Evaluasi New Normal, Gunung Gede Pangrango Tutup Jalur Pendakian

Kompas.com - 11/09/2020, 09:14 WIB
Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat pada pagi hari dilihat dari Caringin, Kabupaten Bogor, 30 November 2013. KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZESGunung Gede Pangrango, Jawa Barat pada pagi hari dilihat dari Caringin, Kabupaten Bogor, 30 November 2013.

KOMPAS.com - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) mengeluarkan informasi resmi terkait penutupan kembali aktivitas pendakian Gunung Gede Pangrango mulai hari ini, Jumat (11/9/2020).

Pengumuman tersebut dikeluarkan melalui Surat Edaran (SE) Kepala BBTNGGP Nomor SE.1051/BBTNGGP/Tek.2/9/2020 tentang Penutupan Sementara Pendakian Di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Melalui surat tersebut, Kepala BBTNGGP Wahju Rudianto mengatakan, penutupan kembali ini berdasarkan dasar hukum dari Surat Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Nomor S.769/KSDAE/KSA.3/9/2020.

Surat dengan tanggal 10 September 2020 itu berisi tentang Penutupan Pendakian di Taman Nasional (TN) Gunung Gede Pangrango.

Baca juga: Mau Mendaki Gunung Gede Pangrango? Simak Info 3 Jalur Pendakiannya

Ia menjelaskan pula latar belakang penutupan yakni berdasarkan pemberitaan di media sosial tentang pendakian di Gunung Gede Pangrango yang telah melebihi kuota.

"Dan banyaknya pendaki yang tidak mengikuti protokol kesehatan Covid-19 dan protokol kunjungan wisata yang dikeluarkan oleh pihak Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango," tulis Wahju dalam SE yang ia tandatangani, Kamis (10/9/2020).

 

Kemah para pendaki di kawasan savana Suryakancana, Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat. Pihak pengelola menutup kawasan konservasi itu dari aktivitas pendakian umum selama tiga bulan terhitung 31 Desember hingga akhir Maret 2020.KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN Kemah para pendaki di kawasan savana Suryakancana, Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat. Pihak pengelola menutup kawasan konservasi itu dari aktivitas pendakian umum selama tiga bulan terhitung 31 Desember hingga akhir Maret 2020.

Selain itu, maksud dan tujuan penutupan ini juga dalam rangka evaluasi kegiatan pendakian di TNGGP pada masa new normal dan evaluasi ketertiban pengunjung wisata terhadap protokol kesehatan Covid-19.

"Serta mencegah terjadinya pendaki ilegal maka, mulai tanggal 11 September 2020 sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango menutup kembali aktivitas pendakian," tulis Wahju.

Calon pendaki yang telah booking online dan membayar bisa reschedule

Wahju melanjutkan, para calon pendaki yang telah melakukan booking online dan pembayaran dari tanggal 11 September 2020 hingga 9 November 2020, bisa melakukan reschedule pendakian atau pengembalian dana.

Baca juga: Pendakian Gunung Gede Pangrango Kembali Buka, Harus Daftar Online

Para calon pendaki bisa langsung menghubungi call center BBTNGGP di nomor 0263 2950977. Bisa juga melalui nomor WhatsApp di nomor 0263519415 hanya melalui pesan teks.

Sebelumnya, Gunung Gede Pangrango baru saja dibuka kembali sejak Selasa (25/8/2020) setelah selama hampir 6 bulan tutup akibat Covid-19.

Para calon pendaki, sebelumnya diwajibkan melakukan registrasi online dengan mengunjungi situs www.gedepangrango.org



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X