6 Aktivitas Menarik di Pantai Boom Banyuwangi, Bisa Foto Aktivitas Nelayan Hingga Beli Ikan Segar

Kompas.com - 12/09/2020, 15:03 WIB
Pantai Boom di Banyuwangi. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAPantai Boom di Banyuwangi.

KOMPAS.com - Banyuwangi sudah kembali menerima wisatawan nusantara dengan menerapkan protokol kesehatan. Salah satu tempat wisata yang telah buka adalah Pantai Boom.

Pantai Boom dulunya merupakan sebuah pelabuhan bongkar muat kapal dagang. Nama Boom sendiri berasal dari bahasa Belanda yang artinya pohon.

Meski sudah lama dikenal sebagai pantai pelabuhan, seiring perkembangan zaman, identitas tersebut masih tersisa.

Baca juga: 5 Aktivitas di Pantai Boom Banyuwangi, Lihat Pentas 1.000 Penari Gandrung

Aktor dan travel enthusiast  Dion Wiyoko yang sudah mengunjungi pantai Boom, Agustus 2020 lalu mengatakan, bahwa pantai Boom masih terlihat sisa kejayaannya sebagai tempat bongkar muat kapal.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kompas.com (@kompascom) on Sep 9, 2020 at 2:55am PDT

"Dulunya itu kan katanya pusat dari aktivitas bongkar muat kapal dagang internasional. Jadi, sekarang pun di sana masih banyak kapal-kapal, tapi kapal-kapal nelayan yang memang berlabuh di sana, ketika pagi dapat ikan, lalu mengepul di pasar," kata dia.

Pernyataan itu Dion sampaikan dalam Live Instagram Kompas.com Travel Talk bertema Wisata Alam Indah dan Nyaman di Banyuwangi, Rabu (9/9/2020).

Selain dikenal sebagai pantai pelabuhan, tentunya pantai ini juga dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit wisatawan di Banyuwangi.

Lalu aktivitas menarik apa saja yang bisa dilakukan di pantai Boom?

1. Berfoto di jembatan Pantai Boom nan Instagramable

Pantai Boom memiliki ikon baru yaitu sebuah jembatan dengan bentuk spiral nan Instagramable. Disebut Instagramable karena bentuknya yang unik dan ditambah ornamen lampu di atasnya.

Lampu-lampu tersebut akan menyala di malam hari dan membuat jembatan ini tampak begitu megah. Kamu yang berfoto di sini akan merasa seperti berada di Helix Bridge Singapura.

Jembatan Pantai Boom di Banyuwangi, Jawa Timur merupakan salah satu spot Instagramable di Banyuwangi.Instagram @dionwiyoko Jembatan Pantai Boom di Banyuwangi, Jawa Timur merupakan salah satu spot Instagramable di Banyuwangi.

Tak hanya malam hari, jika cuaca cerah pada pagi hari, tampilan fotomu akan menjadi semakin indah.

Tak heran jika jembatan ini merupakan tempat atau spot Instagramable favorit dari Dion Wiyoko.

"Saya baru mengunjungi jembatan ini. Saya amazed melihat keunikan, keindahan juga konsep. Mungkin saya bisa pilih spot Instagramable terbaik di Banyuwangi, ya Jembatan Pantai Boom," kata dia.

2. Melihat indahnya matahari terbit

Banyuwangi dikenal dengan The Sunrise of Java-nya. Oleh karena itu, kamu jangan sampai melewatkan aktivitas menarik melihat matahari terbit di pantai-pantainya.

Sudah tentu, pantai Boom merupakan salah satu pilihan tepat untuk menikmati suasana matahari terbit di Banyuwangi.

Wisatawan sedang bermain air di Pantai Boom Banyuwangi, Jawa Timur yang berhadapan langsung dengan Selat Bali.KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Wisatawan sedang bermain air di Pantai Boom Banyuwangi, Jawa Timur yang berhadapan langsung dengan Selat Bali.

Kamu bisa menikmati matahari terbit sembari menghadap langsung ke Selat Bali yang terlihat di kejauhan.

"Pantai Boom ini kan menghadap timur, jadi kalau teman-teman ingin menikmati sunrise. Gak mau jauh-jauh dari kota. Jaraknya ini dari pusat kota alun-alun itu mungkin 10 menitan. Deket banget," jelasnya.

Tak hanya matahari terbit, suasana saat matahari terbenam pun tak kalah indahnya di pantai Boom. Kamu bisa memilih ingin datang di saat matahari terbit atau matahari terbenam.

3. Memotret aktivitas nelayan

Bagi penyuka kegiatan fotografi human interest atau jalanan, pantai Boom bisa jadi rekomendasinya.

Kamu bisa memotret setiap aktivitas nelayan di Pantai Boom, mulai dari pagi ketika mereka berlabuh, hingga aktivitas mereka ketika mengepul hasil tangkapan laut di pasar.

"Mungkin teman-teman yang suka street fotografi, bisa fotoin aktivitas nelayannya juga, sambil bisa membeli ikan yang segar banget yang baru didapatkan dari lautan," ujar Dion.

4. Foto di gedung tua

Pantai Boom juga memiliki bangunan bersejarah berupa gedung tua peninggalan Belanda. Beberapa gudang bekas penyimpanan barang dijadikan sebagai salah satu atraksi wisata yang unik.

Bangunan ini bisa menjadi latar belakang foto bertema vintage di Pantai Boom. Ada juga rumah-rumah peninggalan Belanda yang masih berdiri.

Wisatawan yang gemar fotografi ala zaman dahulu, bisa menggunakan bangunan-bangunan ini untuk menambah feed Instagram.

Tidak lupa, untuk menambah kesan zaman dahulu, kamu bisa juga berpakaian khas Belanda agar terlihat cocok dengan suasanan dan bangunannya.

5. Naik kuda atau bersantai di pantai

Selain menemukan banyak spot Instagramable, kamu juga bisa menikmati aktivitas lainnya di Pantai Boom, misalnya naik kuda.

Fenomena waterspout atau belalai air di Selat Bali terlihat jelas di Pantai Boom, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (17/2/2016).KOMPAS.com/IRA RACHMAWATI Fenomena waterspout atau belalai air di Selat Bali terlihat jelas di Pantai Boom, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (17/2/2016).

Sekitar pantai ini terdapat jasa penyewaan menunggang kuda. Jika kamu khawatir naik kuda sendirian, bisa meminta untuk ditemani pemandu.

Namun jika kamu menginginkan sekadar santai di pantai menikmati embusan angin juga direkomendasikan.

Ada tempat duduk di pinggir pantai sembari menikmati suara deburan ombak. Selain itu, kamu juga bisa duduk di beberapa anak tangga di sana.

6. Menonton festival Tari Gandrung

Biasanya, setiap tahun selalu diadakan festival Tari Gandrung Sewu di pantai Boom. Pementasan dari 1.000 lebih penari itu selalu memikat hati wisatawan yang datang.

Sebanyak 1.301 orang terlibat dalam pagelaran Gandrung Sewu 2018 di Pantai Boom, Banyuwangi, Sabtu (20/10/2018).KOMPAS.com/IRA RACHMAWATI Sebanyak 1.301 orang terlibat dalam pagelaran Gandrung Sewu 2018 di Pantai Boom, Banyuwangi, Sabtu (20/10/2018).

Mengutip laman resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), festival ini sudah diadakan sejak tahun 2012.

Festival ini biasanya diikuti lebih dari 1.000 penari dari beragam usia. Namun untuk tahun ini karena pandemi Covid-19, festival ini tak bisa dipastikan akan berlangsung.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X