rombongan agar harga sewa lebih murah

Atraksi wisata yang bisa dilakukan di Bukit Cinta Rawa Pening salah satunya adalah naik perahu. Warga setempat menyediakan jasa sewa perahu untuk berkeliling danau.

Perahu di Bukit Cinta Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.KOMPAS.com/Anggara Wikan Prasetya Perahu di Bukit Cinta Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Adapun harga yang dipatok, satu perahu sebesar Rp 100.000 dengan isi maksimal 4 orang. Namun, untuk tipsnya agar mendapat harga lebih murah per orangnya, tentu kamu jangan pergi sendirian.

Kamu bisa mengajak orang atau teman untuk naik perahu bersama agar harga yang dibayar lebih murah dibandingkan sendirian.

5. Buang sampah pada tempatnya

Sama seperti lokasi wisata lainnya, pengunjung tidak boleh membuang sampah sembarangan. Selalu berpedoman bahwa tempat wisata merupakan tempat umum dan bukan milik pribadi, terlebih wisata alam.

Baca juga: Bukit Cinta Rawa Pening yang Instagramable di Kabupaten Semarang

Menjaga lingkungan juga merupakan bagian penting yang harus dilakukan wisatawan sebagai tamu.

Salah satu caranya adalah membuang sampah pada tempat-tempat yang telah disediakan. Tentu sayang jika keindahan Bukit Cinta Rawa Pening harus sirna karena sampah.

6. Patuhi protokol kesehatan

Selama era adaptasi kebiasaan baru (AKB), berwisata pun harus menerapkan protokol kesehatan. Begitu tiba, pengunjung harus memakai masker, cuci tangan, dan dicek suhu tubuhnya.

Taman beratap unik di Bukit Cinta Rawa Pening, Kabupaten Semarang.KOMPAS.com/Anggara Wikan Prasetya Taman beratap unik di Bukit Cinta Rawa Pening, Kabupaten Semarang.

Saat sudah masuk ke dalam, pengunjung juga harus senantiasa mematuhi protokol kesehatan, salah satunya jaga jarak.

Apabila melanggar, bisa saja kamu akan diperingatkan melalui toa yang disediakan pihak pengelola wisata dan akan membuat malu.

Usahakan juga untuk tidak memaksakan diri untuk pergi apabila sedang dalam kondisi tidak enak badan dan bersuhu lebih dari 37,3 derajat celsius.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X